Moral Economy and the Agency of Independent Fishermen on the Coast of Ujung Baji Village, Takalar Regency
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjss.v5i2.483Kata Kunci:
Agensi, Moral Ekonomi, Nelayan Mandiri, Patron-Klien, StrukturasiAbstrak
Kajian antropologi maritim di Indonesia secara historis terfokus pada narasi ketergantungan nelayan dalam struktur patron-klien (punggawa-sawi). Menantang pandangan deterministik tersebut, penelitian ini menganalisis kemunculan nelayan mandiri di pesisir Desa Ujung Baji, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai sebuah fenomena resistensi moral dan praksis sosial. Penelitian ini menggunakan metode etnografi yang dilaksanakan secara intensif di Desa Ujung Baji. Tujuannya adalah untuk membongkar faktor pendorong, proses konstruksi, dan implikasi dari kemandirian nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan untuk menjadi mandiri bukanlah didorong oleh kalkulasi ekonomi semata, melainkan oleh krisis legitimasi moral dalam sistem patronase yang dianggap telah mengkhianati kontrak sosialnya. Kemandirian ini dikonstruksi melalui agensi reflektif para nelayan yang diwujudkan dalam praktik-praktik konkret, seperti penguasaan alat produksi dan rekonfigurasi rumah tangga menjadi unit produksi yang otonom. Didukung oleh solidaritas internal dan jaringan sosial horizontal, praktik keseharian ini secara kumulatif melahirkan sebuah tatanan sosial alternatif. Praktik ini juga mentransformasi strategi bertahan hidup menjadi sebuah identitas baru yang berakar pada martabat. Dengan memadukan teori moral ekonomi Scott dan strukturasi Giddens, penelitian ini menyimpulkan bahwa nelayan mandiri bukanlah anomali, melainkan cerminan dari lahirnya struktur sosial baru dari bawah yang secara fundamental mengoreksi narasi tunggal tentang masyarakat pesisir.
Unduhan
Referensi
Acciaioli, G. (2004). From Economic Actor to Moral Agent: Knowledge, Fate and Hierarchy among the Bugis of Sulawesi. Indonesia Journal, 78, 147-180. Retrieved from https://hdl.handle.net/1813/54326
Ahimsa-Putra, H. S. (2007). Patron & Klien di Sulawesi Selatan: Sebuah Kajian Fungsional-Struktural. Kepel Press.
Alfia, I. (2023). Strategi Kandidat Milenial dalam Upaya Pemenangan Pemilu Legislatif 2019 di Kota Makassar. Journal of Politics and Humanism, 2(2), 30-35. Retrieved from https://journal.unhas.ac.id/index.php/jph/article/view/32560
Anggariani, D., Sahar, S., & Sayful, M. (2020). Tambang Pasir dan Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat di Pesisir Pantai. SIGn Journal of Social Science, 1(1), 15-29. https://doi.org/10.37276/sjss.v1i1.96
Chalid, A., & Manji, T. (2021). Strategi Kelompok Nelayan dalam Mereduksi Politik Patron Klien di Kabupaten Maros. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 9(1), 60-73. https://doi.org/10.31764/jiap.v9i1.3245
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (Third Edition). Sage.
Fairusy, M. A. (2018). Palawik dalam Pasungan Kemiskinan: Relasi Patron Klien dalam Industri Perikanan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil. Aceh Anthropological Journal, 2(2), 92-113. https://doi.org/10.29103/aaj.v2i2.1160
Giddens, A. (2010). Teori Strukturasi: Dasar-dasar Pembentukan Struktur Sosial Masyarakat (Trans. by Maufur & Daryatno). Pustaka Pelajar.
Hamzah, A., Widayati, W., Bahtiar, B., Bafadal, A., Hamzah, M., & Limi, M. A. (2021). Perubahan Model Pertukaran dalam Sistem Bagi Hasil Nelayan dan Upaya Peningkatan Pemahaman bagi Nelayan. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 7(3), 477-487. https://doi.org/10.29210/020211445
Handoko, D. K. D., Fitriyana, F., & Susilo, H. (2022). Karakteristik Sosial Ekonomi Hubungan Patron Klien pada Masyarakat Nelayan Purse Seine di Kelurahan Berbas Pantai Kecamatan Bontang Selatan Kota Bontang. Jurnal Perikanan, 12(3), 408-417. https://doi.org/10.29303/jp.v12i3.347
Kurniawati, A. (2017). Peran Istri Nelayan dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga. Jurnal Sains dan Teknologi Maritim, 17(1), 77-88. Retrieved from https://jurnal.unimar-amni.ac.id/index.php/JSTM/article/view/160
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Third Edition). Sage.
Miñarro, S., Forero, G. N., Reuter, H., & Putten, I. E. V. (2016). The Role of Patron-Client Relations on the Fishing Behaviour of Artisanal Fishermen in the Spermonde Archipelago (Indonesia). Marine Policy, 69, 73-83. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2016.04.006
Muhartono, R., & Nurlaili, N. (2018). Hutang sebagai Pengikat Hubungan Nelayan dan ‘Pengambe’ di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Jurmal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 13(2), 239-248. https://doi.org/10.15578/jsekp.v13i2.6869
Muis, A. (2022). The Local Economic Development Based on Social Capital through Farmer Community. SIGn Journal of Social Science, 3(1), 1-13. https://doi.org/10.37276/sjss.v3i1.179
Nuris, N. D. (2024). Hubungan Patron-Klien dalam Membentuk Kemiskinan Nelayan. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 6849-6855. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/13940
Pelras, C. (2021). Manusia Bugis (Trans. by A. R. Abu et al.). Ininnawa.
Rusydi, B. U., Wahyudi, W., & Ulfa, M. (2021). Hubungan Patron-Klien pada Komunitas Nelayan dalam Kerangka Ekonomi Islam. Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law, 6(1), 27-44. https://doi.org/10.24256/alw.v6i1.2158
Satria, A., & Matsuda, Y. (2004). Decentralization of Fisheries Management in Indonesia. Marine Policy, 28(5), 437-450. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2003.11.001
Sayful, M. (2020). Strategi Penghidupan Nelayan Pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (Lelong). SIGn Journal of Social Science, 1(1), 1-14. https://doi.org/10.37276/sjss.v1i1.95
Scott, J. C. (1994). Moral Ekonomi Petani: Pergolakan dan Subsistensi di Asia Tenggara (Trans. by H. Basari). LP3ES.
Spradley, J. P. (2006). Metode Etnografi (Trans. by M. Z. Elizabeth). Tiara Wacana.
Syarifuddin, S., Oruh, S., Kamaruddin, S. A., & Agustang, A. (2022). Relasi Patron Klien Panrita Lopi di Desa Bira Kabupaten Bulukumba. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(3), 538-549. https://doi.org/10.23887/jish.v11i3.47430
Vellanda, O., Ibrahim, I., & Sujadmi, S. (2021). Nelayan dan Bos Lokal (Analisis Mata Rantai Ketimpangan Kekuasaan pada Masyarakat Nelayan di Sungailiat). Jurnal Sosial dan Sains, 1(4), 298-308. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i4.67
.jpg)












