Prosedur Pengajuan & Publikasi

Proses pengajuan dan publikasi dikelola melalui sistem elektronik jurnal untuk memastikan setiap naskah dapat ditelusuri sejak pengajuan awal hingga publikasi. Penulis bertanggung jawab atas kesiapan naskah, keakuratan metadata, dan kepatuhan terhadap kebijakan jurnal, sedangkan editor bertanggung jawab melakukan pemeriksaan, mengelola proses review, menetapkan keputusan editorial, serta mengoordinasikan tahapan menuju publikasi.

Setiap naskah melalui rangkaian tahapan editorial sebelum dipublikasikan. Tahapan tersebut meliputi persiapan sebelum pengajuan, pengajuan melalui Open Journal Systems (OJS), pemeriksaan editorial awal, peer review dan revisi, keputusan editorial, copyediting dan produksi, serta publikasi.

Sebelum Pengajuan

Sebelum mengajukan naskah, penulis harus memastikan bahwa naskah memenuhi persyaratan substantif, metodologis, teknis, dan etika yang berlaku.

Penulis harus memastikan bahwa:

  • topik naskah sesuai dengan Aims & Scope;
  • naskah disusun sesuai dengan Author Guidelines dan template jurnal;
  • struktur naskah, jumlah kata, abstrak, kata kunci, sitasi, dan referensi memenuhi persyaratan jurnal;
  • seluruh penulis, urutan kepenulisan, afiliasi, dan corresponding author telah disepakati dengan tepat;
  • naskah belum pernah dipublikasikan secara formal dan tidak sedang dipertimbangkan secara bersamaan oleh jurnal lain; deposit Preprint sebagaimana diperbolehkan dalam Repository & Self-Archiving Policy tidak dianggap sebagai publikasi formal sebelumnya;
  • sumber, data, gambar, tabel, dan materi lain yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara tepat;
  • konflik kepentingan telah diungkapkan apabila relevan;
  • penggunaan AI atau automated tools telah diungkapkan sesuai dengan persyaratan yang berlaku; dan
  • file utama naskah dan dokumen pendukung yang dipersyaratkan telah dipersiapkan.

Ketentuan mengenai kepenulisan, etika publikasi, konflik kepentingan, plagiarisme dan kemiripan naskah, serta penggunaan AI masing-masing diatur dalam Authorship & Contributorship, Publication Ethics & Malpractice, Conflict of Interest, Plagiarism & Similarity Screening, dan AI & Automated Tools Policy.

Pengajuan Daring

Naskah diajukan melalui Open Journal Systems (OJS) menggunakan akun penulis. Corresponding author menjadi kontak utama antara tim penulis dan jurnal selama proses editorial.

Pada saat pengajuan, penulis harus:

  • mengunggah naskah dan seluruh file pendukung yang dipersyaratkan;
  • memilih bagian atau jenis pengajuan yang sesuai apabila berlaku;
  • memasukkan metadata naskah secara lengkap dan akurat;
  • memasukkan seluruh penulis sesuai dengan urutan kepenulisan yang telah disepakati;
  • memastikan bahwa nama, afiliasi, alamat email, dan informasi penulis lainnya sesuai dengan naskah;
  • melengkapi judul, abstrak, kata kunci, dan metadata lain yang dipersyaratkan;
  • melengkapi deklarasi dan persyaratan pengajuan yang tersedia dalam sistem; dan
  • menyelesaikan seluruh tahapan pengajuan hingga naskah tercatat secara formal dalam sistem jurnal.

Penulis bertanggung jawab atas keakuratan metadata yang diberikan. Perubahan informasi kepenulisan setelah pengajuan diatur berdasarkan Authorship & Contributorship.

Setelah mengajukan naskah, penulis dapat menyampaikan pilihan Regular atau Fast Track melalui diskusi editorial OJS. Apabila belum ada pilihan yang disampaikan, Editor-in-Chief memberikan informasi mengenai kedua pilihan tersebut sebelum menetapkan Section Editor. Ketentuan mengenai perubahan pilihan layanan yang telah dikonfirmasi diatur dalam Article Processing Charge.

Pemeriksaan Editorial Awal

Setelah pengajuan tercatat dalam OJS, Section Editor yang ditugaskan melakukan pemeriksaan editorial awal pada tahap submission dan melaporkan hasilnya kepada Editor-in-Chief. Pemeriksaan ini menentukan apakah naskah siap memasuki peer review atau memerlukan tindakan editorial lainnya.

Pemeriksaan dapat mencakup, sesuai kebutuhan:

  • kesesuaian dengan Aims & Scope;
  • kepatuhan terhadap Author Guidelines dan template jurnal;
  • kelengkapan file dan metadata;
  • orisinalitas dan tingkat kemiripan naskah;
  • kepatuhan terhadap persyaratan etika penelitian dan publikasi;
  • kelayakan ilmiah awal;
  • kejelasan masalah atau tujuan penelitian dan orientasinya terhadap kebaruan;
  • konsistensi antara jenis atau desain penelitian dan data yang digunakan; dan
  • kecukupan substansi naskah untuk memasuki peer review.

Berdasarkan laporan Section Editor mengenai pemeriksaan editorial awal, Editor-in-Chief dapat meneruskan naskah yang layak ke peer review, mengembalikannya untuk revisi awal apabila persoalan masih dapat diperbaiki, atau menolaknya apabila teridentifikasi plagiarisme atau pelanggaran integritas serius lainnya yang tidak dapat diperbaiki. Apabila Editor-in-Chief memiliki konflik kepentingan, Managing Editor menjalankan kewenangan pengambilan keputusan tersebut.

Pemeriksaan kemiripan dan penilaian atas dugaan plagiarisme dilakukan sesuai dengan Plagiarism & Similarity Screening.

Peer Review dan Revisi

Setelah naskah lolos pemeriksaan editorial awal, Section Editor mempersiapkan file anonim untuk reviewer dengan memeriksa konten yang terlihat maupun properti file guna memastikan tidak terdapat informasi yang dapat mengidentifikasi penulis. Naskah kemudian memasuki peer review sesuai dengan Peer Review Process.

Reviewer mengevaluasi substansi naskah, metodologi, kontribusi ilmiah, konsistensi argumentasi, penggunaan sumber, dan kualitas penyajian. Penilaian reviewer menjadi salah satu dasar yang dipertimbangkan editor dalam menentukan tindakan editorial yang tepat.

Apabila revisi diperlukan, penulis harus:

  • merevisi naskah sebagai tanggapan terhadap komentar editor dan reviewer;
  • memberikan tanggapan yang jelas terhadap setiap komentar atau rekomendasi;
  • memberikan justifikasi akademik apabila suatu rekomendasi tidak diterapkan; dan
  • mengunggah naskah hasil revisi dan dokumen tanggapan melalui sistem sesuai dengan instruksi editorial.

Naskah hasil revisi dapat dikembalikan kepada reviewer apabila diperlukan penilaian lebih lanjut. Proses revisi dapat berlangsung dalam satu atau beberapa putaran sesuai dengan kebutuhan evaluasi ilmiah.

Keputusan Editorial dan Penerimaan

Editor-in-Chief menetapkan keputusan editorial final berdasarkan penilaian editorial, peer review, tanggapan penulis, dan versi naskah terbaru. Apabila Editor-in-Chief memiliki konflik kepentingan, Managing Editor menetapkan keputusan tersebut.

Keputusan editorial dapat berupa:

  • diterima;
  • revisi lebih lanjut;
  • review lebih lanjut; atau
  • ditolak.

Naskah dinyatakan diterima dan layak dipublikasikan setelah Editor-in-Chief menetapkan keputusan penerimaan final pada tahap review. Apabila Editor-in-Chief memiliki konflik kepentingan, Managing Editor menetapkan keputusan tersebut. Letter of Acceptance (LoA) selanjutnya dapat diterbitkan sebagai dokumentasi status penerimaan.

Setelah penerimaan final pada tahap review, Article Processing Charge sesuai pilihan layanan harus dibayarkan secara penuh sebelum copyediting dimulai. Keputusan editorial ditetapkan secara independen dari status pembayaran maupun pilihan layanan. Ketentuan lebih lanjut mengenai pemilihan layanan dan pembayaran diatur dalam Article Processing Charge.

Keberatan terhadap keputusan editorial dapat diajukan melalui mekanisme yang diatur dalam Complaints & Appeals.

Copyediting dan Produksi

Setelah pembayaran penuh Article Processing Charge yang berlaku, naskah yang telah diterima memasuki tahap copyediting. Setiap naskah yang diterima menjalani proofreading oleh copyeditor dan penerjemahan oleh translator pada tahap ini, bersama dengan pekerjaan editorial lain yang diperlukan untuk menyiapkan artikel yang akurat, konsisten, dan siap dipublikasikan.

Copyediting dapat mencakup:

  • proofreading, termasuk penyuntingan bahasa dan konsistensi terminologi;
  • penerjemahan dan penyesuaian dengan gaya editorial jurnal;
  • verifikasi konsistensi antara sitasi dalam teks dan daftar referensi;
  • pemeriksaan tabel, gambar, dan materi pendukung;
  • penyempurnaan metadata;
  • klarifikasi informasi yang memerlukan konfirmasi penulis; dan
  • pemeriksaan unsur teknis lain yang diperlukan untuk publikasi.

Copyeditor dan translator masing-masing melampirkan hasil pekerjaannya dalam OJS dan membuka diskusi editorial untuk menginformasikan kepada penulis dan editor bahwa tugas masing-masing telah diselesaikan. Setelah copyediting, artikel memasuki tahap produksi yang meliputi penyusunan layout atau galley, pemeriksaan akhir metadata, informasi bibliografis dan DOI apabila berlaku, serta pemeriksaan proof final.

Penulis dapat diminta memeriksa author proof untuk memastikan keakuratan nama, afiliasi, teks, tabel, gambar, referensi, metadata, dan unsur produksi lainnya. Perubahan substantif pada tahap ini hanya dilakukan apabila pertimbangan akademik atau etika memerlukan perhatian lebih lanjut.

Publikasi dan Status Pascapublikasi

Artikel dipublikasikan setelah seluruh tahapan editorial dan produksi selesai serta versi final secara resmi tersedia pada website jurnal sesuai dengan jadwal publikasi atau model publikasi yang berlaku.

Sebelum publikasi, jurnal memastikan bahwa:

  • file publikasi final telah tersedia;
  • metadata artikel telah diperiksa;
  • informasi penulis dan afiliasi telah akurat;
  • DOI dan informasi bibliografis lainnya telah dicantumkan apabila berlaku;
  • artikel telah ditempatkan pada edisi atau pengaturan publikasi yang sesuai; dan
  • status publikasi telah diperbarui dalam sistem jurnal.

Setelah publikasi, setiap perubahan yang memengaruhi substansi atau status publikasi artikel ditangani sesuai dengan Corrections, Retractions, & Withdrawals.