Kebijakan Repositori & Pengarsipan Mandiri

Jurnal mendukung self-archiving sebagai bagian dari diseminasi dan keterlacakan karya ilmiah. Penulis dapat mendepositkan dan menyediakan versi naskah melalui repositori ilmiah sesuai dengan status masing-masing versi.

Kebijakan ini mencakup Preprint, Author's Accepted Manuscript (AAM), dan Version of Record (VoR). Setiap versi yang diarsipkan harus diidentifikasi secara akurat untuk menghindari ketidakjelasan mengenai status peer review, penerimaan, atau publikasi finalnya.

Prinsip Self-Archiving

Penulis dapat melakukan self-archiving terhadap naskah dan artikel tanpa meminta izin tambahan dari jurnal sepanjang deposit dan penyebarluasannya memenuhi ketentuan yang ditetapkan pada halaman ini.

Self-archiving dilaksanakan berdasarkan prinsip berikut:

  • tidak ada masa embargo yang berlaku terhadap versi yang diperbolehkan untuk didepositkan;
  • status setiap versi harus diidentifikasi secara jelas;
  • informasi mengenai publikasi resmi harus ditambahkan setelah artikel dipublikasikan;
  • Version of Record harus tetap dapat ditelusuri sebagai versi resmi yang dipublikasikan oleh jurnal; dan
  • self-archiving tidak mengubah hak cipta, lisensi, atau status publikasi resmi artikel.

Self-archiving oleh penulis berbeda dari kegiatan pengarsipan dan preservasi digital yang dilakukan oleh jurnal. Ketentuan mengenai keberlanjutan dan preservasi rekaman publikasi jurnal mengikuti Archiving & Digital Preservation.

Versi yang Dapat Diarsipkan

Penulis dapat mengarsipkan tiga versi naskah atau artikel berikut.

Preprint merupakan versi naskah sebelum peer review dan sebelum jurnal menetapkan keputusan penerimaan. Preprint dapat diarsipkan tanpa embargo. Versi tersebut harus diidentifikasi secara jelas sebagai naskah yang belum menjalani proses peer review jurnal.

Deposit Preprint dalam repositori tidak dianggap sebagai publikasi jurnal sebelumnya dan tidak dengan sendirinya menghalangi pengajuan naskah kepada jurnal. Setelah artikel dipublikasikan, rekaman Preprint sebaiknya diperbarui dengan sitasi dan DOI artikel final sepanjang fungsi repositori memungkinkan.

Author's Accepted Manuscript (AAM) merupakan versi naskah yang telah menyelesaikan peer review dan revisi serta telah diterima untuk dipublikasikan, tetapi belum memperoleh layout, galley, pagination, identitas produksi, atau format final jurnal. AAM dapat diarsipkan segera setelah penerimaan tanpa embargo.

Versi yang didepositkan harus diidentifikasi sebagai Author's Accepted Manuscript dan bukan sebagai Version of Record.

Version of Record (VoR) merupakan versi final artikel yang secara resmi dipublikasikan oleh jurnal setelah seluruh proses editorial dan produksi selesai. Version of Record dapat diarsipkan segera setelah publikasi tanpa embargo.

Salinan Version of Record yang diarsipkan harus mempertahankan identitas publikasi final dan tidak boleh dimodifikasi kemudian direpresentasikan sebagai Version of Record jurnal.

Lokasi dan Waktu Deposit

Penulis dapat mendepositkan versi yang diperbolehkan pada:

  • repositori institusional;
  • repositori bidang atau disiplin ilmu;
  • repositori yang dipersyaratkan atau disediakan oleh penyandang dana penelitian;
  • repositori ilmiah lain yang sesuai; atau
  • layanan penyimpanan akademik lainnya yang memungkinkan status dan sumber dokumen diidentifikasi secara jelas.

Preprint dapat didepositkan sebelum atau selama pengajuan dan peer review. Author's Accepted Manuscript dapat didepositkan setelah naskah memperoleh keputusan penerimaan. Version of Record dapat didepositkan setelah artikel secara resmi dipublikasikan.

Identifikasi, Atribusi, dan Tautan ke Publikasi

Setiap versi yang didepositkan harus memuat informasi yang sesuai dengan status dokumen tersebut.

Setelah artikel dipublikasikan, penulis harus, sepanjang fungsi repositori memungkinkan:

  • mencantumkan judul artikel dan nama penulis sebagaimana tercantum dalam publikasi final;
  • mengidentifikasi jurnal sebagai tempat publikasi resmi;
  • mencantumkan informasi bibliografis yang tersedia;
  • mencantumkan DOI atau tautan menuju Version of Record; dan
  • mempertahankan identifikasi yang jelas untuk membedakan Preprint, Author's Accepted Manuscript, dan Version of Record.

Preprint atau Author's Accepted Manuscript tidak boleh disajikan seolah-olah merupakan Version of Record.

Apabila Version of Record digunakan untuk self-archiving, salinan yang didepositkan harus mempertahankan keterlacakan terhadap artikel resmi yang dipublikasikan oleh jurnal. Terjemahan, adaptasi, atau versi lain yang telah dimodifikasi tidak boleh direpresentasikan sebagai Version of Record.

Ketentuan mengenai hak cipta, penggunaan kembali, atribusi, dan lisensi artikel mengikuti Copyright & Licensing.

Pembaruan Rekaman dan Kebijakan Terkait

Apabila artikel yang telah dipublikasikan kemudian mengalami koreksi, retraksi, atau perubahan status publikasi lainnya, penulis harus, sepanjang rekaman repositori masih berada dalam kendalinya dan fungsi repositori memungkinkan, memperbarui metadata atau informasi pendamping agar pengguna diarahkan kepada status publikasi terkini.

Pembaruan tersebut dapat berupa tautan menuju Version of Record, pemberitahuan koreksi, pemberitahuan retraksi, atau informasi resmi lain yang dipublikasikan oleh jurnal.

Perubahan terhadap rekaman ilmiah setelah publikasi ditangani sesuai dengan Corrections, Retractions, & Withdrawals.

Ketentuan mengenai akses terhadap artikel mengikuti Open Access Policy, sedangkan hak cipta dan lisensi penggunaan kembali mengikuti Copyright & Licensing. Pengarsipan dan preservasi pada tingkat jurnal mengikuti Archiving & Digital Preservation.