Sustainable Travel Experience: Integration of Indigenous Storytelling into Travel Patterns Design in Lae-Lae Island – Makassar City

Penulis

  • Mia Rahayu Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia
  • Andi Fatimah Maoudy Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia
  • Indra Gunawan Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia
  • Nur Farah Fajriaty Muchlis Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia
  • Renold Renold Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia
  • Atriana Djabbar Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjss.v6i2.499

Kata Kunci:

Cerita Kerakyatan, Desain Pola Perjalanan, Pariwisata Berkelanjutan, Pengalaman Wisatawan, Pulau Lae-Lae

Abstrak

Di tengah pergeseran global menuju pariwisata yang lebih otentik dan bermakna, banyak destinasi pulau kecil seperti Pulau Lae-lae di Makassar menghadapi tantangan berupa kunjungan wisata yang singkat dan dangkal. Padahal, destinasi ini memiliki kekayaan warisan budaya takbenda yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah model desain pola perjalanan yang sistematis dengan menggunakan cerita kerakyatan (indigenous storytelling) sebagai fondasi utamanya untuk memperkaya pengalaman wisatawan. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif berdesain studi kasus yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatoris, dan analisis dokumen, penelitian ini pertama-tama mengidentifikasi empat repositori naratif utama di Pulau Lae-lae. Repositori tersebut mencakup memori kolektif, mitos kesinambungan hidup, spiritualitas maritim, dan simbolisme perlindungan komunal. Berdasarkan analisis terhadap aset naratif dan konteks pariwisata eksisting, penelitian ini menghasilkan sebuah model intervensi konkret, yaitu Pola Perjalanan Naratif. Model ini secara strategis mengadaptasi Pola Perjalanan Singgah (Stop-Over) yang dominan, mentransformasikannya menjadi sebuah rute linear terkurasi yang menghubungkan situs-situs naratif utama. Temuan kunci menunjukkan bahwa integrasi cerita ke dalam pergerakan spasial tidak hanya mampu memperdalam kualitas pengalaman wisatawan dalam durasi kunjungan yang terbatas. Lebih dari itu, ia juga membuka ruang bagi pemberdayaan komunitas lokal sebagai penjaga dan penafsir budaya mereka sendiri. Studi ini merekomendasikan pengembangan materi interpretatif dan pelatihan pemandu lokal sebagai langkah implementasi krusial. Pada akhirnya, model ini berkontribusi pada literatur pariwisata budaya dengan menawarkan sebuah kerangka kerja aplikatif untuk mengubah warisan takbenda menjadi aset pariwisata berkelanjutan yang otentik.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Akhirun, L., & Septiady, Y. (2022). The Exploring Ondel-Ondel Village: A Study of the Network and the Working System of Kramat Pulo’s Ondel-Ondel. SIGn Journal of Social Science, 3(1), 14-25. https://doi.org/10.37276/sjss.v3i1.188

Angin, R. P., Akhirson, A., & Apriyanti, R. (2025). Impact of Local Wisdom on Travelling: Perspective of Elderly Tourists’. Worldwide Hospitality and Tourism Themes, 17(3), 305-313. https://doi.org/10.1108/whatt-01-2025-0040

Braun, V., & Clarke, V. (2013). Successful Qualitative Research: A Practical Guide for Beginners. SAGE Publications Ltd. https://us.sagepub.com/en-us/nam/successful-qualitative-research/book233059

Buhalis, D. (2000). Marketing the Competitive Destination of the Future. Tourism Management, 21(1), 97-116. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(99)00095-3

Cooper, C., Fletcher, J., Gilbert, D., & Wanhill, S. (1993). Tourism: Principles and Practice. Pitman. https://books.google.es/books?id=XkfrAAAAMAAJ

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (Third Edition). Sage. https://books.google.co.id/books?id=Ykruxor10cYC

Dewiyanti, F., Hatta, I., Marzuki, M., & Hendra, H. (2023). Tondo Lino Ngata Toro Nature School: An Innovative Educational Model for Sustainable Cultural Transformation. SIGn Journal of Social Science, 4(1), 1-11. https://doi.org/10.37276/sjss.v4i1.329

Joppe, M. (2002). [Review of the Book Marketing in Travel and Tourism, by V. T. C. Middleton & J. Clarke]. International Journal of Tourism Research, 4(6), 481-482. https://doi.org/10.1002/jtr.367

Kadek, H. L. N., Wayan, M. N. Y. N., & Putu, L. A. P. N. (2024). Pelatihan Tour Guide Lokal dalam Mendukung Trekking Desa Ole, Marga, Tabanan. Journal of Human and Education (JAHE), 4(6), 6-11. https://doi.org/10.31004/jh.v4i6.1718

Khrisnamurti, K., Utami, H., & Darmawan, R. (2016). Dampak Pariwisata terhadap Lingkungan di Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Kajian, 21(3), 257-273. Retrieved from https://jurnal.dpr.go.id/index.php/kajian/article/view/779

Krešić, D., & Gjurašić, M. (2022). Slow Tourism as an Immersive Travel Experience: A Bibliometric Analysis. Academica Turistica-Tourism and Innovation Journal, 15(3), 323-333. https://doi.org/10.26493/2335-4194.15.323-333

Lew, A., & McKercher, B. (2006). Modeling Tourist Movements: A Local Destination Analysis. Annals of Tourism Research, 33(2), 403-423. https://doi.org/10.1016/j.annals.2005.12.002

Middleton, V. T. C., & Clarke, J. (2001). Marketing in Travel and Tourism. Butterworth-Heinemann. https://books.google.es/books?id=8svzsNJ7fcEC

Page, S. J. (1994). [Review of the Book Tourism: Principles and Practice, by C. Cooper et al.]. Tourism Management, 15(3), 235-237. https://doi.org/10.1016/0261-5177(94)90115-5

Permana, I. N. W. A., Aryasih, P. A., & Puja, I. B. P. (2024). The Impact of Tour Guide Service Quality and Tourist Experience Towards Tourist Satisfaction in Discova Indonesia Tour and Travel. Journal of Travel and Leisure, 1(2), 73-78. https://doi.org/10.52352/jtrue.v1i2.1657

Pitaloka, L. K., Kardoyo, K., & Mudrikah, S. (2024). Edu-Walking Tour: Mengoptimalkan Personal Branding Desa Wisata di Kawasan Ikonik Menara Kudus. Jurnal Abdi Insani, 11(3), 1276-1283. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i3.1934

Richards, G. (2011). Creativity and Tourism: The State of the Art. Annals of Tourism Research, 38(4), 1225-1253. https://doi.org/10.1016/j.annals.2011.07.008

Richards, G. (2018). Cultural Tourism: A Review of Recent Research and Trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12-21. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2018.03.005

Richards, G., & Wilson, J. (2006). Developing Creativity in Tourist Experiences: A Solution to the Serial Reproduction of Culture? Tourism Management, 27(6), 1209-1223. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2005.06.002

Shilaja, C. L. (2017). Art of Storytelling and the Role of Memory in the Novels of Morrison’s Beloved and Louise Erdrich’s Tracks. Rupkatha Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities, 9(1), 92-102. https://doi.org/10.21659/rupkatha.v9n1.10

Shoval, N., & Isaacson, M. (2007). Tracking Tourists in the Digital Age. Annals of Tourism Research, 34(1), 141-159. https://doi.org/10.1016/j.annals.2006.07.007

Su, M. M., & Wall, G. (2014). Community Participation in Tourism at a World Heritage Site: Mutianyu Great Wall, Beijing, China. International Journal of Tourism Research, 16(2), 146-156. https://doi.org/10.1002/jtr.1909

Timothy, D. J., & Nyaupane, G. P. (Eds.). (2009). Cultural Heritage and Tourism in the Developing World: A Regional Perspective. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203877753

Utama, L. K., & Thennos, J. N. (2025). Analisis Potensi Storynomics Tourism Papua Barat: Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya dan Narasi di Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kabupaten Kaimana. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 19(1), 61-79. https://doi.org/10.47256/kji.v19i1.614

Zhang, J., & Walsh, J. (2021). Tourist Experience, Tourist Motivation and Destination Loyalty for Historic and Cultural Tourists. Pertanika Journal of Social Sciences and Humanities, 28(4), 3277-3296. https://doi.org/10.47836/pjssh.28.4.43

Diterbitkan

2026-04-05

Cara Mengutip

Rahayu, M., Maoudy, A. F., Gunawan, I., Muchlis, N. F. F., Renold, R., & Djabbar, A. (2026). Sustainable Travel Experience: Integration of Indigenous Storytelling into Travel Patterns Design in Lae-Lae Island – Makassar City. SIGn Journal of Social Science, 6(2), 461-478. https://doi.org/10.37276/sjss.v6i2.499

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama