Menelusuri Kampung Ondel-Ondel: Studi Mengenai Sistem Jaringan dan Sistem Kerja Ondel-Ondel Kramat Pulo

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjss.v3i1.188

Kata Kunci:

Betawi, Jaringan, Masyarakat Adat, Ondel-Ondel, Sistem Kerja

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang sistem jaringan dan sistem kerja masyarakat Kramat Pulo terhadap pertunjukan ondel-ondel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis induktif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem jaringan ondel-ondel masyarakat Kramat Pulo terdiri dari beberapa pembagian peran: pemilik, pengelola, dan anggota sanggar, pengusaha, koordinator lapangan, pengamen, dan Pemerintah DKI Jakarta. Sistem jaringan kemudian membentuk dan mendukung sistem kerja ondel-ondel: pertunjukan ondel-ondel dan ondel-ondel mengamen. Pertunjukan ondel-ondel umumnya hanya dilakukan sekali atau dua kali seminggu. Sebaliknya, kegiatan ondel-ondel mengamen dilakukan setiap hari oleh remaja Kramat Pulo. Di sisi lain, hubungan antara pemilik sanggar dan pengusaha dengan remaja Kramat Pulo yang ingin memparadekan ondel-ondel untuk mengamen di jalanan dapat dilakukan dengan dua cara: sewa atau bagi hasil. Hubungan ini didasarkan pada sistem kepercayaan yang dipertahankan oleh masyarakat Kramat Pulo. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada Pemerintah DKI Jakarta untuk membuat spot-spot khusus untuk pertunjukan ondel-ondel. Selain itu, diperlukan koordinasi antara koordinator lapangan dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk menata jalur kegiatan ondel-ondel mengamen agar tercipta ketertiban tanpa menghilangkan nuansa kebudayaan. Dalam hal ini, masyarakat adat Betawi menjalankan tradisinya dengan mengarak ondel-ondel mengelilingi kampung.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ardiansyah, L. (2021). Persepsi Abang None Jakarta terhadap Fenomena Ondel-Ondel Ngamen di Jakarta. Jurnal Komunikasi Profesional, 5(1), 13-25. doi: https://doi.org/10.25139/jkp.v5i1.3273

Ayuningtyas, F. & Abdullah, A. Z. (2017). Kognisi Sosial Melalui Situs Jejaring YouTube pada Komunitas Online (Studi Kasus pada Komunitas Online LinkPictureID). Jurnal Komunikasi, 9(2), 137-150. doi: http://dx.doi.org/10.24912/jk.v9i2.1076

Chienita, I., et al. (2018). Persepsi Masyarakat Betawi terhadap Fenomena Ondel-Ondel Ngamen. Koneksi, 2(2), 380-386. doi: http://dx.doi.org/10.24912/kn.v2i2.3913

Fitri, S. R. & Rahayu, D. M. (2020). Strategi Memasarkan Kesenian Betawi Gambang Kromong Berbasis Augmented Reality. JoMMiT: Jurnal Multi Media dan IT, 4(2), 1-8. doi: https://doi.org/10.46961/jommit.v4i2.331

Governor Regulation of the Special Capital Region of Jakarta Number 11 of 2017 on Betawi Culture Icon (Provincial Bulletin of the Special Capital Region of Jakarta of 2017 Number 61007).

Granovetter, M. & Swedberg, R. (2019). The Sociology of Economic Life. London: Routledge.

Muhtarom, H., et al. (2021). Perubahan Budaya Jakarta: Lunturnya Nilai-Nilai Kesenian Ondel-Ondel Betawi di Era Globalisasi. Etnoreflika: Jurnal Sosial dan Budaya, 10(2), 172-182. doi: https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v10i2.1136

Neuman, W. L. (2003). Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif (Trans. by Edina T. Sofia). Jakarta: PT. Indeks.

Paramita, S. (2018). Pergeseran Makna Budaya Ondel-Ondel pada Masyarakat Betawi Modern. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 1(1), 133-138.

Purbasari, M., et al. (2019). Ondel-Ondel Kekinian: Boneka Besar Betawi di Zaman Modern. Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk), 3(6), 183-188. doi: https://doi.org/10.24821/productum.v3i6.2429

Reski, R., et al. (2022). Analisis Jaringan Sosial Orang Sama Bajo dan Bagai Tondasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam (Studi Kasus Pengelolaan Tambang Pasir Rakyat di Selat Tiworo). Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 6(1), 38-51. doi: https://doi.org/10.29244/jskpm.v6i1.962

Totanan, C. & Paranoan, N. (2018). Going Concern dalam Metafora Ondel-Ondel. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 9(1), 87-105. doi: http://dx.doi.org/10.18202/jamal.2018.04.9006

Wahyudi, Y. & Sasongko, G. (2019). Dari Relasi Menjadi Pelanggan (Studi Kasus Jaringan Sosial Pelepas Uang di Kabupaten Semarang). Journal of Social Science and Business, 3(2), 120-130. doi: https://doi.org/10.23887/ijssb.v3i2.17586

Whitney, F. L. (1960). The Elements of Research. New York: Prentice-Hall, Inc.

Zaimah, N. A., et al. (2021). Isu dan Cabaran Keluarga sebagai Agen Kawalan Sosial dalam Kalangan Remaja. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 6(8), 207-214. doi: https://doi.org/10.47405/mjssh.v6i8.906

Zulkifli, Z. (2019). Komodifikasi Sigale-Gale dalam Persepsi dan Respon Masyarakat Batak (Kajian Perspektif Strukturalisme). Bahas, 30(2), 1-13. doi: https://doi.org/10.24114/bhs.v30i2.17124

Diterbitkan

2022-08-09

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Akhirun, L., & Septiady, Y. (2022). Menelusuri Kampung Ondel-Ondel: Studi Mengenai Sistem Jaringan dan Sistem Kerja Ondel-Ondel Kramat Pulo. SIGn Journal of Social Science, 3(1), 14-25. https://doi.org/10.37276/sjss.v3i1.188