Pengembangan Ekonomi Lokal Berdasarkan Modal Sosial Melalui Komunitas Petambak

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjss.v3i1.179

Kata Kunci:

Kelompok Budidaya Perikanan, Komunitas Petambak, Modal Sosial, Pengembangan Ekonomi Lokal

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi modal sosial komunitas petambak dalam pembangunan ekonomi lokal pertambakan di Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Observasi dan wawancara digunakan untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial komunitas petambak dalam pengembangan ekonomi lokal di Desa Purworejo memberikan kontribusi yang cukup besar. Kontribusi tersebut dapat digambarkan dalam tiga aspek modal sosial: jaringan horizontal, norma timbal balik, dan prinsip kepercayaan. Oleh karena itu, direkomendasikan agar kelompok budidaya perikanan melihat peluang dan tantangan pemanfaatan modal sosial dalam pembangunan ekonomi lokal di Desa Purworejo. Dengan demikian, pembangunan ekonomi lokal akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Purworejo di masa yang akan datang.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adhi, A. (2021, 21 December). Pemerintah Targetkan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Wilayah Pesisir. Ministry of Communications and Informatics of the Republic of Indonesia. Retrieved from https://m.kominfo.go.id/content/detail/38902/pemerintah-targetkan-hapus-kemiskinan-ekstrem-di-wilayah-pesisir/0/berita, at the date of 14 February 2022.

Administrator. (2021a, 8 July). Pemerintah Bekerja Keras Naikkan Pendapatan per Kapita. Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Retrieved from https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/pemerintah-bekerja-keras-naikkan-pendapatan-per-kapita/, at the date of 14 February 2022.

Administrator. (2021b, 31 August). Pemerintah Terus Upayakan Pemulihan Ekonomi, Namun Tetap Waspada terhadap Pandemi Covid. Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Retrieved from https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/pemerintah-terus-upayakan-pemulihan-ekonomi-namun-tetap-waspada-terhadap-pandemi-covid, at the date of 14 February 2022.

Administrator. (2021c, 29 December). Kemiskinan 2019-2021. Central Bureau of Statistics East Lampung Regency. Retrieved from https://lampungtimurkab.bps.go.id/indicator/23/41/1/kemiskinan.html, at the date of 14 February 2022.

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (pp. 241-258). California: Greenwood Publishing Group.

Coleman, J. S. (1988). Social Capital in the Creation of Human Capital. American Journal of Sociology, 94, 95-120. doi: https://doi.org/10.1086/228943

Corona, E. I. P. (2021). Globalisation and Local Economic Development: Place-Based and Bottom-Up Public Policies in Switzerland and Mexico. Local Economy: The Journal of the Local Economy Policy Unit, 36(2), 98-114. doi: https://doi.org/10.1177/02690942211034378

Decision of Minister of Maritime Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia Number KEP.32/MEN/2010 on Determination of Minapolitan Area.

Fadhil, M. A. (2020). "Analisis Konsep Triple Helix dalam Mendorong Pengembangan Industri Kreatif sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi pada Kelompok Masyarakat Pengrajin Tenun Sulam Tapis di Pekon Argopeni Kecamatan Sumber Rejo Kabupaten Tanggamus)". Bachelor Thesis. Universitas Islam Negeri.

Fukuyama, F. (2000). Trust: Kebajikan Sosial dan Penciptaan Kemakmuran (Trans. by R. Ruslani). Yogyakarta: Penerbit Qalam.

Hamzah, A., et al. (2015). Potensi Ikan Unggulan sebagai Bahan Baku Industri Pengolahan di PPN Karangantu (Superior Fish Potential as Raw Materials of Processing Industry in Karangantu Archipelagic Fishing Port). Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut, 6(1), 45-58. doi: https://doi.org/10.29244/jmf.6.1.45-58

Hatcher, W. & Hammond, A. (2018). Nonprofit Economic Development Organizations and the Institutional Arrangement of Local Economic Development. Journal of Public and Nonprofit Affairs, 4(1), 21-40. doi: https://doi.org/10.20899/jpna.4.1.21-40

Hidayat, A. & Safitri, P. (2019). Pengembangan Komoditas Rumput Laut Nusa Tenggara Barat dengan Model Hexagon untuk Pembangunan Ekonomi Lokal. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 9(1), 45-56. doi: http://dx.doi.org/10.15578/jksekp.v9i1.7359

Huda, R. (2020). Pengembangan Ekonomi Lokal melalui Sektor Pariwisata di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(2), 157-170. doi: https://doi.org/10.46807/aspirasi.v11i2.1470

Iqbal, M. & Anugrah, I. S. (2009). Rancang Bangun Sinergi Kebijakan Agropolitan dan Pengembangan Ekonomi Lokal Menunjang Percepatan Pembangunan Wilayah. Analisis Kebijakan Pertanian, 7(2), 169-188.

Khambule, I. (2018). The Role of Local Economic Development Agencies in South Africa’s Developmental State Ambitions. Local Economy: The Journal of the Local Economy Policy Unit, 33(3), 287-306. doi: https://doi.org/10.1177/0269094218766459

Kusumawati, S. (2018). Hubungan antara Modal Sosial dengan Difusi Inovasi Sebagai Basis Pengembangan Ekonomi Lokal. Geoplanart: Wahana Informasi Penelitian Teknik (Media for Information in Technique Research), 2(1), 36-47.

Larasati, E. (2021, 5 May). Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Tahun 2021 Kian Menguat. Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Retrieved from https://fiskal.kemenkeu.go.id/publikasi/siaran-pers-detil/293, at the date of 14 February 2022.

Mulyana, N., et al. (2019). Pengembangan Ekonomi Lokal Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 37-41.

Nasution, A. (2016). Peranan Modal Sosial dalam Pengurangan Kemiskinan Rumah Tangga di Perdesaan Indonesia. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 7(2), 171-183. doi: http://dx.doi.org/10.22212/jekp.v7i2.672

Neuman, W. L. (2003). Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif (Trans. by Edina T. Sofia). Jakarta: PT. Indeks.

Nourmalasari, R. D. (2018). "Pengembangan Ekonomi Lokal dengan Pendekatan Local Economic Resource Development untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat (Studi pada Peternakan Ayam Ras Petelur di Desa Sawentar Kabupaten Blitar)". Bachelor Thesis. Universitas Brawijaya.

Novandi, H. R. & Adi, I. R. (2019). Local Economic Development Process through Community Based Tourism in Tamansari Village, Banyuwangi Regency, East Java Province, Indonesia. International Journal of Social Science Research, 1(2), 159-172.

Putnam, R. D. (1993). Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. New Jersey: Princeton University Press.

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster, Inc.

Srirahayu, D. & Adi, I. R. (2021). Pengembangan Ekonomi Lokal dan Peran Konektivitas Global Lokal dalam Peningkatan Wawasan Peternak Ayam Layer di Kabupaten Blitar. Jurnal Kajian Wilayah, 12(1), 61-82.

Sudirah, S., et al. (2020). Hubungan Penguatan Modal Sosial, Mitigasi Bencana Banjir dan Peningkatan Produksi Pertanian. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 8(1), 75-84. doi: https://doi.org/10.26618/equilibrium.v8i1.3094

Syadzali, M. M. (2020). Model Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Ekonomi Lokal (Study pada UKM Pembuat Kopi Muria). Syntax Idea, 2(5), 91-97. doi: https://doi.org/10.36418/syntax-idea.v2i5.255

Whitney, F. L. (1960). The Elements of Research. New York: Prentice-Hall, Inc.

Wilson, D. H. E., et al. (2020). Institutional Collective Action during Covid-19: Lessons in Local Economic Development. Public Administration Review, 80(5), 862-865. doi: https://doi.org/10.1111/puar.13234

Diterbitkan

2022-06-27

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Muis, A. (2022). Pengembangan Ekonomi Lokal Berdasarkan Modal Sosial Melalui Komunitas Petambak. SIGn Journal of Social Science, 3(1), 1-13. https://doi.org/10.37276/sjss.v3i1.179