Formulasi Sediaan Balsem dari Minyak Sereh sebagai Aromaterapi
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjph.v2i1.213Kata Kunci:
Aromaterapi, Balsem, Daun SeraiAbstrak
Penelitian ini bertujuan membuat formulasi sediaan balsem dari minyak atsiri daun serai sebagai aromaterapi dan untuk mengetahui hasil evaluasi fisik sediaan balsem dari minyak atsiri daun serai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Penelitian dilakukan di laboratorium Farmasi STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo. Data yang diperoleh dari observasi dan hasil pemeriksaan laboratorium diolah secara komputerisasi dan disajikan dalam bentuk tabel disertai penjelasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan sediaan balsem daun serai yang meliputi uji organoleptik, uji homogen, uji kesamaan pH, dan uji iritasi menghasilkan beberapa kesimpulan. Pertama, pada formula A dengan konsentrasi minyak atsiri sereh 15% memenuhi syarat sediaan topical balsem. Kedua, pada formula B dengan konsentrasi minyak atsiri sereh 20% memenuhi syarat sediaan topical balsem. Ketiga, pada formula C dengan konsentrasi minyak atsiri sereh 25% tidak memenuhi syarat sediaan topical balsem, karena sediaan mengalami pemisahan antara sediaan padat dan cair. Oleh karena itu, direkomendasikan bagi penelitian selanjutnya untuk fokus pada pengamatan konsentrasi 25% minyak atsiri sereh agar dapat berhasil menjadi sediaan balsam dengan menggunakan alat laboratorium yang lebih menunjang atau dapat dikombinasikan dengan zat kimia lainnya agar lebih homogen. Selain itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait pengemasan yang lebih efesien untuk dapat dengan mudah digunakan oleh pasien yaitu berbentuk stik balsem, sehingga masyarakat umum yang menyukai aroma lemongrass. Lebih lanjut, dibutuhkan penelitian terkait uji daya simpan sediaan formulasi balsem sereh.
Unduhan
Referensi
Apriliani, N. F., & Aniriani, G. W. (2017). Analisis Uji Mikrobiologi dan Logam Berat pada Scrub Berbahan Dasar Kapur Sirih. Jurnal Ilmiah Sains, 17(2), 126-130. https://doi.org/10.35799/jis.17.2.2017.17279
Azizah, S. R., Qotrunnada, N., Suraya, S. V., Ferdiansyah, H. Y., & Pratiwi, E. D. (2022). Pemanfaatan Essential Oils sebagai Aromaterapi dalam Perawatan Kulit. Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 11(1), 62-77. https://doi.org/10.48191/medfarm.v11i1.98
Dwi Rachmawati., H. S., Eka Santi. (2018). Uji Stabilitas Mutu Fisik Sediaan Masker Gel Wajah dari Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan Variasi Konsentrasi Carbopol. Media Farmasi, 14(1), 85-92. https://doi.org/10.32382/mf.v14i1.75
Gaware, V. M., Nagare, R., Dhamak, K. B., Khadse, A. N., Kotade, K. B., Kashid, V. A., & Laware, R. B. (2013). Aromatherapy: Art or Science. International Journal of Biomedical Research, 4(2), 74-83. http://dx.doi.org/10.7439/ijbr.v4i2.231
Howarto, M. S., Wowor, P. M., & Mintjelungan, C. N. (2015). Uji Efektifitas Antibakteri Minyak Atsiri Sereh Dapur sebagai Bahan Medikamen Saluran Akar terhadap Bakteri Enterococcus Faecalis. e-GiGi, 3(1), 432-438. https://doi.org/10.35790/eg.3.2.2015.9835
Indratmoko, S., Utami, T. F. Y., & Ramadhani, M. A. (2017). Buku Petunjuk: Praktikum Teknologi Sediaan Farmasi Semisolid dan Liquid. UPT PPM STIKES Al Irsyad Al Islamiyyah.
Jumriani, J., Sinala, S., & Ibrahim, I. (2022). Formulasi Sediaan Balsem Stik dari Lada Putih (Piper Album). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 8(2), 141-150. https://doi.org/10.35311/jmpi.v8i2.202
Kumar, J., Verma, V., Goyal, A., Shahi, A. K., Sparoo, R., Sangwan, R. S., & Qazi, G. N. (2009). Genetic Diversity Analysis in Cymbopogon Species using DNA Markers. Plant Omics, 2(1), 20-29.
Ma, L., & Yao, L. (2020). Antiviral Effects of Plant-Derived Essential Oils and Their Components: An Updated Review. Molecules, 25(11), 1-13. https://doi.org/10.3390/molecules25112627
Manurung, R., & Noviya, E. (2019). Pengaruh Aroma Terapi Lemon terhadap Penurunan Rasa Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 5(1), 5-11. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v5i1.301
Pitaloka, A. D. (2019). Formulasi Gel Transfersom Ekstrak Etanol Kulit Buah Petai (Parkia Speciosa Hassk.) dengan Variasi Jenis dan Konsentrasi Basis Gel [Bachelor Thesis, Universitas Sriwijaya]. Repository Universitas Sriwijaya. https://repository.unsri.ac.id/1792/
Prabandari, S., & Febriyanti, R. (2017). Formulasi dan Aktivitas Kombinasi Minyak Jeruk dan Minyak Sereh pada Sediaan Lilin Aromaterapi. Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1), 124-126.
Pranaka, R. N., Yusro, F., & Budiastutik, I. (2020). Pemanfaatan Tanaman Obat oleh Masyarakat Suku Melayu di Kabupaten Sambas. Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia, 13(1), 1-24. https://doi.org/10.22435/jtoi.v13i1.1887
Purba, O. H., Tumanggor, N. T., Syafitri, A., Meliala, L., & Simorangkir, D. M. (2020). Pembuatan Sediaan Balsem Stick dari Sereh (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) sebagai Aromaterapi. Jurnal Penelitian Farmasi dan Herbal, 3(1), 75-81. https://doi.org/10.36656/jpfh.v3i1.326
Rahayu, S. P., & Naimah, S. (2010). Pembuatan Formulasi Krim Anti Nyamuk dari Fraksi Minyak Sereh. Jurnal Kimia dan Kemasan, 32(2), 53-61. http://dx.doi.org/10.24817/jkk.v32i2.2730
Romadhonni, T., & Anastasia, S. H. (2019). Formulasi Sediaan Balsem Minyak Atsiri Tanaman Sereh (Cymbopogon nardus (L). Rendle). Global Health Science, 4(3), 105-108.
Santoso, A., Suryadarma, I. B., Sumari, S., & Sukarianingsih, D. (2020). Pembuatan Sabun Aroma Teraphi untuk Masyarakat Pedesaan. Jurnal Karinov, 3(1), 5-9. http://dx.doi.org/10.17977/um045v3i1p5-9
Srivastava, V., Dubey, S., & Mishra, A. (2013). A Review on Lemon Grass: Agricultural and Medicinal Aspect. International Research Journal of Pharmacy, 4(8), 42-44. https://doi.org/10.7897/2230-8407.04807
Sumiartha, K., Kohdrata, N., & Antara, N. S. (2012). Modul Pelatihan Budidaya dan Pasca Panen Tanaman Sereh (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf.). Pusat Studi Ketahanan Pangan Universitas Udayana.
Tranggono, R. I., & Latifah, F. (2017). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Triana, O. (2019). Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Balsem dari Minyak Atsiri Jahe Putih (Zingiber officinale) [Diploma Thesis, Institut Kesehatan Helvetia]. Repository Helvetia. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/2524/
Usrina, N. (2018). Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Balsem dari Minyak Atsiri Daun Serai Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle) [Diploma Thesis, Institut Kesehatan Helvetia]. Repository Helvetia. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/1281/
Warditiani, N. K., Arisanti, C. I. S., & Swastini, D. A. (2020). Analisa Kesukaan Produk Balsem Aroma Bunga. Jurnal Farmasi Udayana, 9(1), 62-65. https://doi.org/10.24843/JFU.2020.v09.i01.p09
Wasitaatmadja, S. M. (2019). Penuntun Ilmu Kosmetika Medik. UI Press.
Yati, K., Jufri, M., Gozan, M., Mardiastuti, M., & Dwita, L. P. (2018). Pengaruh Variasi Konsentrasi Hidroxy Propyl Methyl Cellulose (HPMC) terhadap Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Tembakau (Nicotiana tabaccum L.) dan Aktivitasnya terhadap Streptococcus Mutans. Pharmaceutical Sciences and Research (PSR), 5(3), 133-141. https://doi.org/10.7454/psr.v5i3.4146
.jpg)
.jpg)











