Validity of the Assignment of Receivables and Allocation of Default Risk in Factoring Agreements in Indonesia

Penulis

  • Rizqy Adi Firmansyah Universitas Pelita Harapan, Surabaya City, Indonesia
  • Fitriah Rani Universitas Pelita Harapan, Surabaya City, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v8i2.795

Kata Kunci:

Anjak Piutang, Asas Keseimbangan, Cessie, Keabsahan Peralihan Piutang, Risiko Wanprestasi

Abstrak

Anjak piutang merupakan kegiatan pembiayaan melalui pembelian piutang usaha yang menimbulkan peralihan hak tagih dan persoalan pembagian risiko wanprestasi debitur. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan peralihan piutang serta pembagian risiko wanprestasi dalam skema with recourse dan without recourse berdasarkan asas keseimbangan. Penelitian hukum normatif menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual dengan interpretasi gramatikal serta sistematis terhadap ketentuan hukum perdata, peraturan perusahaan pembiayaan, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keabsahan perjanjian pembelian, penyerahan piutang melalui cessie, dan keberlakuan pengalihan terhadap debitur mempunyai persyaratan serta akibat hukum berbeda. Tanggung jawab penjual atas keberadaan piutang dibedakan dari penanggungan kemampuan debitur memenuhi kewajibannya. Dalam with recourse, pembagian risiko ditentukan berdasarkan substansi klausul, batas penanggungan, dan akibat pembayaran terhadap hak tagih. Dalam without recourse, risiko tidak tertagihnya piutang yang sah ditanggung perusahaan pembiayaan, sedangkan kewajiban debitur dan tanggung jawab penjual atas keberadaan piutang tetap berlaku. Penanggungan pihak ketiga, pembelian kembali piutang, dan subrogasi menimbulkan akibat hukum sesuai dasar perikatannya. Asas keseimbangan digunakan untuk menentukan kesesuaian manfaat, kewajiban, pembebanan risiko, dan batas tuntutan. Kepastian hukum bagi para pihak memerlukan kejelasan objek, pemenuhan persyaratan pengalihan, serta pengaturan akibat pembayaran yang mencegah pemenuhan tuntutan melebihi hak yang sah.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Agusthomi, D., & Anggoro, T. (2022). Peranan dan Kendala Lembaga Pembiayaan dalam Hukum Jaminan Fidusia di Indonesia. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(3), 10540-10547. https://doi.org/10.58258/jisip.v6i3.3478

Azadi, K., Seidkhani, R., Mohammadipour, R., Khalili, K., & Arayesh, M. B. (2025). Providing the Financing Model through the Purchase of Debt (Factoring) with a Risk Management Approach (Case Study: Listed and Non-Listed Companies). International Journal of Nonlinear Analysis and Applications, 16(6), 35-45. https://doi.org/10.22075/ijnaa.2024.33794.5039

Budiono, H. (2006). Asas Keseimbangan bagi Hukum Perjanjian Indonesia: Hukum Perjanjian Berdasarkan Asas-Asas Wigati Indonesia. PT Citra Aditya Bakti. https://citraaditya.com/product/hukum-perjanjian-indonesia-berlandaskan-wigati

Colonial Regulations, Staatsblad Number 23 of 1847 on the Burgerlijk Wetboek voor Indonesie/the Civil Code. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/kitab-undang-undang-hukum-perdata/detail

Damayanti, R., Tondy, C. J., & Setiadi, Y. (2025). Perlindungan Hukum Akibat Wanprestasi Perjanjian Perseroan Komanditer dengan Pihak Ketiga. Case Law, 6(1), 87-99. Retrieved from https://ojs.unigal.ac.id/index.php/caselaw/article/view/4772

Djafar, T. (2026). Tanggung Jawab dan Perlindungan Hukum terhadap Kreditur dalam Kasus Wanprestasi Utang Piutang. Jurnal Hukum Caraka Justitia, 6(1), 28-39. https://doi.org/10.30588/jhcj.v6i1.2250

Faniyah, I., & Alhadi, A. S. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Konsumen dalam Penarikan Objek Jaminan Fidusia oleh Debt Collector Akibat Wanprestasi pada Perusahaan Pembiayaan. Unes Journal of Swara Justisia, 8(1), 215-222. https://doi.org/10.31933/fpt63m70

Halim, C., & Setyawan, V. P. (2024). Legal Protection for Creditors in Increasing Satisfaction in Credit Agreements with Liens as Collateral. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora, 8(2), 2028-2037. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i2.4547

Hardiati, N., Nugroho, W., & Latifah, I. (2024). Utang Piutang Online dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Perdata. Jurnal Hukum Justitiable, 7(1), 120-133. https://doi.org/10.56071/justitiable.v7i1.961

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Law of the Republic of Indonesia Number 4 of 2023 on Financial Sector Development and Strengthening (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 4, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6845). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1821

Law of the Republic of Indonesia Number 4 of 2026 on Amendment to Law Number 4 of 2023 on Financial Sector Development and Strengthening (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2026 Number 62, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 7180). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/2017

Lo, A., Lee, E. P., Chen, N. E., Baretta, N., Nugraha, D. P., & Tanaya, V. (2025). Legal Implications of Government Default in the Ranggulalo Market Construction Contract: An Analysis of Decision Number 28/Pdt.G/2021/PN Dgl. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 70-91. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.416

Lubis, M. A., & Putra, M. F. M. (2022). Peer to Peer (P2P) Lending: Hubungan Hukum Para Pihak, Gagal Bayar, dan Legalitas. Jurnal Usm Law Review, 5(1), 188-204. https://doi.org/10.26623/julr.v5i1.4896

Mochtar, D. A. (2019). Asas Keseimbangan dalam Pelaksanaan Perjanjian Anjak Piutang (Factoring). Jurnal Cakrawala Hukum, 10(2), 146-155. https://doi.org/10.26905/idjch.v10i2.3558

Muhammad, A. (2019). Hukum Perdata Indonesia. PT Citra Aditya Bakti. https://citraaditya.com/product/hukum-perdata-indonesia-vi

Mulia, S. P., & Setyono, Y. A. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Debitur dalam Cessie tanpa Adanya Pemberitahuan dan Persetujuan Debitur. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(3), 2639-2647. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i3.3601

Muslim, S. (2022). Legal Protection for Parties in Transferring Receivables from Factoring Transactions (Factoring). Yuridika, 37(1), 153-178. https://doi.org/10.20473/ydk.v37i1.32169

Nursyie, I. (2026). Haruskan Debitur Mengatakan “Ya”? Menyoal Persetujuan Debitur dalam Pengalihan Piutang oleh Bank. Jurnal Hukum & Pembangunan, 56(3), 3. Retrieved from https://scholarhub.ui.ac.id/jhp/vol56/iss3/3

Pasaribu, S. W., Sidabutar, E. P., & Ginting, R. K. (2022). Penerapan Hukum terhadap Wanprestasi atas Perjanjian Hutang Piutang (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Medan No. 24/Pdt.G.S/2020/PN Mdn). Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 4(1), 268-277. Retrieved from https://jurnal.universitasdarmaagung.ac.id/jurnalrectum/article/view/1464

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ

Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number 35/POJK.05/2018 on the Business Activities of Financing Companies (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2018 Number 260, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6286). https://peraturan.go.id/id/peraturan-ojk-no-35-pojk-05-2018-tahun-2018

Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number 7/POJK.05/2022 on Amendment to Financial Services Authority Regulation Number 35/POJK.05/2018 on the Business Activities of Financing Companies (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2022 Number 125, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6795). https://peraturan.go.id/id/peraturan-ojk-no-7-pojk-05-2022-tahun-2022

Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number 46 of 2024 on the Development and Strengthening of Financing Companies, Infrastructure Financing Companies, and Venture Capital Companies (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2024 Number 59/OJK, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 127/OJK). https://peraturan.go.id/id/peraturan-ojk-no-46-tahun-2024

Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number 35 of 2025 on Amendment to Financial Services Authority Regulation Number 46 of 2024 on the Development and Strengthening of Financing Companies, Infrastructure Financing Companies, and Venture Capital Companies (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2025 Number 51/OJK, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 179/OJK). https://peraturan.go.id/id/peraturan-ojk-no-35-tahun-2025

Retnaningsih, H., & Setiawan, I. K. O. (2025). Annulment of a Preliminary Sales Agreement due to Formal Defect Through Reconvention: A Case Study of Decision Number 1263/Pdt.G/2023/PN Dps. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 1-17. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.418

Safitri, E., & Taupiqqurrahman, T. (2024). Analisis Tuntutan Ganti Rugi Akibat Wanprestasi dalam Kontrak Pengadaan Sarana Penunjang NICU dan Bedah Saraf. Jurnal Usm Law Review, 7(1), 144-162. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8120

Sako, A., Franciska, W., & Candra, M. (2024). Perlindungan Hukum Kreditur dari Wanprestasi Debitur atas Utang Jaminan Tanah dan Bangunan tanpa Hak Tanggungan. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 4(10), 866-874. https://doi.org/10.59141/cerdika.v4i10.770

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Sardari, A. A., & Rinaldy, A. (2025). Perbandingan Konseptual dan Praktis antara Akad Musyarakah dan Mudharabah dalam Pembiayaan Syariah: Telaah Risiko dan Nilai Keadilan. Maqrizi: Journal of Economics and Islamic Economics, 5(1), 75-95. Retrieved from https://ejournal.iain-manado.ac.id/maqrizi/article/view/1506

Setyawan, C. Y., & Waluyo, W. (2024). Kajian Yuridis Upaya Hukum bagi Konsumen atas Pembelian Unit Apartement yang Tidak Menjalankan Prestasinya (Studi Kasus PPJB PT. Mahkota Semesta Utama di Bekasi). Kabillah: Journal of Social Community, 9(2), 567-577. Retrieved from https://ejournal.iainata.ac.id/kabilah/article/view/483

Sirait, R. U., Sudirman, L., & Disemadi, H. S. (2025). Legal Protection for Banking Institutions in Small and Medium Enterprise Credit Agreements. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 468-481. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.408

Tanri, M., Yuhelson, H., & Tondy, C. J. (2023). Kepastian Hukum bagi Kreditur (Lender) Terkait Transaksi Peer to Peer Lending dalam Sistem Lembaga Keuangan di Indonesia. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(9), 2931-2944. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i9.572

Tesa, D., Saidin, S., Harianto, D., & Kaban, M. (2024). Analisis Yuridis Anjak Piutang (Factoring) oleh Perusahaan Pembiayaan dalam Hal Debitur Wanprestasi (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 385 K/Pdt/2018). Jurnal Media Akademik, 2(1), 640-666. Retrieved from https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/76

Diterbitkan

2026-10-16

Cara Mengutip

Firmansyah, R. A., & Rani, F. (2026). Validity of the Assignment of Receivables and Allocation of Default Risk in Factoring Agreements in Indonesia. SIGn Jurnal Hukum, 8(2), 540-562. https://doi.org/10.37276/sjh.v8i2.795

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama