Demarcation of Criminal Liability of Notary Publics in the Falsification of Authentic Deeds: Examination of Supreme Court Decision Number 933 K/Pid/2023

Penulis

  • Laras Detiandri Universitas Pancasila, Indonesia
  • Astim Riyanto Universitas Pancasila, Indonesia
  • I Ketut Oka Setiawan Universitas Pancasila, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v8i1.692

Kata Kunci:

Kesengajaan Bersyarat, Notaris, Pemalsuan Akta Autentik, Pertanggungjawaban Pidana, Pertimbangan Hukum

Abstrak

Notaris sebagai pejabat umum mengemban kewenangan atribusi untuk menerbitkan akta autentik, namun instrumen ini rentan dimanipulasi akibat pengabaian prinsip kehati-hatian. Problematika krusial muncul akibat ketiadaan parameter dogmatis yang seragam dalam membedakan kelalaian administratif profesi dengan niat jahat notaris dalam tindak pidana pemalsuan. Hal ini berimplikasi pada timbulnya kerugian perdata yang masif bagi pihak ketiga dan memicu disparitas putusan peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi batas demarkasi antara kelalaian administratif dan kesengajaan bersyarat, serta merekonstruksi penerapan doktrin penyertaan terhadap pejabat umum berdasarkan eksaminasi atas pertimbangan hukum Putusan Mahkamah Agung Nomor 933 K/Pid/2023. Menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual, bahan hukum dianalisis menggunakan metode kualitatif yuridis dengan penalaran silogisme deduktif. Hasil eksaminasi membuktikan bahwa tindakan aktif notaris yang mengabaikan peringatan tertulis yang nyata terkait dokumen cacat dan memasukkannya ke dalam minuta akta mengonversi kealpaan menjadi kesengajaan bersyarat yang secara sah memenuhi unsur Pasal 264 ayat (1) KUHP. Perbuatan ini memenuhi syarat pelaksanaan fisik bersama dalam kejahatan pemalsuan surat autentik. Tindakan tersebut mendegradasi kekuatan pembuktian sempurna dari akta menjadi akta di bawah tangan, serta mengakibatkan kerugian perdata yang mencapai miliaran rupiah. Putusan kasasi tersebut secara absolut menetapkan pertanggungjawaban pidana Terdakwa, sekaligus menggugurkan hak perlindungan hukum dari Majelis Kehormatan Notaris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mandat kenotariatan tidak memberikan imunitas terhadap kejahatan struktural. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya reformasi regulasi pengawasan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia untuk mencabut perlindungan profesi pada tahap penyidikan awal apabila terbukti terdapat tindakan aktif, serta menetapkan putusan ini sebagai yurisprudensi tetap demi mengembalikan kepastian hukum instrumen pembuktian di Indonesia.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adam, P. M., Purba, H., Suprayitno, S., & Wau, H. S. M. (2024). The Legal Consequence of Fingerprint Forgery Substitute for Signature in Authentic Deed. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 188-205. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.376

Adjie, H. (2008). Hukum Notaris Indonesia: Tafsir Tematik terhadap UU No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Refika Aditama. https://books.google.co.id/books?id=ugNaQwAACAAJ

Al-Fath, T. P., & Genial, R. P. (2025). The Liability of Notaries in the Execution of Hybrid Deeds: A Review of Compliance with the Notary Law and Notarial Code of Ethics. Journal of Law, Politic and Humanities, 5(6), 4675-4682. https://doi.org/10.38035/jlph.v5i6.2239

Ardhita, B. C. K., & Yunanto, Y. (2023). Juridical Analysis of the Implementation of Notary Public’s Authority in Making Deeds Related to the Land Sector. SIGn Jurnal Hukum, 5(2), 312-323. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i2.298

Arianto, M. R., & Djajaputra, G. (2024). Perlindungan Hukum Bagi Pihak Ketiga dalam Sengketa Akta Autentik (Kajian Terhadap Tanggung Jawab Notaris). Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(2), 786-791. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i2.1294

Aulia, N., Noorjanah, N., & Nabilah, N. R. (2025). Analisis Yuridis Tanggung Jawab Notaris Terhadap Isi dan Kebenaran Data dalam Akta Autentik. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2), 1666-1679. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1157

Budiman, F. C., Sudarwanto, A. S., & Ismunarno, I. (2026). Judicial Silence on Administrative Malpractice: The Disregard of Notarial Repertorium in the Legal Considerations of Indonesian Supreme Court Decisions. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 1227-1242. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.573

Chazawi, A. (2005). Kejahatan Mengenai Pemalsuan. PT. Raja Grafindo Persada.

Colonial Regulations, Staatsblad Number 23 of 1847 on the Burgerlijk Wetboek voor Indonesie/the Civil Code. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/kitab-undang-undang-hukum-perdata/detail

Decision of the District Court of Bekasi Number 335/Pid.B/2022/PN Bks on Defendant: Endah Sri Wahyuni, S.H., M.Kn. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaedfab29cd9aefc9f00313131343136.html

Decision of the High Court of Bandung Number 73/Pid/2023/PT Bdg on Appellant/Appellee/Defendant: Endah Sri Wahyuni, S.H., M.Kn. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaedbc9e60076566c054313131333132.html

Decision of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number 933 K/Pid/2023 on Cassation Petitioner II/Defendant: Endah Sri Wahyuni, S.H., M.Kn. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaeedce94d749452b295303831353038.html

Faizeh, N., & Latumahina, R. E. (2024). Legal Consequences of Forgery of Authentic Deeds on the Legal Validity of the Deed. Journal Evidence of Law, 3(3), 273-276. https://doi.org/10.59066/jel.v3i3.770

Hamzah, Y. A., & Mangarengi, A. A. (2023). The Authority of PPAT in Making AJB Related to Heritage Land Owned by a Minor. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 364-375. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.253

Hiariej, E. O. S. (2016). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana (Edisi Revisi). Cahaya Atma Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=qtSVAQAACAAJ

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Khadijah, K., Tarsono, E., Wuryandari, U. S. W., & Surono, A. (2026). Forgery of Authentic Instruments by Notaries and the Scope of Legal Liability. Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren, 7(2), 1504-1517. https://doi.org/10.46924/jihk.v7i2.421

Lamintang, P. A. F., & Lamintang, F. T. (2014). Dasar-Dasar Hukum Pidana di Indonesia. Sinar Grafika. https://books.google.co.id/books?id=_CRtEAAAQBAJ

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1946 on the Penal Code Regulations. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/814

Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1981 on the Criminal Procedure Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1981 Number 76, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3209). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/755

Law of the Republic of Indonesia Number 30 of 2004 on the Office of Notary Public (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 117, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4432). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/31

Law of the Republic of Indonesia Number 2 of 2014 on Amendment to Law Number 30 of 2004 on the Office of Notary Public (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 3, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5491). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/927

Lestari, F. A. (2025). Criminal Liability for Notaries Those Involved in Document Forgery. Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR), 7(1), 1-12. https://doi.org/10.56371/jirpl.v7i1.514

Prakoso, M. T. M., & Sukirno, S. (2023). Notary Ethics and Profession: The Consequences of Sanctions for Violating the Code of Ethics. SIGn Jurnal Hukum, 5(1), 114-125. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i1.266

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ

Rosalinda, F., & Aminah, A. (2023). Legal Consequences of Violating the Obligations of Prospective Intern Notary: A Study of Legislation. SIGn Jurnal Hukum, 5(1), 126-140. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i1.269

Rossulliati, D., Ucuk, Y., & Prawesthi, W. (2023). Criminal Liability of Notary in Criminal Act Committed by Notary Signing Agent. Yuris: Journal of Court and Justice, 2(1), 54-65. https://doi.org/10.56943/jcj.v2i1.258

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Sapni, D. T. P. (2025). Analisis Yuridis Atas Akta Notaris yang Cacat Hukum dan Implikasinya Terhadap Kepastian Hukum. Recital Review, 7(2), 252-265. https://doi.org/10.22437/rr.v7i2.46980

Saragih, M. E., & Djaja, B. (2023). Review of the Authorities of the Notary Office and the Legal Consequences for Making Authentic Deeds Against the Law. Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(10), 1096-1113. https://doi.org/10.57096/edunity.v2i10.119

Setiawan, I. K. O., & Samosir, T. (2023). Metodologi Penelitian Hukum. Penerbit Reka Cipta. https://penerbit-prc.com/penelitian-hukum

Shalsabilla, A. P. (2025). Legal Liability of Notaries Involved in Document Forgery: An Analysis of Court Decision No. 1362/Pid.B/2019/PN Jkt.Utr. Yuris: Journal of Court and Justice, 4(4), 1-13. https://doi.org/10.56943/jcj.v4i4.848

Suryanto, J. P. (2024). Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pemalsuan Akta Otentik oleh Notaris: Studi Kasus No. 146 K/Pid/2015. Unes Law Review, 6(3), 8095-8104. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1689

Syahputra, D., & Sintara, D. (2024). Notary’s Responsibility for the Criminal Act of Forgery of Letter in Making Authentic Deeds. Jurnal Meta Hukum, 3(2), 19-28. https://doi.org/10.47652/metahukum.v3i2.657

Syam’ani, N. I., & Setiawan, I. K. O. (2025). Denial of an Application for Annulment of a Deed of Sale Due to Subjective Defect: A Case Study of Decision Number 32/Pdt.G/2019/PN Kpn. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 18-34. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.419

Uyuni, N. L. R., & Mispansyah, M. (2025). Legal Protection for Notaries Involved in Criminal Cases in the Drafting of Authentic Deeds. Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR), 7(1), 176-184. https://doi.org/10.56371/jirpl.v7i1.464

Wardantik, Y. E., Khoidin, K., & Prawesthi, W. (2023). Legal Liability for Notaries Due To the Issuance of Authentic Deeds Resulting in State Losses. Srawung: Journal of Social Sciences and Humanities, 2(1), 23-38. https://doi.org/10.56943/jssh.v2i1.264

Yustica, A., Ngadino, N., & Sukma, N. M. (2020). Peran Etika Profesi Notaris Sebagai Upaya Penegakan Hukum. Notarius, 13(1), 60-71. https://doi.org/10.14710/nts.v13i1.29162

Diterbitkan

2026-05-06

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Detiandri, L., Riyanto, A., & Setiawan, I. K. O. (2026). Demarcation of Criminal Liability of Notary Publics in the Falsification of Authentic Deeds: Examination of Supreme Court Decision Number 933 K/Pid/2023. SIGn Jurnal Hukum, 8(1), 117-132. https://doi.org/10.37276/sjh.v8i1.692

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama