Legal Analysis of Criminal Liability for Theft of State-Owned Enterprise Assets: A Study of Pekanbaru District Court Decision Number 1008/Pid.B/2025/PN Pbr
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v8i1.675Kata Kunci:
Aset BUMN, Disparitas Pemidanaan, Pencurian Infrastruktur, Pertanggungjawaban Pidana, Teori MemperbaikiAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kejahatan terhadap komponen infrastruktur vital negara yang kerap dijatuhi putusan pemidanaan minimalis oleh institusi peradilan, sehingga mencederai pelindungan aset strategis publik. Permasalahan utama dalam studi ini berpusat pada anomali disparitas pemidanaan dalam Putusan Nomor 1008/Pid.B/2025/PN Pbr. Dalam perkara tersebut, tindak pidana berupa pembongkaran baut menara transmisi milik PT PLN hanya dijatuhi sanksi pidana penjara selama satu tahun dan sepuluh bulan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara dogmatik pertanggungjawaban pidana pelaku berdasarkan Pasal 363 ayat (1) ke-5 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP, serta mengkritisi rasionalitas pertimbangan hakim yang menerapkan teori memperbaiki (verbeteringstheorie) bagi pelaku dewasa. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan pendekatan perundang-undangan, bahan hukum dianalisis secara normatif-kualitatif melalui penalaran silogisme deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaksa penuntut umum telah berhasil membuktikan seluruh unsur pencurian dengan pemberatan dan perbuatan berlanjut secara sempurna. Namun, ditemukan kegagalan sistemik yang bermula dari rendahnya tuntutan pidana oleh jaksa penuntut umum, yang kemudian diperparah oleh kekeliruan penalaran logis hakim dalam memanipulasi profil terdakwa yang berusia tiga puluh tujuh tahun sebagai individu yang masih muda demi menjustifikasi pemaafan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan teori memperbaiki pada pelaku dewasa yang mengeksekusi kejahatan terencana secara berulang mencederai keadilan publik dan meruntuhkan fungsi penjeraan hukum pidana. Implikasi penelitian ini menuntut perlunya rekonstruksi paradigma aparat penegak hukum serta penerbitan pedoman penuntutan khusus guna menjamin pelindungan maksimal terhadap objek vital nasional.
Unduhan
Referensi
Adistyawan, F., Rubaie, A., Khoidin, M., & Djaja, D. (2024). Criminal Liability in the Act of Theft (Vide Article 362 KUHP) of Gold which is Committed on a Continuous Basis (Voortgezette Handeling Vide Article 64 KUHP). Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 5(2), 185-202. https://doi.org/10.23920/jphp.v5i2.1442
Alwandani, A., Saragih, Y. M., & Fikri, R. A. (2024). Implementation of Corruption Offences as Special Crimes in the Draft Penal Code. International Journal of Law and Society, 1(2), 1-6. https://doi.org/10.62951/ijls.v1i2.16
Amsori, R., Subekti, S., & Suyono, Y. U. (2023). Law Enforcement Analysis of ZTE Wi-Fi Router Thievery. Srawung: Journal of Social Sciences and Humanities, 2(1), 39-49. https://doi.org/10.56943/jssh.v2i1.267
Darma, M. N. S., & Dinata, M. R. K. (2025). Disparitas Pemidanaan atas Terdakwa Residivis: Studi Putusan Nomor 44/Pid.B/2024/PN Kbu. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(3), 4455-4460. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1906
Decision of the District Court of Pekanbaru Number 1008/Pid.B/2025/PN Pbr on Defendant: Yose Luki Eka Putra a.k.a. Yose Bin Safrizal. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaf0ad94c492c806a0e1313631313331.html
Fathonah, R., Kusworo, D. L., & Fauzi, M. N. K. (2023). Discourse on the Application of Zero Sentences as Imposition of Criminal Sanctions in Indonesia. International Journal of Social Science and Human Research, 6(2), 1143-1149. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v6-i2-48
Fitriiono, R. A., Supanto, S., Budyatmaja, W., Ismunarno, I., & Parwitasari, T. A. (2023). Formulation of Customary Criminal Law from the Perspective of Judges in Legal Findings. Journal of Law and Sustainable Development, 11(11), 1-15. https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i11.759
Halida, R., & Sasongko, D. W. (2024). Penerapan Unsur Tindak Pidana dengan Pemberatan Berdasarkan 363 Ayat (1) Ke-4 dan Ke-5 KUHP: Studi Kasus Putusan No. 65/Pid.B/2012/PN.Pwr. Advokasi Hukum & Demokrasi, 2(1), 41-57. https://doi.org/10.61234/ahd.v2i1.61
Hamdi, B. W. (2024). The Phenomenon of Disparity in a Criminal Case. Jurnal Impresi Indonesia, 3(5), 349-354. https://doi.org/10.58344/jii.v3i5.4841
Hendartin, Y., Maisi, M. F. A., Rizky, A. T., & Abdillah, M. P. (2025). Concept of Punishment. Jurnal Sahabat ISNU SU, 2(2), 1-7. Retrieved from https://journal.isnu-sumut.org/index.php/jsisnu/article/view/820
Hidayat, S., & Handayati, N. (2024). Analysis Analysis of Judge’s Ruling No. 58/Pid.B/2022/PN.Kaltara Regarding the Criminal Act of Empliance in Office: Case Study of PT. Manaseeh Abadi Sentosa in North Kalimantan. The Spirit of Society Journal: International Journal of Society Development and Engagement, 8(1), 12-21. https://doi.org/10.29138/scj.v8i1.2908
Irwan, M., Rahman, A., & Amaliyah, A. (2025). Judicial Law-Finding in the Criminal Justice System: Harmonizing Legal Certainty and Substantive Justice. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 647-663. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.502
Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.
Jumaris, J., Husen, L. O., & Hambali, A. R. (2025). The Effectiveness of Law Enforcement Regarding the Criminal Offense of Receiving Stolen Laptops in Makassar City. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 35-53. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.421
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1946 on the Penal Code Regulations. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/814
Nasrullah, N. (2020). Putusan Hakim terhadap Pemberian Sanksi di Bawah Batas Minimal pada Tindak Pidana Narkotika. SIGn Jurnal Hukum, 2(1), 1-19. https://doi.org/10.37276/sjh.v2i1.59
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
Santoso, M. I., Hartanto, H., & Wiryadi, U. (2025). Criminal Punishment as an Effort to Overcome the Criminal Act of Receiving Goods from the Proceeds of the Crime of Theft of Motor Vehicles. Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR), 6(3), 463-477. https://doi.org/10.56371/jirpl.v6i3.386
Saragih, A., & Markoni, M. (2025). Pemberlakuan Pidana Mati dalam Hukum Pidana Indonesia: Kajian Perbandingan KUHP Lama dan Baru serta Perspektif Hak Asasi Manusia. Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(2), 28-38. https://doi.org/10.63821/ash.v2i2.449
Sari, D. N. Y. P., & Zainsyah, L. A. (2026). Pertimbangan Hukum Hakim dalam Perspektif Asas Keadilan Terhadap Tindak Pidana Penggelapan Pada Putusan PN Magetan Nomor 85/Pid.B/2025/PN Mgt. Unes Law Review, 8(2), 616-628. Retrieved from https://review-unes.com/law/article/view/2546
Sihite, J., & Suhendar, T. A. (2023). Analisis Yuridis Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan Ditinjau dari Pasal 365 Ayat (1) dan Ayat (2) Ke-2 KUHP: Studi Kasus Putusan No. 751/Pid.B/2021/PN Jkt.Tim. Hukum dan Demokrasi, 23(3), 135-145. https://doi.org/10.61234/hd.v23i3.24
Simanjuntak, M. H., Lubis, A. H., Hakim, L., & Sasea, E. M. (2025). Legal Analysis of Acts of Embezzlement in the Family (Study of Decision Number 1314/Pid.B/2024/PN Mdn). International Asia of Law and Money Laundering, 3(4), 219-225. https://doi.org/10.59712/iaml.v3i4.110
Susanto, S. (2023). Fungsi Audit Investigatif Pada BUMN Persero untuk Menghitung Kerugian Negara dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam. Arena Hukum, 16(1), 42-65. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2023.01601.3
Tarigan, E., Sahari, A., & Sigalingging, B. (2024). Analisis Disparitas Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 5(3), 967-975. https://doi.org/10.55357/is.v5i3.876














