Pembatalan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Cacat Formil Melalui Gugatan Rekonvensi: Studi Putusan Nomor 1263/Pdt.G/2023/PN Dps
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.418Kata Kunci:
Cacat Formil, Gugatan Rekonvensi, Pembatalan Akta, PPJB, Putusan PengadilanAbstrak
Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang cacat hukum sering memicu sengketa kepemilikan tanah yang kompleks. Penelitian ini menganalisis pertimbangan hukum (ratio decidendi) hakim dalam pembatalan PPJB cacat formil melalui mekanisme gugatan rekonvensi, dengan studi kasus pada Putusan Nomor 1263/Pdt.G/2023/PN Dps, serta mengkaji fungsi strategis rekonvensi dalam mewujudkan kepastian hukum. Menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan studi kasus dan analisis kualitatif terhadap data putusan, ditemukan bahwa majelis hakim membatalkan Akta Perjanjian Nomor 18 atas dasar ketiadaan kesepakatan sah (Pasal 1320 KUHPerdata) akibat adanya representasi faktual yang fiktif mengenai kehadiran pihak. Selain itu, Akta Kuasa Nomor 19 dinyatakan batal karena mengandung cacat formil terkait ketidakakuratan data alamat penghadap yang melanggar ketentuan Pasal 38 ayat (3) huruf a UU Nomor 2 tahun 2014. Hasil analisis ini menegaskan bahwa gugatan rekonvensi terbukti menjadi instrumen hukum acara yang efektif untuk mengungkap dan membuktikan cacat hukum akta, memperoleh putusan pembatalan (nietigverklaring) yang definitif, serta berkontribusi pada penyelesaian sengketa kepemilikan tanah secara komprehensif. Disimpulkan bahwa pemenuhan syarat sah perjanjian dan formalitas akta otentik bersifat krusial dalam transaksi tanah, dan gugatan rekonvensi memegang peranan penting sebagai mekanisme perlindungan hak pemilik tanah serta penegakan kepastian hukum agraria.
Unduhan
Referensi
Apriandini, D., & Sudiro, A. (2023). Kekuatan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Lunas yang Belum Mendapatkan Pemecahan Sertipikat dari Developer yang Dipailitkan. Binamulia Hukum, 12(1), 57-64. https://doi.org/10.37893/jbh.v12i1.435
Ardhita, B. C. K., & Yunanto, Y. (2023). Juridical Analysis of the Implementation of Notary Public’s Authority in Making Deeds Related to the Land Sector. SIGn Jurnal Hukum, 5(2), 312-323. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i2.298
Arghie, R. M. (2021). Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan yang Melawan Hukum (Studi Kasus: Putusan Pengadilan Negeri Surabaya No. 672/Pdt.G/2016/PN.Sby) [Bachelor Thesis, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya]. eRepository. https://erepository.uwks.ac.id/10120
Ayudiatri, S., & Cahyono, A. B. (2022). The Legality of Grants by Foreign Citizens on Land Objects in Indonesia: Case Studies of Court Decisions. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 30-45. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.131
Badriyah, Y. L., & Jusmadi, R. (2022). Pelaksanaan Perjanjian Sewa Menyewa Lahan Garam di Pegaraman II Pamekasan Antara PT. Garam dengan Masyarakat di Desa Pandan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Inicio Legis: Jurnal Hukum, 3(1), 18-37. https://doi.org/10.21107/il.v3i1.14407
Budify, A., Manurung, J. A. L., & Harianja, S. B. (2020). Pembatalan Akta Hibah di Pengadilan Negeri Pematangsiantar: Kajian Putusan Nomor 33/Pdt.G/2019/PN.Pms. SIGn Jurnal Hukum, 2(1), 72-85. https://doi.org/10.37276/sjh.v2i1.77
Colonial Regulations, Staatsblad Number 23 of 1847 on the Burgerlijk Wetboek voor Indonesie/the Civil Code. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/kitab-undang-undang-hukum-perdata/detail
Colonial Regulations, Staatsblad Number 496 of 1926 on the Herzien Inlandsch Reglement. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/herzien-inlandsch-reglement-hir/detail
Decision of the District Court of Denpasar Number 1263/Pdt.G/2023/PN Dps on Edy Santoso v. Ida Ayu Made Oka and Ida Bagus Rai Putra. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaef813ea34fb4669647313131393039.html
Gemilang, K. (2023). Analisis Hukum Penelantaran Tanah Girik dan Pembuatan Sertifikat Oleh Pihak Lain Serta Upaya Penyelesaian Sengketanya. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 159-174. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i1.2337
Hamzah, Y. A., & Mangarengi, A. A. (2023). The Authority of PPAT in Making AJB Related to Heritage Land Owned by a Minor. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 364-375. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.253
Instruction of Minister of Internal Affairs of the Republic of Indonesia Number 14 of 1982 on Prohibiting the Use of Irrevocable Power of Attorney for Land Rights Transfer. https://jdih.kemendagri.go.id/dokumen/view?id=519
Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.
Kasudarman, M. R., & Ahmad, M. J. (2024). Analisis Ratio Decidendi Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Gresik (No. 4/Pdt.G/2022/PN.Gsk) dalam Perkara Perbuatan Melawan Hukum. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 4(5), 38-50. https://doi.org/10.69957/cr.v4i05.1597
Kusuma, R., & Asyhadie, Z. (2024). Mechanism for Transferring the Resolution of Industrial Relations Disputes Through Mediation from the North Lombok Regency Labor Office to the West Nusa Tenggara Provincial Labor Office. Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR), 6(1), 74-82. https://doi.org/10.56371/jirpl.v6i1.301
Law of the Republic of Indonesia Number 5 of 1960 on Basic Provisions of Agrarian Principles (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1960 Number 104, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 2043). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1361
Law of the Republic of Indonesia Number 30 of 2004 on the Office of Notary Public (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 117, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4432). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/31
Law of the Republic of Indonesia Number 2 of 2014 on the Amendment to Law Number 30 of 2004 on the Office of Notary Public (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 3, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5491). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/927
Lestari, P. (2020). Pengadaan Tanah untuk Pembangunan demi Kepentingan Umum di Indonesia Berdasarkan Pancasila. SIGn Jurnal Hukum, 1(2), 71-86. https://doi.org/10.37276/sjh.v1i2.54
Margareta, S., & Huda, M. (2023). The Legal Footing of Petok D as the Evidence of Land Ownership and Rights. Ius Positum: Journal of Law Theory and Law Enforcement, 2(2), 30-46. https://doi.org/10.56943/jlte.v2i2.284
Nuraini, L., & Yunanto, Y. (2023). Transfer of Land Rights through Court Decisions: Juridical Implications and Challenges in Implementation. SIGn Jurnal Hukum, 5(1), 32-43. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i1.265
Putri, D. A. M., & Silviana, A. (2022). The Transfer of Land Rights through Oral Grants: A Case Studies of Court Decision. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 99-112. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.176
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
Setiawan, I. K. O. (2015). Hukum Perikatan. Sinar Grafika.
Syam, M. R. A., & Muzakkir, A. K. (2022). Status and Position of the SHM of Condominium Units after a Fire: Makassar Mall Shopping Center. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 202-220. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.218
Tunaswati, A., & Lisdiyono, E. (2023). Pembatalan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dan Kuasa Menjual Karena Adanya Cacat Hukum Akta (Studi Kasus Putusan Pengadilan Nomor 680/Pdt.G/2019/PN Sgr). Jurnal Akta Notaris, 2(1), 21-38. https://doi.org/10.56444/aktanotaris.v2i1.891
Zainuddin, Z. (2022). The Legal Due Diligence of Land Acquisition for the Public Interest: A Critical Review. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 46-57. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.159
Zula, J. N. (2024). Transaksi Peralihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Unes Journal of Swara Justisia, 8(2), 338-348. https://doi.org/10.31933/my9e8v54














