Peningkatan Perdagangan Anak di Makassar: Sebuah Analisis Kriminologi
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v5i1.284Kata Kunci:
Analisis Kriminologi, Kejahatan, Perdagangan AnakAbstrak
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya aktivitas perdagangan anak di Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan berbasis kriminologi. Seluruh data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan masalah dan menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus perdagangan anak di Makassar meningkat karena kompleksitas berbagai faktor, antara lain ekonomi, masyarakat, pendidikan, sosial, ketidaksetaraan gender, teknologi, dan penegakan hukum. Oleh karena itu, beberapa rekomendasi dapat diajukan kepada pemangku kepentingan terkait. Pertama, Pemerintah Kota Makassar harus mempertimbangkan untuk menerapkan program stabilisasi ekonomi yang berpusat pada perlindungan anak dan keluarga yang rentan. Kedua, pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan perlu diprioritaskan, yang bertujuan untuk meningkatkan akses pengetahuan dan kesadaran tentang hak-hak anak. Selain itu, upaya untuk mengurangi kemiskinan dan mempromosikan kesetaraan gender harus diintensifkan untuk mencegah eksploitasi perempuan dan anak. Ketiga, pemerintah dan regulator teknologi harus merancang dan menerapkan kebijakan untuk mengekang penyalahgunaan media sosial dalam konteks perdagangan anak. Terakhir, harus ada peningkatan penegakan hukum yang melibatkan optimalisasi Unit PPA dalam peran penyidikannya. Secara bersamaan, reformasi hukum yang inklusif dan komprehensif harus diupayakan untuk memperkuat sistem perlindungan anak dan memitigasi berbagai faktor yang memperparah perdagangan anak di Makassar.
Unduhan
Referensi
The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. https://www.dpr.go.id/jdih/uu1945
Anggraini, R. D. (2022). Crime of Exploitation Child Work As Household Service. Ius Poenale, 3(2), 93-102. https://doi.org/10.25041/ip.v3i2.2522
Armansyah. (2023, April 8). Dinsos Makassar Amankan Tiga Anak di Bawah Umur Saat Razia, Diduga Terlibat Prostitusi Online. Rakyat Sulsel. Retrieved May 27, 2023, from https://rakyatsulsel.fajar.co.id/2023/04/08/dinsos-makassar-amankan-tiga-anak-di-bawah-umur-saat-razia-diduga-terlibat-prostitusi-online/
Bastari, G. R. (2018). Budaya Patriarki dan Lokalisasi Norma Pemberantasan Perdagangan Manusia di Indonesia. Global: Jurnal Politik Internasional, 20(1), 52-69. https://doi.org/10.7454/global.v20i1.282
Breuil, B. O., & Gerasimov, B. (2021). Editorial: Trafficking in Minors: Confronting Complex Realities, Structural Inequalities, and Agency. Anti-Trafficking Review, 16, 1-9. https://doi.org/10.14197/atr.201221161
Daniah, R., & Apriani, F. (2017). Kebijakan Nasional Anti-Trafficking dalam Migrasi Internasional. Jurnal Politica: Dinamika Masalah Politik dalam Negeri dan Hubungan Internasional, 8(2), 137-162. http://dx.doi.org/10.22212/jp.v8i2.1140
Government Regulation in Lieu of Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 99, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5882). https://peraturan.go.id/id/perppu-no-1-tahun-2016
Haydon, D. (2020). Detained Children: Vulnerability, Violence and Violation of Rights. International Journal for Crime, Justice and Social Democracy, 9(4), 16-30. https://doi.org/10.5204/ijcjsd.1687
Hehalatu, N., Hehanussa, D. J. A., & Supusepa, R. (2022). Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Prostitusi Online melalui Aplikasi Michat. Pattimura Legal Journal, 1(1), 1-14. https://doi.org/10.47268/pela.v1i1.5897
Hidayat, T., Amir, Y., Yazid, Y., & Fansuri, A. (2019). Tradisi Jual Beli Anak di Kabupaten Padang Pariaman Perspektif Al-’Urf dan Hukum Pidana. Juris (Jurnal Ilmiah Syariah), 18(2), 189-202. https://doi.org/10.31958/juris.v18i2.1694
Irwansyah. (2021). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel (Revision Edition). Mirra Buana Media.
Krsmanovic, E. (2021). Child Trafficking vs Child Sexual Exploitation: Critical Reflection on the UK Media Reports. Anti-Trafficking Review, 16, 69-85. https://doi.org/10.14197/atr.201221165
Law of the Republic of Indonesia Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2002 Number 109, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4235). https://www.dpr.go.id/jdih/index/id/322
Law of the Republic of Indonesia Number 21 of 2007 on the Eradication of the Criminal Act of Trafficking in Persons (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2007 Number 58, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4720). https://www.dpr.go.id/jdih/index/id/100
Law of the Republic of Indonesia Number 35 of 2014 on Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 297, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5606). https://www.dpr.go.id/jdih/index/id/1617
Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2016 on Enactment of Government Regulation in Lieu of Law Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection Into Law (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 237, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5946). https://www.dpr.go.id/jdih/index/id/1680
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2023 on the Penal Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6842). https://www.dpr.go.id/jdih/index/id/1818
Listyani, R. H. (2017). Pencegahan Praktik Prostitusi Online melalui Lembaga Sekolah dan Keluarga. The Journal of Society and Media, 1(2), 67-74. https://doi.org/10.26740/jsm.v1n2.p67-74
Mahmud, Y., Akili, R. H. S., Kadir, Y., & Moonti, R. M. (2019). Restorative Justice dalam Putusan Hakim Nomor: 31/Pid.Sus/2018/PN.Lbto Atas Kasus Persetubuhan terhadap Anak. SIGn Jurnal Hukum, 1(1), 52-69. https://doi.org/10.37276/sjh.v1i1.37
Mappiwali, H. (2022, October 27). Emak-Emak Diduga Jual Putrinya ke Pria Hidung Belang di Makassar Dikeroyok. Detikcom. Retrieved May 27, 2023, from https://www.detik.com/sulsel/hukum-dan-kriminal/d-6371913/emak-emak-diduga-jual-putrinya-ke-pria-hidung-belang-di-makassar-dikeroyok
Mbakogu, I. (2020). Validating Children’s Stories and Decisions after Trafficking for Prostitution. Indonesian Journal of Social and Environmental Issues, 1(2), 97-107. https://doi.org/10.47540/ijsei.v1i2.23
Oktana, R., Akub, S., & Maskun, M. (2023). Social Media in the Process of Evidence of Electronic Information and Transaction Crimes. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 320-331. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.252
Pulla, V. R., Tarar, M. G., & Ali, M. A. (2018). Child Protection System and Challenges in Pakistan. Space and Culture, India, 5(3), 54-68. https://doi.org/10.20896/saci.v5i3.302
Putri, A. H., & Irsan, K. (2019). Penanganan Polisi terhadap Kasus Perdagangan Perempuan dan Anak di Kalimantan dan Jawa. Krtha Bhayangkara, 13(1), 188-196. https://doi.org/10.31599/krtha.v13i1.20
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).
Rahayu, D., & Fatoni, S. (2019). Commercial Sexual Exploitation of Children: An Effort of Handling and Legal Protection. Yustisia, 8(2), 330-353. https://doi.org/10.20961/yustisia.v8i2.25246
Rahmawati, R., Manda, D., & Babo, R. (2016). Penyimpangan Sosial Human Trafficking. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 4(1), 1-9. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v4i1.484
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
United Nations General Assembly. (1989, 20 November). Resolution Adopted by the General Assembly: 44/25. Convention on the Rights of the Child (A/RES/44/25). https://digitallibrary.un.org/record/80135/files/A_RES_44_25-EN.pdf?ln=en
Yuniantoro, F. (2018). Eksploitasi Seksual sebagai Bentuk Kejahatan Kesusilaan dalam Peraturan Perundang-Undangan. Justitia: Jurnal Hukum, 2(1), 105-126. http://dx.doi.org/10.30651/justitia.v2i1.1227
Yusitarani, S., & Sa’adah, N. (2020). Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Tenaga Migran Korban Perdagangan Manusia oleh Pemerintah Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(1), 24-37. https://doi.org/10.14710/jphi.v2i1.24-37
Yustia, D. A. (2013). Penerapan Restorative Justice terhadap Orang Tua Pelaku Perdagangan Anak dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jurnal Litigasi, 14(1), 1839-1867. https://doi.org/10.23969/litigasi.v14i1.151
Zainuddin, Z., & Salle, S. (2022). The Legal Awareness of Juveniles in Archipelagic Areas Using Social Media. SIGn Jurnal Hukum, 3(2), 163-173. https://doi.org/10.37276/sjh.v3i2.177














