Penunjukan Wali Anak Berdasarkan Asas Audi Et Alteram Partem dan Asas Wali Anak Hanya Satu
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.185Kata Kunci:
Asas Audi Et Alteram Partem, Asas Wali Anak Hanya Satu, Gugatan, PerwalianAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis penyelesaian sengketa penunjukan wali berdasarkan asas audi et alteram partem dan asas hanya satu wali yang sah. Penelitian ini menggabungkan metode penelitian yuridis normatif dan empiris. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara langsung dengan seorang informan. Sedangkan data sekunder dikumpulkan dengan teknik studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penyelesaian sengketa pengangkatan wali melalui gugatan mewujudkan asas audi et alteram partem. Selanjutnya, dengan terwujudnya asas audi et alteram partem, maka secara langsung juga akan terwujud asas hanya satu wali atau yang dikenal dengan asas tak dapat dibagi-bagi. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada Pemerintah untuk melakukan perubahan terhadap PP No. 29 Tahun 2019. Dalam hal ini, secara tegas dan mengatur sengketa hak perwalian harus diperiksa melalui mekanisme juridictio contentiosa. Dengan demikian, setiap orang berhak mengajukan permohonan sebagai wali, sepanjang memenuhi syarat, memiliki kedekatan, dan adanya kemauan dari Anak.
Unduhan
Referensi
Abubakar, M. (2020). Meningkatnya Cerai Gugat pada Mahkamah Syar’iyah. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 22(2), 301-322. doi: https://doi.org/10.24815/kanun.v22i2.16103
Ali, A. & Heryani, W. (2013). Asas-Asas Hukum Pembuktian Perdata. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Amalia, N. N., et al. (2018). Analisis Yuridis Putusan Hakim No. 3346/Pdt.G/2016/Pa.Sby tentang Ayah sebagai Pemegang Hak Asuh Anak. Res Judicata, 1(1), 34-46. doi: http://dx.doi.org/10.29406/rj.v1i1.1037
Atmadja, I. D. G. (2013). Filsafat Hukum: Dimensi Tematis dan Historis. Malang: Setara Press.
Aulia, S. (2020). Advance Pricing Agreement dalam Perspektif Hukum Perjanjian. Al-Syakhsiyyah: Journal of Law and Family Studies, 2(1), 134-149. doi: http://dx.doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v2i1.2164
Colonial Regulations, Staatsblad Number 23 of 1847 on the Burgerlijk Wetboek voor Indonesie/the Civil Code.
Decision of the District Court of Purwokerto Number 45/Pdt.G/2020/PN Pwt.
Decision of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number 1210 K/Pdt/1985.
Diantha, I. M. P. (2017). Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Dworkin, R. (1997). Taking Rights Seriously. London: Gerald Duckworth & Co. Ltd.
Fahmi, I. (2019). Yuridiksi Kontentiosa dalam Penanganan Perkara Permohonan Pemeriksaan terhadap Perseroan Terbatas. Jurnal Surya Kencana Satu: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, 10(1), 75-94.
Farah, A. & Yunanto, R. A. (2016). Pengaturan dan Pelaksanaan Perwalian oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Berdasarkan Hukum Perdata Indonesia (Studi Kasus di Panti Sosial Asuhan Anak Aisyiyah Semarang). Diponegoro Law Journal, 5(3), 1-11.
Government Regulation in Lieu of Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 99, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5882).
Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 29 of 2019 on Terms and Procedures for Appointing a Legal Guardian (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2019 Number 76, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6339).
Handayani, D. (2020). Kajian Filosofis Prinsip Audi Et Alteram Partem dalam Perkara Perdata (Philosophical Studi of The Principle of Audi Et Alteram Partem in Civil Cases). Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 14(2), 385-402. doi: http://dx.doi.org/10.30641/kebijakan.2020.V14.385-402
Harahap, M. Y. (2016). Hukum Acara Perdata: Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan. Jakarta: Sinar Grafika.
Hartati, R., et al. (2021). Perwalian Anak Akibat Meninggal Kedua Orang Tuanya (Studi Kasus Gala Sky Anak Pasangan Artis Vanessa Angel dan Febri Ardiansyah). Pamulang Law Review, 4(2), 205-220.
Hidayat, A. S. (2019). Penerapan Asas Audi Alteram Et Partem pada Perkara Judicial Review di Mahkamah Agung. Mizan: Journal of Islamic Law, 3(1), 37-50. doi: https://doi.org/10.32507/mizan.v3i1.408
Kudubun, T. (2014). Penetapan Pengadilan Mengenai Penunjukan Wali Anak. Lex et Societatis, 2(6), 82-94.
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1974 on Marriage (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1974 Number 1, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3019).
Law of the Republic of Indonesia Number 39 of 1999 on Human Rights (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1999 Number 165, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3886).
Law of the Republic of Indonesia Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2002 Number 109, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4235).
Law of the Republic of Indonesia Number 35 of 2014 on Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 297, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5606).
Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2016 on Enactment of Government Regulation in Lieu of Law Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection Into Law (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 237, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5946).
Law of the Republic of Indonesia Number 16 of 2019 on Amendment to Law Number 1 of 1974 on Marriage (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2019 Number 186, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6401).
Lestari, D. I. & Khisni, A. (2021). Tinjauan Yuridis Permohonan Perwalian dalam Pengurusan Izin Jual Harta Anak di Bawah Umur di Pengadilan Negeri Jepara. Prosiding Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Unissula Klaster Hukum (KIMU), 7, 11-27.
Mahmudah, H., et al. (2018). Hadhanah Anak Pasca Putusan Perceraian (Studi Komparatif Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia). Sangaji: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 2(1), 57-88. doi: https://doi.org/10.52266/sangaji.v2i1.263
Pitlo, A. (1986). Pembuktian dan Daluwarsa: Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Belanda (Trans. by M. Isa Arief). Jakarta: PT. Intermasa.
Prasetya, U. (2020). Analisis Asas Audi Et Alteram Partem dalam Proses Persidangan Perkara Perdata (Perkara Nomor 20/Pdt.G/2019/PN Pwr). Amnesti: Jurnal Hukum, 2(2), 57-75. doi: https://doi.org/10.37729/amnesti.v2i2.657
Prasetyawati, E., et al. (2022). Analisis Permohonan Wali dan Kuasa dari Ahli Waris Pemohon yang Belum Dewasa Guna untuk Mengambil Jaminan Sertifikat Rumah. Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora (PESHUM), 1(3), 173-183.
Pratiwi, Y. D. (2019). Harmonisasi Perlindungan Harta Kekayaan Anak dalam Perwalian melalui Penguatan Peran Wali Pengawas. Jurnal Suara Hukum, 1(1), 61-90. doi: https://doi.org/10.26740/jsh.v1n1.p61-90
Putri, E. A. (2021). Perlindungan Hukum terhadap Perceraian Akibat Perselisihan Terus Menerus. Jurnal Hukum Sasana, 7(1), 163-181. doi: https://doi.org/10.31599/sasana.v7i1.618
Qamar, N. & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).
Rahman, S., et al. (2020). Efektivitas Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian: Studi Kasus Perkawinan Poligami. SIGn Jurnal Hukum, 1(2), 104-118. doi: https://doi.org/10.37276/sjh.v1i2.60
Sarwono. (2011). Hukum Acara Perdata: Teori dan Praktik. Jakarta: Sinar Grafika.
Setiawan, E. (2014). Dinamika Pembaharuan Hukum Keluarga Islam di Indonesia. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah, 6(2), 138-147. doi: https://doi.org/10.18860/j-fsh.v6i2.3207
Sihaloho, T. (2015). Penetapan Hak Perwalian Anak di Bawah Umur pada Kasus Perceraian dalam Perkawinan Campuran Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing. Premise Law Jurnal, 9, 1-16.
Sinaga, G. R. I., et al. (2022). Inheritance Dispute Resolution Related to the Position of Adopted Son Based on Batak Toba Indigenous Law. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 1-14. doi: https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.128
Soemitro, R. H. (1990). Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Subekti, R. (1990). Ringkasan tentang Hukum Keluarga dan Hukum Waris. Jakarta: Intermasa.
Sugeng, B. & Sujayadi, S. (2012). Pengantar Hukum Acara Perdata dan Contoh Dokumen Litigasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Tutik, T. T. (2006). Pengantar Hukum Perdata di Indonesia. Surabaya: Prestasi Pustaka.
Wahyudi, F. (2019). Penerapan Prinsip Prudential dalam Perkara Perwalian Anak. Mimbar Hukum, 31(3), 368-383. doi: https://doi.org/10.22146/jmh.44398
Wardah, S. & Sutiyoso, B. (2007). Hukum Acara Perdata dan Perkembangannya di Indonesia. Yogyakarta: Gama Media.














