Kedudukan Teori dalam Struktur Ilmu Hukum

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v3i1.126

Kata Kunci:

Dogmatik, Empiris, Ilmu Hukum, Kedudukan Teori

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang kedudukan teori dalam struktur ilmu hukum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan. Data yang telah terkumpul kemudian diolah secara deskriptif kualitatif, selanjutnya dideskripsikan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori hukum merupakan salah satu disiplin ilmu teoritis, yang objek kajiannya adalah hukum dalam arti luas. Teori hukum tidak mempelajari hukum dalam pengertian dogmatis dan tidak mengkaji hukum dalam pengertian hukum positif tetapi mengkaji ilmu hukum dalam pengertian yang lebih luas. Teori hukum mengkaji ilmu hukum dari perspektif kritis, konkrit, dan analitis sehingga pendekatannya bersifat interdisipliner dan multidisiplin. Teori hukum merupakan pendekatan ilmu hukum yang lebih mendalam di dalam pendekatan ilmu hukum positif dan dogmatika  hukum. Oleh karena itu, teori hukum diposisikan sebagai meta-teori dari teori ilmu hukum sebagai teori hukum positif dan dogmatika hukum.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Bruggink, J. J. H. (1999). Refleksi tentang Hukum: Pengertian-Pengertian Dasar dalam Teori Hukum (Trans. by Bernard Arief Sidharta). Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Fajar, F. (2019). Praksis Politik Nabi Muhammad SAW (Sebuah Tinjaun Teori Politik Modern dan Ketatanegaraan). Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam, 4(1), 82- 98. doi: http://dx.doi.org/10.35673/ajmpi.v4i1.215

Farida, A. (2016). Teori Hukum Pancasila sebagai Sintesa Konvergensi Teori-Teori Hukum di Indonesia. Perspektif, 21(1), 60-69. doi: http://dx.doi.org/10.30742/perspektif.v21i1.176

Finch, J. D. (1979). Introduction to Legal Theory. London: Sweet & Maxwell.

Friedmann, W. (1960). Legal Theory. London: Stevens & Sons.

Gijssels, J. & Hoecke, M. v. (1982). Wat is Rechtsteorie? Antwerpen: Kluwer Rechtswetenschappen.

Hakim, L. (2019). Implementasi Teori Dualistis Hukum Pidana di dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Krtha Bhayangkara, 13(1), 1-16. doi: https://doi.org/10.31599/krtha.v13i1.12

Hakim, M. H. (2016). Pergeseran Orientasi Penelitian Hukum: Dari Doktrinal ke Sosio-Legal. Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran, 16(2), 105-113. doi: https://dx.doi.org/10.18592/sy.v16i2.1031

Klanderman, J. H. M., et al. (1981). Rechtstheorie in Nederland: Ontwikkelingen in de Jaren Zeventig. Nederlands Juristenblad, 56, 61-84.

Law, S. (2003). The Philosophy Gym: 25 Short Adventures in Thinking. New York: Thomas Dunne Books.

Lestari, P. (2020). Pengadaan Tanah untuk Pembangunan demi Kepentingan Umum di Indonesia Berdasarkan Pancasila. SIGn Jurnal Hukum, 1(2), 71-86. doi: https://doi.org/10.37276/sjh.v1i2.54

Mafulah, H. (2020). Pengecualian Perjanjian yang Berkaitan Paten dan Lisensinya dalam Pengawasan Persaingan Usaha. SIGn Jurnal Hukum, 1(2), 87-103. doi: https://doi.org/10.37276/sjh.v1i2.55

Martin, E. A. (Ed.) (2003). Oxford Dictionary of Law (5th edition). London: Oxford University Press.

McLeod, I. (1999). Legal Theory. London: Palgrave Macmillan.

Mertokusumo, S. (2004). Penemuan Hukum: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Liberty.

Mertokusumo, S. & Pitlo, A. (1993). Bab-Bab tentang Penemuan Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Neuman, W. L. (1991). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. Boston: Allyn & Bacon.

Qamar, N. & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).

Salman, O. & Susanto, A. F. (2005). Teori Hukum: Mengingat, Mengumpulkan, dan Membuka Kembali. Bandung: Refika Aditama.

Sayuti, S. (2013). Arah Kebijakan Pembentukan Hukum Kedepan (Pendekatan Teori Hukum Pembangunan, Teori Hukum Progresif, dan Teori Hukum Integratif). Jurnal Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakat, 13(2), 1-22. doi: https://doi.org/10.30631/al-risalah.v13i02.407

Soekanto, S. (2003). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Soekanto, S. (2014). Teori yang Murni tentang Hukum. Bandung: PT. Alumni.

Sudiyana, S. & Suswoto, S. (2018). Kajian Kritis terhadap Teori Positivisme Hukum dalam Mencari Keadilan Substantif. Qistie: Jurnal Ilmu Hukum, 11(1), 107-136. doi: http://dx.doi.org/10.31942/jqi.v11i1.2225

Sulaiman, S. & Rahayu, D. P. (2018). Pembangunan Hukum Indonesia dalam Konsep Hukum Progresif. Hermeneutika: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 128-139. doi: http://dx.doi.org/10.33603/hermeneutika.v2i1.1124

Waters, M. (1994). Modern Sociological Theory. London: Sage Publications.

Wibisana, W. (2018). Perspektif Politik Hukum dan Teori Hukum Pembangunan terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Jurnal Komunikasi Hukum, 4(1), 96-113. doi: http://dx.doi.org/10.23887/jkh.v4i1.13663

Wignjosoebroto, S. (2002). Hukum: Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya. Jakarta: ELSAM & HuMa.

Zaini, Z. D. (2012). Perspektif Hukum sebagai Landasan Pembangunan Ekonomi di Indonesia (Sebuah Pendekatan Filsafat). Jurnal Hukum, Universitas Islam Sultan Agung, 28(2), 929-957. doi: http://dx.doi.org/10.26532/jh.v28i2.220

Diterbitkan

2021-09-11

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Qamar, N. (2021). Kedudukan Teori dalam Struktur Ilmu Hukum. SIGn Jurnal Hukum, 3(1), 52-64. https://doi.org/10.37276/sjh.v3i1.126

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama