Peran Perempuan dalam Festival Budaya dan Pelestarian Tradisi Leluhur: Studi Kasus Event Organizer

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjt.v1i1.231

Kata Kunci:

Event Organizer, Festival Budaya, Pelestarian, Perempuan, Tradisi Leluhur

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis keterlibatan perempuan dalam melestarikan tradisi leluhur melalui penyelenggaraan festival budaya di Kota Parepare. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan adalah purposive sampling, yaitu dilakukan secara sengaja berdasarkan pengetahuan dan aktivitas masyarakat dalam festival kebudayaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: observasi dan wawancara. Data yang terkumpul selama penelitian disusun secara sistematis, dianalisis secara deskriptif kualitatif, dan dideskripsikan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tradisi leluhur yang masih dilestarikan oleh anak suku Bugis. Misalnya, Festival Mallipa, Salo Karajae, dan Tappadalaoiki. Dalam konteks upacara budaya, perempuan berperan sangat penting: mulai dari persiapan hingga pasca penyelenggaraan festival tersebut. Pelestarian tradisi tersebut dilakukan oleh penggiat budaya, seniman dan perempuan yang beregrak di bidang Event Organizer. Salah satu upaya yang dilakukan oleh perempuan yang berprofesi di bidang Event Organizer ialah dengan menyebarluaskan informasi tentang festival budaya yang dilakukan di berbagai spot atau lokasi strategis di Parepare. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada setiap perempuan Bugis untuk tetap melestarikan tradisi leluhur dengan mengambil peran sebagai penyelenggara, pengisi acara, dan penari di berbagai festival kebudayaan di Parepare. Selain itu, orangtua direkomendasikan untuk mendukung pekerjaan anak perempuannya di bidang Event Organizer. Selanjutnya, diharapkan agar Pemerintahan Kota Parepare tidak henti-hentinya mendukung penyelenggaraan festival budaya agar selalu hadir memberi berbagai macam warna dalam melestarikan kesenian daerah yang di Kota Parepare.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Asaad, I., & Rahman, A. (2021). Pengembangan Kota Parepare sebagai Kota Destinasi Wisata Habibie dengan Konsep Sustainable Smart Tourism. Jurnal Pekommas, 6(3), 21-33.

Darmayanti, A., & Budarsa, G. (2021). Peran Ganda Perempuan Bali di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 8(1), 1-12. https://doi.org/10.24036/scs.v8i1.209

Dita, R. (2018). Konstruksi Perempuan dalam Novel (Analisis Naratif pada Novel Rara Mendut Karya YB. Mangunwijaya). Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 15(8), 1-16. http://dx.doi.org/10.36451/j.isip.v15i2.15

Junaid, I. (2019). Model Sinergi Unsur Pentaheliks Pariwisata dalam Pengelolaan Destinasi Wisata Kota Parepare dan Kabupaten Bone. Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 21(1), 22-33. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v21i1.17016

Junaid, I., & Hanafi, H. (2016). Ikon Habibie-Ainun, Strategi Inovatif dalam Mengembangkan Pariwisata di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. JUMPA (Jurnal Master Pariwisata), 3(1), 127-142. https://doi.org/10.24843/JUMPA.2016.v03.i01.p09

Murdaya, M. I., Susanto, L., & Utomo, A. W. (2021). Profil Manajemen Olahraga Rekreasi pada Objek Wisata Genilangit di Kabupaten Magetan. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(2), 15-28. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v1i2.772

Nurhaeni, I. D. A., Sugiarti, R., Marwanti, S., & Pratiwi, R. D. (2017). Disparitas Gender dalam Pembangunan Pariwisata Ramah Lingkungan (Gender Disparities in Ecologically Friendly-Tourism Development). Palastren: Jurnal Studi Gender, 10(1), 1-22. http://dx.doi.org/10.21043/palastren.v10i1.2280

Pranowo, Y. (2016). Transendensi dalam Pemikiran Simone de Beauvoir dan Emmanuel Levinas. Melintas: An International Journal of Philosophy and Religion, 32(1), 73-93. https://doi.org/10.26593/mel.v32i1.1926.73-93

Rizaly, E. N., Djabbar, A., & Rizal, J. (2021). Persepsi Guru dan Dosen Tentang Homestay dalam Melakukan Kegiatan Wisata Edukasi Sekolah. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bidang Pariwisata, 1(1), 8-13.

Rosmiati, R., Soumena, M. Y., & Said, Z. (2022). Strategi Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata dalam Pengembangan Pariwisata Syariah Kota Parepare. Shi’ar: Sharia Tourism Research, 1(1), 43-60.

Salim, M. A. M., & Som, A. P. M. (2018). Shaping Tourist Destinations through Language and Visual Elements on Tourism Websites: A Tourism Discourse Perspective. International Journal of Engineering & Technology, 7(4.34), 364-369. https://doi.org/10.14419/ijet.v7i4.34.26874

Soedarmo, U. R., & Suryana, A. (2019). Peran Keluarga dalam Sosialisasi Adat Istiadat Komunitas Dusun Kuta. Jurnal Artefak, 6(2), 85-98. http://dx.doi.org/10.25157/ja.v6i2.2660

Suhada, D. N. (2021). Feminisme dalam Dinamika Perjuangan Gender di Indonesia. Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED), 3(1), 15-27. https://doi.org/10.52483/ijsed.v3i1.42

Sukasari, G. A., Parma, P. G., & Mahardika, A. A. N. Y. M. (2018). Strategi Penanganan Event pada Hotel The Laguna, A Luxury Collection Resort & Spa, Nusa Dua, Bali. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 2(1), 15-29. https://doi.org/10.23887/jmpp.v2i1.22082

Ulandari, P. (2017). Perempuan di Sektor Publik dalam Perspektif Islam (Pandangan Progresif Rahmah El-Yunusiyah dalam Kepemimpinan sebagai Ulama dan Pelopor Pendidikan Muslimah Indonesia). Agenda: Jurnal Analisis Gender dan Agama, 1(1), 1-26. http://dx.doi.org/10.31958/agenda.v1i1.938

Diterbitkan

2023-01-29

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Dewi, S. (2023). Peran Perempuan dalam Festival Budaya dan Pelestarian Tradisi Leluhur: Studi Kasus Event Organizer. SIGn Journal of Tourism, 1(1), 17-27. https://doi.org/10.37276/sjt.v1i1.231