Early Marriage Incidence Before and During the Covid-19 Pandemic: A Case Study in Palangka Raya City

Penulis

  • Itma Annah Poltekkes Kemenkes Palangkaraya, Indonesia
  • Meirinda Hadina Pondok Bersalin Bidan Etik Lulut, Indonesia
  • Sukmawati A. Damiti Poltekkes Kemenkes Palangkaraya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjph.v3i2.657

Kata Kunci:

Kesehatan Reproduksi, Learning Loss, Pandemi COVID-19, Pernikahan Dini

Abstrak

Pandemi COVID-19 telah memicu lonjakan kasus pernikahan dini yang signifikan secara global, namun dinamika spesifik di tingkat lokal dengan karakteristik demografi urban yang unik seperti di Kota Palangka Raya masih jarang diteliti secara mendalam. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain komparatif ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kejadian dan karakteristik demografi pelaku pernikahan dini di Kota Palangka Raya pada periode sebelum (2019) dan selama pandemi (2020) menggunakan data sekunder dari 172 permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan drastis jumlah kasus lebih dari tiga kali lipat, dari 40 kasus pada tahun 2019 menjadi 132 kasus pada tahun 2020, di mana lonjakan ini didominasi oleh kelompok usia remaja akhir (15 - 19 tahun) yang mencapai 73,48% dari total kasus tahun 2020. Temuan yang paling menonjol adalah pergeseran profil pendidikan, di mana partisipasi remaja berpendidikan SMA meningkat tajam hingga 46,21% selama pandemi, mengindikasikan bahwa disrupsi pendidikan dan kejenuhan akibat sekolah daring menjadi faktor pendorong yang sama kuatnya dengan tekanan ekonomi. Selain itu, Suku Dayak mengalami peningkatan proporsi keterlibatan yang signifikan, menegaskan peran faktor budaya lokal dalam merespons krisis. Studi ini menyimpulkan bahwa pandemi COVID-19 telah memperburuk kerentanan remaja terhadap pernikahan dini melalui mekanisme learning loss dan ketidakstabilan ekonomi, yang berimplikasi serius pada peningkatan risiko kesehatan reproduksi dan stunting di masa depan, sehingga menuntut intervensi multisektoral yang mengintegrasikan penguatan pendidikan, ekonomi, dan pendekatan budaya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Antarsih, N. R., Sari, Y., Sukamti, S., & Lubis, R. (2023). Early-Age Marriage during the Covid-19 Pandemic in Indonesia: 2020-2021 Katadata Analysis. Jurnal Ilmiah Nasional, 5(2), 90-99. https://doi.org/10.54783/jin.v5i2.719

Atik, N. S., & Susilowati, E. (2022). Hubungan Peran Keluarga dengan Tingkat Pengetahuan Siswa SMK Tentang Pernikahan Dini di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 360-367. https://doi.org/10.26751/jikk.v13i1.1355

Bawono, Y., Setyaningsih, S., Hanim, L. M., Masrifah, M., & Astuti, J. S. (2022). Budaya dan Pernikahan Dini di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 24(1), 83-91. https://doi.org/10.26623/jdsb.v24i1.3508

Cindrya, E. (2023). Pernikahan Dini: Analisis Pengasuhan dan Status Kesehatan Anak pada Suku X. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 7(1), 15-28. https://doi.org/10.19109/ra.v7i1.17107

Dahlan, M. S. (2020). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Dilengkapi Aplikasi Menggunakan SPSS. Epidemiologi Indonesia.

Fatmawati, F., Yantin, Y., & Susilawati, S. (2023). Factors Causing Early Marriage from Sociocultural View in the Working Area of Ketapang Health Center of South Sungkai Regency, North Lampung District In 2023. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 3(12), 3953-3971. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i12.11891

Hasudungan, A. N. (2022). Increasing Child Marriage in Indonesia during the Covid-19 Pandemic: What Causes It? Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 2(2), 151-161. https://doi.org/10.55480/saluscultura.v2i2.62

Indriani, F., Pratama, N. H., Sitepu, R. N. B., & Harahap, Y. A. (2023). Dampak Tradisi Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi pada Wanita: Literature Review. Journal of Science and Social Research, 6(1), 1-8. https://doi.org/10.54314/jssr.v6i1.1150

Juhaidi, A., & Umar, M. (2020). Pernikahan Dini, Pendidikan, Kesehatan dan Kemiskinan di Indonesia: Masihkah Berkorelasi? Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 18(1), 1-24. https://doi.org/10.18592/khazanah.v18i1.3585

Kurniawati, R., & Sa’adah, N. (2022). Konseling Lintas Budaya: Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 51-74. https://doi.org/10.29240/jbk.v6i1.3418

Mujiburrahman, M., Nuraeni, N., Astuti, F. H., Muzanni, A., & Muhlisin, M. (2021). Pentingnya Pendidikan Bagi Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini. Community: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 36-41. https://doi.org/10.51878/community.v1i1.422

Musa, S. S., Odey, G. O., Musa, M. K., Alhaj, S. M., Sunday, B. A., Muhammad, S. M., & Lucero-Prisno, D. E. (2021). Early Marriage and Teenage Pregnancy: The Unspoken Consequences of COVID-19 Pandemic in Nigeria. Public Health in Practice, 2, 1-3. https://doi.org/10.1016/j.puhip.2021.100152

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta.

Pratama, O., Dinengsih, S., & Choirunisa, R. (2023). Factor Analysis of Early Marriage during the Covid-19 Pandemic. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 9(2), 204-213. https://doi.org/10.33024/jkm.v9i2.8865

Rahiem, M. D. H. (2021). COVID-19 and the Surge of Child Marriages: A Phenomenon in Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Child Abuse & Neglect, 118, 1-13. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2021.105168

Sari, L. Y., Umami, D. A., & Darmawansyah, D. (2020). Dampak Pernikahan Dini pada Kesehatan Reproduksi dan Mental Perempuan (Studi Kasus di Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu). Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 10(1), 54-65. https://doi.org/10.52643/jbik.v10i1.735

Sekarayu, S. Y., & Nurwati, N. (2021). Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(1), 37-45. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.33436

Sholikhah, T. N. M., Supriyadi, S., Deniati, E. N., & Wardani, H. E. (2024). Literature Review: Kejadian Pernikahan Dini pada Masa Pandemi COVID-19 di Indonesia. Sport Science and Health, 6(8), 788-810. https://doi.org/10.17977/um062v6i82024p788-810

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wiranegara, F. A., Zen, L. F., Rinaldo, R., & Apsari, N. C. (2023). Pengaruh Pandemi COVID-19 terhadap Pernikahan Dini pada Anak di Fase Adolescence. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 4(1), 1-15. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1.49287

Yukich, J., Worges, M., Gage, A. J., Hotchkiss, D. R., Preaux, A., Murray, C., & Cappa, C. (2021). Projecting the Impact of the COVID-19 Pandemic on Child Marriage. Journal of Adolescent Health, 69(6), 23-30. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2021.07.037

Zelharsandy, V. T. (2022). Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi di Kabupaten Empat Lawang. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 11(1), 31-39. https://doi.org/10.55045/jkab.v11i1.136

Diterbitkan

2024-12-25

Cara Mengutip

Annah, I., Hadina, M., & Damiti, S. A. (2024). Early Marriage Incidence Before and During the Covid-19 Pandemic: A Case Study in Palangka Raya City. SIGn Journal of Public Health, 3(2), 31-44. https://doi.org/10.37276/sjph.v3i2.657

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama