Gap between Functional Appointment and Authority Requirements for Industrial Relations Mediators: Legal Effectiveness of Mediation in Murung Raya Regency

Penulis

  • Fransisco Fransisco Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Hermon Hermon Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Eny Susilowati Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Agus Mulyawan Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Lidya Devega Br Sinaga Universitas Palangka Raya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v8i1.794

Kata Kunci:

Efektivitas Hukum, Jabatan Fungsional, Kewenangan Mediator, Mediasi, Mediator Hubungan Industrial

Abstrak

Mediasi merupakan mekanisme penting dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Efektivitas hukumnya berkaitan dengan kesesuaian antara kedudukan aparatur, kompetensi, pelaksanaan kewenangan, ketertiban proses, dan dokumen hasil penyelesaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Mediator Hubungan Industrial dan pemenuhan persyaratan pelaksanaan kewenangan mediator di Kabupaten Murung Raya serta implikasinya terhadap efektivitas hukum mediasi. Penelitian hukum empiris ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dan analisis kualitatif melalui wawancara, keterangan tertulis, dokumen kelembagaan, serta analisis mendalam terhadap lima perkara yang memiliki risalah atau berita acara lengkap beserta dokumen penanganannya. Data dianalisis melalui triangulasi sumber dan pengujian berdasarkan bahan hukum primer dengan menggunakan teori sistem hukum serta faktor penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangkatan fungsional telah menetapkan kedudukan administratif dan mendukung keterlibatan aparatur dalam penanganan perselisihan. Kondisi pendidikan dan pelatihan, kompetensi, pemahaman kewenangan, serta pelaksanaan fungsi mediator menunjukkan ketidakselarasan pada pelaksanaannya. Temuan tersebut meliputi dua perkara tanpa kesepakatan yang dilimpahkan ke tingkat provinsi tanpa anjuran tertulis pada tingkat kabupaten, tiga Perjanjian Bersama yang tidak mencantumkan kedudukan sebagai Mediator Hubungan Industrial pada bagian penyaksian, variasi jangka waktu penanganan berdasarkan dokumen perkara, serta ketidaktepatan dasar hukum dalam sejumlah dokumen. Efektivitas hukum mediasi di Kabupaten Murung Raya berkaitan dengan kesesuaian antara kedudukan fungsional, kompetensi, pemahaman kewenangan, ketertiban proses, dan dokumen hasil penyelesaian.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aditiarman, A., Syam, F., Ramadhona, A., Dewi, R., & Nofanda, S. (2026). Evaluasi Kebijakan dan Hambatan Implementasi Mediator Independen dalam Sistem Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Indonesian Journal of Law and Justice, 3(3), 1-14. https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i3.5521

Alamsyah, M. F. P., & Rahaju, T. (2022). Peran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial melalui Mediasi. Publika, 10(4), 1151-1162. https://doi.org/10.26740/publika.v10n4.p1151-1162

Arpangi, A., & Sanni, T. (2025). The State’s Injustice: Failing to Protect Fixed-Term Workers’ Rights. Journal of Human Rights, Culture and Legal System, 5(1), 158-186. https://doi.org/10.53955/jhcls.v5i1.531

Decision of Minister of Manpower of the Republic of Indonesia Number 427 of 2025 on the Stipulation of the Indonesian National Work Competency Standards for the Category of Rental and Leasing Activities Without Purchase Options, Employment Activities, Travel Agencies, and Other Business Support Activities, Main Group of Employment Activities, in the Field of Industrial Relations. https://jdih.kemnaker.go.id/peraturan/detail/2798

Decision of the Constitutional Court of the Republic of Indonesia Number 68/PUU-XIII/2015 on the Judicial Review of Law Number 2 of 2004. https://tracking.mkri.id/index.php?page=web.TrackPerkara&id=68/PUU-XIII/2015

Decision of the Constitutional Court of the Republic of Indonesia Number 125/PUU-XXIV/2026 on the Judicial Review of Law Number 2 of 2004. https://tracking.mkri.id/index.php?page=web.TrackPerkara&id=125/PUU-XXIV/2026

Dermawan, F. A., & Sarnawa, B. (2021). Peran Dinas Tenaga Kerja dalam Proes Mediasi Penyelesaian Permasalahan Hubungan Industrial. Media of Law and Sharia, 2(3), 272-287. https://doi.org/10.18196/mls.v2i3.12076

Deviona, A. A., Sriono, S., & Siahaan, N. (2024). Social Security and Compensation: Analyzing the Protection of Fixed-Term Employment Contract Workers under the Omnibus Law on Job Creation. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 85-96. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.369

Fransisco, F., Hermon, H., & Susilowati, E. (2026). Handep Hapakat and the Future of Fair Labor Dispute Resolution. Jurnal Akta, 13(1), 178-190. https://doi.org/10.30659/akta.v13i1.51244

Fransisco, F., Nugroho, A., & Natania, E. B. R. (2025). Non-Standard Employment Relationships in the Digital Era: A Normative Study on the Regulatory Void in Protecting Ride-Hailing Drivers. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 580-597. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.503

Friedman, L. M. (1975). The Legal System: A Social Science Perspective. Russell Sage Foundation. https://books.google.co.id/books?id=pvIWAwAAQBAJ

Handayani, P. (2021). Kelemahan Peraturan Mediasi dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Petita, 3(2), 259-271. https://doi.org/10.33373/pta.v3i2.3831

Herdiana, D., Ekawati, D., & Santini, I. (2025). Ineffectiveness of Industrial Relations Court Decision Execution: A Critical Analysis of Procedural Law Vacuum and the Urgency of Establishing a Special Execution Institution. SIGn Journal of Social Science, 6(1), 171-186. https://doi.org/10.37276/sjss.v6i1.542

Huri, D., Ihtisyam, H., Izzah, P. N., Tsany, A. F., & Permatasaridewi, P. M. (2023). Problematika Proses Mediasi Ketenagakerjaan Ditinjau dari Aspek Keadilan (Studi pada Disnakertrans Jawa Timur). Maliyah: Jurnal Hukum Bisnis Islam, 13(2), 221-251. https://doi.org/10.15642/maliyah.2023.13.2.221-251

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Kadroni, K. (2022). Kepastian Hukum terhadap Batas Waktu Perundingan (Bipartit) sebagai Syarat Mogok Kerja di dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Jurnal Impresi Indonesia, 1(8), 834-849. https://doi.org/10.58344/jii.v1i8.245

Kasih, D. P. D., Salain, M. S. P. D., Sudiarawan, K. A., Dwijayanthi, P. T., Sawitri, D. A. D., & Pratama, A. C. P. N. (2022). Classification of Industrial Relations Disputes Settlement in Indonesia: Is It Necessary? Hasanuddin Law Review, 8(1), 79-94. https://doi.org/10.20956/halrev.v8i1.3502

Kunarti, S., Hidayah, N. P., Hariyanto, H., & Ulum, M. B. (2024). The Legal Politics of Outsourcing and Its Implication for the Protection of Workers in Indonesia. Sriwijaya Law Review, 8(1), 1-19. https://doi.org/10.28946/slrev.vol8.iss1.2750.pp1-19

Kusmayanti, H., Yuanitasari, D., Suhartini, E., Masykur, M. H., Kania, D., Rajamanickam, R., & Artiana, M. M. (2023). Acte Van Dading in the Settlement of Industrial Relations Disputes in Indonesia. Cogent Social Sciences, 9(2), 2274148. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2274148

Law of the Republic of Indonesia Number 2 of 2004 on the Settlement of Industrial Relations Disputes (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2004 Number 6, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4356). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/2

Mahy, P. (2022). Indonesia’s Omnibus Law on Job Creation: Legal Hierarchy and Responses to Judicial Review in the Labour Cluster of Amendments. Asian Journal of Comparative Law, 17(1), 51-75. https://doi.org/10.1017/asjcl.2022.7

Mantili, R. (2021). Konsep Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial antara Serikat Pekerja dengan Perusahaan melalui Combined Process (Med-Arbitrase). Jurnal Bina Mulia Hukum, 6(1), 47-65. https://doi.org/10.23920/jbmh.v6i1.252

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Third Edition). Sage. https://books.google.co.id/books?id=p0wXBAAAQBAJ

Oktafien, S., Sofiati, E., Kowara, Y., Permana, J., Endang, C., Hidayat, T., Ahmadien, I., Sumadinata, Y. E., Tiarapuspa, T., & Aseanty, D. (2023). Systematic Literature Review: Implementation of Dispute Settlement Methods between Trade Unions and Companies in Indonesia. Devotion: Journal of Research and Community Service, 4(7), 1531-1544. https://doi.org/10.59188/devotion.v4i7.514

Pangestu, M. R. E., Padaloka, R. P. M., & Rambuni, A. R. (2025). Optimizing the Role of Mediators in Resolving Workers’ Rights Disputes. Mendapo: Journal of Administrative Law, 6(3), 228-251. https://doi.org/10.22437/mendapo.v6i3.50692

Perdana, S. (2023). The Government as the Intermediate in the Settlement of Labor Disputes in Indonesia. Journal of Law and Sustainable Development, 11(6), e1225. https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i6.1225

Pradana, G. W., & Raharjo, P. S. (2022). Peran Mediator Hubungan Industrial dalam Menyelesaikan Perselisihan Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Madiun. Jurnal Discretie, 3(3), 160-170. https://doi.org/10.20961/jd.v3i3.52337

Puspasari, A., & MoHa, L. (2024). The Effectiveness of Industrial Relations Dispute Resolution Based on Law No. 2 of 2004: An Analysis of Mediation, Conciliation, and Arbitration in Various Industrial Sectors in Indonesia. Journal of Mujaddid Nusantara, 1(4), 186-197. https://doi.org/10.62568/jomn.v1i4.202

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ

Ramdani, R., & Syafril, R. (2024). Efektivitas Pelaksanaan Mediasi dalam Penyelesaian Perselisihan Sengketa Hubungan Industrial (PPHI) di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(3), 1665-1674. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i3.737

Regent Decision of Murung Raya Number 821/265/2021 on the Equalization of Administrative Positions into Functional Positions within the Government of Murung Raya Regency.

Regulation of Minister of Manpower and Transmigration of the Republic of Indonesia Number 17 of 2014 on the Appointment and Dismissal of Industrial Relations Mediators and Mediation Procedures (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 1435). https://peraturan.go.id/id/permenakertrans-no-17-tahun-2014

Regulation of Minister of Manpower of the Republic of Indonesia Number 3 of 2024 on the Administration of Competency Tests for the Functional Position of Industrial Relations Mediator (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2024 Number 71). https://peraturan.go.id/id/permenaker-no-3-tahun-2024

Regulation of Minister of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform of the Republic of Indonesia Number 83 of 2020 on the Functional Position of Industrial Relations Mediator (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2020 Number 1476). https://peraturan.go.id/id/permenpanrb-no-83-tahun-2020

Regulation of Minister of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform of the Republic of Indonesia Number 17 of 2021 on the Equalization of Administrative Positions into Functional Positions (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2021 Number 525). https://peraturan.go.id/id/permenpanrb-no-17-tahun-2021

Regulation of Minister of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform of the Republic of Indonesia Number 21 of 2025 on Functional Positions in the Manpower Sector (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2025 Number 1194). https://peraturan.go.id/id/permenpanrb-no-21-tahun-2025

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Siddik, M. (2025). Judicial Diagnostic Failure: A Deconstruction of Disharmony as a Rationale in Employment Termination Rulings. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 598-613. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.512

Soekanto, S. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. PT. Raja Grafindo Persada. https://rajagrafindo.co.id/produk/faktor-faktor

Sudiarawan, K. A., Yasa, P. G. A. S., Kasih, D. P. D., Dananjaya, N. S., & Damayanti, N. K. D. (2024). Formulation of Online Dispute Resolution in Realizing Fair Industrial Relations Dispute Settlement: A Comparative Study. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 12(2), 227-248. https://doi.org/10.29303/ius.v12i2.1308

Wibowo, R. F., & Herawati, R. (2021). Perlindungan bagi Pekerja atas Tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara Sepihak. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(1), 109-120. https://doi.org/10.14710/jphi.v3i1.109-120

Widodo, J. A. P., Rafidah, C. N. N., Aprianto, M. Z. N., & Silsila, D. A. (2026). Evaluasi Efektivitas Mediasi dalam Penyelesaian Konflik Perburuhan di Indonesia: Antara Kepastian Prosedural dan Keadilan Substantif. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 236-244. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6744

Yitawati, K., Chairani, M. A., & Pradhana, A. P. (2024). Problematika Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan dalam Memberikan Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja. Jurnal Rechtens, 13(1), 97-118. https://doi.org/10.56013/rechtens.v13i1.2671

Diterbitkan

2026-08-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Fransisco, F., Hermon, H., Susilowati, E., Mulyawan, A., & Sinaga, L. D. B. (2026). Gap between Functional Appointment and Authority Requirements for Industrial Relations Mediators: Legal Effectiveness of Mediation in Murung Raya Regency. SIGn Jurnal Hukum, 8(1), 518-539. https://doi.org/10.37276/sjh.v8i1.794

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama