Evidentiary Standards and Limits of Criminal Liability for False Testimony under Oath in Indonesia’s Criminal Justice System
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v8i1.763Kata Kunci:
Kesengajaan, Keterangan Palsu di Atas Sumpah, Pertanggungjawaban Pidana, Pertimbangan Hukum Hakim, Standar PembuktianAbstrak
Persoalan utama dalam pembuktian keterangan palsu di atas sumpah terjadi ketika ketidakbenaran objektif diperlakukan sebagai bukti langsung mengenai kesengajaan terdakwa. Penelitian ini bertujuan merumuskan standar pembuktian unsur objektif, pembuktian kesalahan terdakwa, batas pertanggungjawaban pidana, dan struktur pertimbangan hukum hakim berdasarkan Pasal 373 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dan bahan nonhukum pendukung dianalisis secara yuridis kualitatif melalui penafsiran gramatikal, sistematis, dan teleologis. Penelitian ini merumuskan kerangka pembuktian dua tahap. Tahap pertama mencakup keadaan hukum pemberian keterangan, sumpah atau bentuk lain yang disamakan dengannya, bentuk dan cara pemberian, atribusi perbuatan, bagian keterangan yang didakwakan palsu, fakta pembanding, serta fungsi dan keabsahan alat bukti. Tahap kedua mencakup pengetahuan aktual atas ketidakbenaran, kehendak memberikan keterangan, fakta tidak langsung, penjelasan alternatif, kemampuan bertanggung jawab, dan alasan pemaaf. Motif, inkonsistensi, jabatan, akses berdasarkan hubungan hukum, atau tindakan selama pemeriksaan tidak cukup menjadi satu-satunya dasar kesengajaan. Tidak terbuktinya pengetahuan atau kesengajaan mengakibatkan putusan bebas. Keberadaan dasar peniadaan pidana setelah perbuatan dan kesalahan terbukti mengakibatkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi unsur, fakta, alat bukti, keadaan batin, dan struktur pertimbangan hukum hakim dalam satu model pembuktian prospektif terhadap rezim hukum pidana baru.
Unduhan
Referensi
The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang-dasar
Akbar, M., Dewi, E., & Fardiansyah, A. I. (2025). Analisis Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana Percobaan terhadap Pelaku tindak Pidana Pemberian Keterangan Palsu di Atas Sumpah (Studi Putusan Nomor: 1353/Pid.B/2017/PN.Tjk dan 23/Pid/2018/PT.Tjk). Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 4(10), 2892-2901. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i10.4692
Butt, S., & Nathaniel, A. (2024). Evidence from Criminal Law Experts in Indonesian Criminal Trials: Usurping the Judicial Function? The International Journal of Evidence & Proof, 28(2), 129-153. https://doi.org/10.1177/13657127231217319
Glomb, K., Piotrowski, P., Gulla, B., Romanowska, I., & Mastek, M. (2024). How Emotions Shape Memory? The Moderating Effect of Healthy Emotionality on Eyewitness Testimony. Frontiers in Psychology, 15, 1406897. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1406897
Hiariej, E. O. S. (2012). Teori dan Hukum Pembuktian. Erlangga.
Huda, C. (2011). Dari ‘Tiada Pidana tanpa Kesalahan Menuju’ kepada ‘Tiada Pertanggungjawaban Pidana tanpa Kesalahan’: Tinjauan Kritis terhadap Teori Pemisahan Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana. Kencana Prenada Media Group. https://books.google.co.id/books?id=ofpDDwAAQBAJ
Irwan, M., Rahman, A., & Amaliyah, A. (2025). Judicial Law-Finding in the Criminal Justice System: Harmonizing Legal Certainty and Substantive Justice. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 647-663. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.502
Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.
Jainah, Z. O., Hasan, Z., & Triyadi, G. W. (2023). Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Terhadap Terdakwa Memberikan Keterangan Palsu Demi Kepentingan Diri. Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum, 8(1), 67-77. https://doi.org/10.24967/jcs.v8i1.2326
Juanda, E. (2025). Mencoba Memahami Tindak Pidana Keterangan Palsu di Atas Sumpah Berdasarkan Ketentuan Pasal 373 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 13(1), 193-212. Retrieved from https://jurnal.unigal.ac.id/galuhjustisi/article/view/18159
Komalasari, R., & Mustafa, C. (2023). Electronic Evidence in the Healthy Justice System: Reimagined. Jurnal Hukum dan Peradilan, 12(3), 547-580. https://doi.org/10.25216/jhp.12.3.2023.547-580
Latupeirissa, C. M., Hehanussa, D. J. A., & Latupeirissa, J. E. (2023). Kajian Yuridis Kesaksian Palsu dalam Pembuktian Tindak Pidana. Sanisa: Jurnal Kreativitas Mahasiswa Hukum, 3(2), 80-88. https://doi.org/10.47268/sanisa.v3i2.1891
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1946 on the Penal Code Regulations. https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/814
Law of the Republic of Indonesia Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2008 Number 58, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4843). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/138
Law of the Republic of Indonesia Number 48 of 2009 on the Judicial Power (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2009 Number 157, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5076). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/585
Law of the Republic of Indonesia Number 19 of 2016 on Amendment to Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 251, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5952). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1683
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2023 on the Penal Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6842). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1818
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2024 on the Second Amendment to Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2024 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6905). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1842
Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2025 on the Criminal Procedure Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2025 Number 188, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 7149). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/2011
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2026 on Penal Adjustment (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2026 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 7153). https://dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/2012
Minissale, A., & Blix, S. B. (2025). Beyond a Reasonable Doubt: The Emotive-Cognitive Evaluation of Intent and Credibility. International Journal of Law in Context, 21(4), 691-710. https://doi.org/10.1017/S174455232510013X
Muhni, A., Basri, M., Rivanie, S. S., Iskandar, I., Muin, A. M., & Mirzana, H. A. (2025). Integration of Anti-SLAPP in the Reform of the Indonesian Criminal Procedure Code in an Effort to Protect Human Rights. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 437-453. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.485
Oktana, R., Akub, S., & Maskun, M. (2023). Social Media in the Process of Evidence of Electronic Information and Transaction Crimes. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 320-331. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.252
Otgaar, H., Beuf, T. L. F. D., Sauerland, M., & Schincariol, A. (2024). Evaluating the Validity of Testimony: The Role of the Order of Evidence. Forensic Science International: Synergy, 9, 100562. https://doi.org/10.1016/j.fsisyn.2024.100562
Otgaar, H., Mangiulli, I., Battista, F., & Howe, M. L. (2023). External and Internal Influences Yield Similar Memory Effects: The Role of Deception and Suggestion. Frontiers in Psychology, 14, 1081528. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1081528
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ
Raver, A., Lindholm, T., Gustafsson, P. U., & Alm, C. (2023). Memory Accuracy, Suggestibility and Credibility in Investigative Interviews with Native and Non-Native Eyewitnesses. Frontiers in Psychology, 14, 1240822. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1240822
Rizal, M. U., Supeno, S., & Razi, F. (2024). Analisis Yuridis Putusan Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Linggau Terhadap Pelaku Tindak Pidana Sumpah Palsu (Studi Putusan Nomor 464/Pid.B/2023/PN.Llg). Legalitas: Jurnal Hukum, 16(2), 211-215. https://doi.org/10.33087/legalitas.v16i2.784
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
Sporer, S. L., & Masip, J. (2023). Millennia of Legal Content Criteria of Lies and Truths: Wisdom or Common-Sense Folly? Frontiers in Psychology, 14, 1219995. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1219995
Sutopo, R. B. P., & Panjaitan, H. (2025). A Juridical Demarcation: Reconstructing the Proof of Mens Rea to Differentiate Policy and Corruption by Public Officials. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 765-784. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.525














