Deconstruction of Legal Liability for Road Users in Whoosh Feeder Train Accidents at Unguarded Level Crossings

Penulis

  • Irine Sofa Nugri Hastiwi Universitas Airlangga, Indonesia
  • Balqis Salsabila Universitas Airlangga, Indonesia
  • Yayang Izzati Universitas Airlangga, Indonesia
  • Zefanya Margaretha Universitas Airlangga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.643

Kata Kunci:

Kereta Api Feeder Whoosh, Masyarakat Pengguna Jalan, Perbuatan Melawan Hukum, Perlintasan Sebidang Tanpa Palang, Tanggung Renteng

Abstrak

Pengoperasian Kereta Api Feeder Whoosh pada perlintasan sebidang tanpa palang telah memicu rentetan kecelakaan fatal yang menempatkan masyarakat pengguna jalan sebagai korban kecelakaan yang rentan. Ironisnya, korban menghadapi disparitas pelindungan akibat limitasi asuransi sosial negara yang mereduksi pemulihan kerugian harta benda, serta regulasi sektoral yang memfasilitasi pelindungan semu bagi operator. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksikan kedudukan hukum korban kecelakaan, mendekonstruksi asumsi kelalaian manusia menjadi kelalaian sistemik korporasi, serta merumuskan skema pertanggungjawaban perdata secara tanggung renteng. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, dengan menganalisis secara kualitatif deduktif berbagai instrumen regulasi perkeretaapian, lalu lintas, dan hukum perdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan pemulihan kerugian materiil merupakan bentuk pengingkaran terhadap asas kemanfaatan (zweckmässigkeit) dan kepastian hukum (rechtssicherheit). Tekanan jadwal integrasi waktu (bundling) terbukti mengakibatkan kegagalan pemenuhan Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian, sehingga mengalihkan beban pertanggungjawaban kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui penerapan doktrin tanggung jawab pengganti. Lebih lanjut, ketiadaan palang pintu pada jalan raya merupakan bentuk pembiaran (omission) prasarana oleh Pemerintah Daerah yang melanggar standar kelaikan jalan, yang memenuhi kualifikasi perbuatan melawan hukum oleh penguasa (onrechtmatige overheidsdaad). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelalaian administratif negara dan korporasi tersebut secara paripurna memenuhi unsur perbuatan melawan hukum. Sebagai rekomendasi, kekuasaan kehakiman wajib menerapkan gugatan ganti kerugian materiil secara tanggung renteng melalui instrumen Pasal 1365 juncto Pasal 1366 KUHPerdata, diiringi dengan revisi legislasi secara komprehensif guna merestorasi keadilan (gerechtigkeit) bagi masyarakat sipil.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adityo, R. D. (2024). Supeltas dalam Tinjauan Asas Kepastian Hukum. Ajudikasi: Jurnal Ilmu Hukum, 8(1), 27-42. https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v8i1.7883

Agata, A. D. (2020). Perlindungan Penumpang Kecelakaan Kereta Api di Daerah Operasi 4 Semarang. Dinamika Hukum, 21(1), 36-42. https://doi.org/10.35315/dh.v24i1.8322

Antoro, B., & Sahputra, N. (2023). Faktor-Faktor yang Pengaruh Minat Masyarakat Mengunakan Jasa Transportasi Kereta Api Bandar Udara Internasional Kualanamu pada PT. Railink Cabang Medan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(6), 4627-4639. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5897

Aurelia, G., Alrasyid, C. K., Ardiningtyas, A. T., & Tarina, D. D. Y. (2025). Tanggung Jawab Hukum dalam Pengangkutan Darat: Putusan Mahkamah Agung Nomor 2081 K/Pdt/2006. Jurnal Kritis Studi Hukum, 10(11), 69-74. Retrieved from https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jksh/article/view/16286

Colonial Regulations, Staatsblad Number 23 of 1847 on the Burgerlijk Wetboek voor Indonesie/the Civil Code. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/kitab-undang-undang-hukum-perdata/detail

DetikJabar. (2023, December 15). 5 Fakta Tabrakan Maut KA Feeder Whoosh di Lintasan Tanpa Palang Pintu. Detik News. Retrieved December 7, 2025, from https://news.detik.com/berita/d-7090819/5-fakta-tabrakan-maut-ka-feeder-whoosh-di-lintasan-tanpa-palang-pintu

Government Regulation in Lieu of Law of the Republic of Indonesia Number 2 of 2022 on Job Creation (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2022 Number 238, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6841). https://peraturan.go.id/id/perppu-no-2-tahun-2022

Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 72 of 2009 on Railway Traffic and Transportation (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2009 Number 176, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5086). https://peraturan.go.id/id/pp-no-72-tahun-2009

Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 61 of 2016 on Amendment to Government Regulation Number 72 of 2009 on Railway Traffic and Transportation (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 264, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5961). https://peraturan.go.id/id/pp-no-61-tahun-2016

Hartanto, G., Mau, H. A., & Candra, M. (2025). Analisis Yuridis Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) pada Tanah Perkeretaapian dalam Mewujudkan Kepastian Hukum. Journal Evidence of Law, 4(2), 699-707. Retrieved from https://jurnal.erapublikasi.id/index.php/jel/article/view/1499

Latemmamala, A. F., & Fachri, F. A. (2026). Reconstructing Legal Liability and Division of Authority: Mitigating Mass Poisoning in the Free Nutritious Meal Program. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 1275-1292. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.637

Law of the Republic of Indonesia Number 34 of 1964 on the Road Traffic Accident Compulsory Insurance Fund (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1964 Number 138, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 2721). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1454

Law of the Republic of Indonesia Number 23 of 2007 on Railways (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2007 Number 65, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4722). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/102

Law of the Republic of Indonesia Number 22 of 2009 on Road Traffic and Transportation (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2009 Number 96, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5025). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/539

Law of the Republic of Indonesia Number 6 of 2023 on Enactment of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job Creation Into Law (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 41, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6856). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1825

Leliana, A., Soimun, A., Puspitasari, A., & Apriliani, N. F. (2024). Studi Biaya Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Berpalang Pintu dan Tanpa Palang Pintu di Jawa Timur. Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE), 6(2), 95-101. https://doi.org/10.47080/josce.v6i02.3336

Leo, M., Aritonang, Z. R., & Aritonang, L. M. (2025). Tinjauan Yuridis Pertanggung Jawaban Ganti Rugi Kecelakaan Kereta Api di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(4), 1-13. Retrieved from https://rewangrencang.com/ojs/index.php/jhlg/article/view/775

Mariyam, S., Mulyani, S., & Saryana, S. (2025). Corporate Liability of Ride-Hailing Services: An Analysis of Partnership Legal Fiction and the Reconstruction of Passenger Safety Regulation. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 803-820. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.529

Marzuki, P. M. (2005). Penelitian Hukum. Kencana Prenada Media Group.

Pane, V. Z., Saptono, H., & Prananingtyas, P. (2025). Tinjauan Yuridis Pembayaran Klaim Asuransi Secara Ex Gratia oleh PT. Jasa Raharja Terhadap Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan yang Tidak Membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Diponegoro Law Journal, 14(3), 1-12. https://doi.org/10.14710/dlj.2025.51945

Panjaitan, B. P., Ismail, I., & Iryani, D. (2022). Mewujudkan Kepastian Hukum Program Penjaminan Polis untuk Melindungi Pemegang Polis Asuransi. Setara: Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 1-25. Retrieved from https://www.ejurnal.ubk.ac.id/index.php/setara/article/view/307

Pradana, W. (2024, February 8). Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertemper KA Feeder di Cimahi. Detik Jabar. Retrieved December 7, 2025, from https://www.detik.com/jabar/berita/d-7183705/wanita-tanpa-identitas-tewas-tertemper-ka-feeder-di-cimahi

Pratama, S. S. (2022). Analisis Hukum Terhadap Proses Klaim Santunan Atas Korban Kecelakaan Lalu Lintas oleh Perusahaan Asuransi (Studi pada PT Jasa Raharja Persero). Audi Et Ap: Jurnal Penelitian Hukum, 1(1), 78-93. https://doi.org/10.24967/jaeap.v1i01.1528

Pratiwi, A. D. E., & Mulyanti, A. S. (2025). Passenger Train Accidents and the Accountability of PT Kereta Api Indonesia: A Critical Study on the Effectiveness of Law No. 23 of 2007. Jurnal Usm Law Review, 8(3), 1519-1532. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12463

Primawati, A. M., & Suryono, A. (2024). Tanggung Jawab PT. KAI (Persero) Terhadap Kecelakaan Kereta Api pada Keselamatan Penumpang. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 2(2), 179-189. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i2.1103

Putra, R. H. B. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Penumpang Kereta Api dalam Peristiwa Kecelakaan Kereta Api di Indonesia. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 19(2), 492-508. Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/qodiri/article/view/4390

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ

Radbruch, G. (1950). Legal Philosophy (Trans. by K. Wilk). Harvard University Press. https://books.google.co.id/books?id=mjHhvQEACAAJ

Regulation of Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 69 of 2018 on the Railway Safety Management System (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2018 Number 963). https://peraturan.go.id/id/permenhub-no-pm69-tahun-2018

Regulation of Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 94 of 2018 on the Safety Improvement of Level Crossings Between Railway Tracks and Roads (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2018 Number 1322). https://peraturan.go.id/id/permenhub-no-pm94-tahun-2018

Rompas, F. S. T. (2021). Tanggung Jawab Penyelenggara Prasarana Perkretaapian Atas Kerugian Sebagai Akibat Kecelakaan. Lex Privatum, 9(11), 5-15. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexprivatum/article/view/38343

Rosojati, H., Darmastuti, S., & Atiandina, D. (2023). Menatap Sustainable Development pada Kereta Cepat. JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora), 9(1), 19-29. https://doi.org/10.29303/jseh.v9i1.201

Sabrie, H. Y., & Amalia, R. (2015). Karakteristik Hubungan Hukum dalam Asuransi Jasaraharja Terhadap Klaim Korban Kecelakaan Angkutan Umum. Yuridika, 30(3), 387-406. https://doi.org/10.20473/ydk.v30i3.1949

Samad, R. P., Ardiansyah, A., & Nabilah, E. A. (2025). A Critical Analysis of Corporate Criminal Liability in Law Number 1 of 2023. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 664-681. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.515

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Setiawan, R. A., & Esthi, A. (2024). Pertanggungjawaban Perdata PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Terhadap Keselamatan Penumpang Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (Studi Daerah Operasi VIII Surabaya). Dekrit, 14(1), 106-122. https://doi.org/10.55499/dekrit.v14n1.257

Sitorus, B. (2024). Strategi Kompetitif Penyediaan Angkutan Lanjutan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dalam Meningkatan Minat Pengguna. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 8(2), 1-7. https://doi.org/10.37367/jpi.v8i2.323

Diterbitkan

2026-03-03

Cara Mengutip

Hastiwi, I. S. N., Salsabila, B., Izzati, Y., & Margaretha, Z. (2026). Deconstruction of Legal Liability for Road Users in Whoosh Feeder Train Accidents at Unguarded Level Crossings. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 1308-1324. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.643