Evidentiary Legal Aspects of Oral Defamation Committed in Public: A Study of Amlapura District Court Decision Number Nomor 64/Pid.B/2020/PN Amp

Penulis

  • Fadli Armando Universitas Labuhanbatu, Indonesia
  • Risdalina Risdalina Universitas Labuhanbatu, Indonesia
  • Kusno Kusno Universitas Labuhanbatu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.646

Kata Kunci:

Aspek Hukum Pembuktian, Pencemaran Nama Baik, Pidana Bersyarat, Putusan Pengadilan

Abstrak

Disparitas yang mencolok antara fakta sikap resisten Terdakwa dengan pertimbangan hakim yang meringankan dalam perkara pencemaran nama baik secara lisan merupakan anomali yuridis. Kondisi ini secara fundamental mencederai kepastian hukum dan rasa keadilan korban. Penelitian ini melakukan telaah yuridis terhadap Putusan Nomor 64/Pid.B/2020/PN Amp. Dalam putusan tersebut, hakim menjatuhkan pidana bersyarat kepada Terdakwa yang secara fakta hukum terbukti menolak meminta maaf kepada korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum pembuktian dalam pemenuhan unsur objektif dan subjektif delik, serta menguji validitas penerapan sanksi pidana bersyarat berdasarkan fakta persidangan. Metode penelitian yang diterapkan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan untuk membedah koherensi antara fakta dan norma. Hasil penelitian mengungkap adanya dualisme kualitas penegakan hukum. Pada tahap pembuktian kesalahan, Majelis Hakim berhasil membuktikan seluruh unsur Pasal 310 ayat (1) KUHP secara presisi berdasarkan alat bukti sah Pasal 184 KUHAP. Namun, pada tahap pemidanaan, penerapan Pasal 14a KUHP mengandung cacat logika internal (internal contradiction) yang serius. Syarat materiil “prognosis perilaku” dibangun di atas asumsi penyesalan yang imajiner dan bertentangan diametral dengan fakta persidangan yang menunjukkan sikap menantang (high defiance). Kesimpulannya, putusan ini mengandung inkonsistensi pembuktian syarat subjektif yang berimplikasi pada tingginya risiko kegagalan eksekusi pengawasan sebagaimana diatur Pasal 276 KUHAP. Penelitian merekomendasikan perlunya objektivitas indikator penyesalan dalam pedoman pemidanaan untuk mencegah impunitas terselubung dan menjaga wibawa peradilan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Anggraeni, I. Z., & Harjono, H. (2023). Analisis Pertimbangan Hakim dalam Memutus Perkara Pencemaran Nama Baik Melalui Facebook. Verstek, 11(3), 498-507. https://doi.org/10.20961/jv.v11i3.73336

Chariansyah, H. (2025). Juridical Implications of Constitutional Court Decision Number 105/PUU-XXII/2024 Regarding Freedom of Expression in the Digital Space. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 562-579. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.498

Decision of the District Court of Amlapura Number 64/Pid.B/2020/PN Amp on Defendant: I Made Darsih. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaeb2fad6646e742b025313330353335.html

Djatmika, P., & Istiqomah, M. (2025). The Sentencing of Insult and/or Defamation Cases in Indonesia. Arena Hukum, 18(2), 313-339. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum2025.01802.7

Emaliawati, E. (2024). Defamation in the Digital Age: An Analysis of the Application of Restorative Justice under Indonesian Criminal Law. Intellectual Law Review, 2(1), 32-45. https://doi.org/10.59108/ilre.v2i1.62

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Jaelani, A. K., & Luthviati, R. D. (2021). The Crime of Damage after the Constitutional Court’s Decision Number 76/PUU-XV/2017. Journal of Human Rights, Culture and Legal System, 1(1), 31-42. https://doi.org/10.53955/jhcls.v1i1.5

Josephine, E. J., & Hutabarat, R. R. (2024). Determining Relative Competence in Resolving Criminal Defamation Cases Under Indonesian Positive Law. Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren, 6(2), 53-71. https://doi.org/10.46924/jihk.v6i2.235

Khotimah, A. K., Budyatmojo, W., & Lukitasari, D. (2022). Penerapan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial. Recidive: Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan, 11(3), 285-295. https://doi.org/10.20961/recidive.v11i3.67461

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1946 on the Penal Code Regulations. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/814

Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1981 on the Criminal Procedure Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1981 Number 76, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3209). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/755

Majid, P. S., & Angraeni, B. S. (2025). Constitutional Implications of Constitutional Court Decision No. 105/PUU-XXII/2024 on Freedom of Expression and Defamation in Indonesia. Constitutional Law Review, 4(2), 117-131. https://doi.org/10.30863/clr.v4i2.5951

Mashdurohatun, A., Sugihartono, B., Masrifah, N., Adhi, A. I. K., & Glaser, H. (2025). Combating Digital Defamation: Regulations, Challenges and Protecting Reputation. Journal of Sustainable Development and Regulatory Issues, 3(3), 486-514. https://doi.org/10.53955/jsderi.v3i3.147

Muhni, A., Basri, M., Rivanie, S. S., Iskandar, I., Muin, A. M., & Mirzana, H. A. (2025). Integration of Anti-SLAPP in the Reform of the Indonesian Criminal Procedure Code in an Effort to Protect Human Rights. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 437-453. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.485

Nahor, T. B., Selan, Y. M., & Hartanto, H. (2025). Analisis Pertimbangan Hakim Mengenai Pencemaran Nama Baik yang Dilakukan oleh Tokoh Publik dengan Putusan Bebas: Studi Putus Nomor 202/Pid.Sus/2023/PN.Jak.Tim. Krisna Law: Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 7(2), 1-9. https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v7i2.1068

Ngiji, R. P. A. D., Suseno, S., & Atmaja, B. A. (2022). Penerapan Pasal 27 Ayat (3) UU ITE dalam Perkara Pencemaran Nama Baik melalui Media Sosial terhadap Kelompok Orang. Jurnal Fundamental Justice, 3(1), 19-34. https://doi.org/10.30812/fundamental.v3i1.1796

Paramartha, I. G. R. C., Hartono, M. S., & Setianto, M. J. (2024). Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Agung Terhadap Kasus Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1845/K/Pid/2009). Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis, 4(3), 1-9. https://doi.org/10.23887/jih.v4i3.5032

Pasaribu, A. S., Saputra, M. R. K., Prayogo, I. R., & Taun, T. (2025). Analisis Yuridis Perbedaan Kritik dengan Pencemaran Nama Baik dalam KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(2), 220-232. https://doi.org/10.55606/jurrish.v3i2.4748

Putri, R. A. S., Akbar, M. G. G., & Abas, M. (2024). Restorative Justice as a Means to Achieve Justice and Legal Certainty in Defamation Cases. UNRAM Law Review, 8(2), 212-223. https://doi.org/10.29303/ulrev.v8i2.374

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ

Rahman, M. Z., Hafrida, H., & Rafiq, M. (2022). Perbandingan Proses Penyelesaian Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik di Indonesia dan Australia. Pampas: Journal of Criminal Law, 3(1), 1-14. https://doi.org/10.22437/pampas.v3i1.17673

Ramadhan, G. R., Diaz, Y., & Hosnah, A. U. (2024). Penanganan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik yang Dihubungkan dengan KUHP. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 2(1), 51-64. https://doi.org/10.61104/alz.v2i1.208

Rochman, S., & Akmal, H. (2021). Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial: Perbandingan Hukum Pidana Positif dan Pidana Islam. Diktum: Jurnal Syariah dan Hukum, 19(1), 32-42. https://doi.org/10.35905/diktum.v19i1.2080

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Valerie, O. (2025). Judicial Paradigm Clash: Comparative Analysis of the Application of the Anti-SLAPP Doctrine in the Protection of Environmental Activists. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 785-802. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.526

Zhafira, I., Ismansyah, I., & Yoserwan, Y. (2023). Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dikaitkan dengan Pasal 27 Ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik: Studi Putusan Nomor 1909 K/Pid.Sus/2021. Unes Journal of Swara Justisia, 7(3), 901-912. https://doi.org/10.31933/ujsj.v7i3.408

Diterbitkan

2026-02-16

Cara Mengutip

Armando, F., Risdalina, R., & Kusno, K. (2026). Evidentiary Legal Aspects of Oral Defamation Committed in Public: A Study of Amlapura District Court Decision Number Nomor 64/Pid.B/2020/PN Amp. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 1293-1307. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.646

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama