A Critical Analysis of Corporate Criminal Liability in Law Number 1 of 2023

Penulis

  • Rezki Purnama Samad Universitas Borneo Tarakan, Indonesia
  • Ardiansyah Ardiansyah Universitas Borneo Tarakan, Indonesia
  • Eva Albatun Nabilah Universitas Borneo Tarakan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.515

Kata Kunci:

Ambiguitas Norma, Korporasi, KUHP, Pertanggungjawaban Pidana, Subjek Hukum

Abstrak

Meskipun kodifikasi pertanggungjawaban pidana korporasi dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 menandai sebuah kemajuan paradigmatik dalam hukum pidana Indonesia, implementasinya dibayangi oleh kerentanan normatif. Kerentanan ini berpotensi mendelegitimasi kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis arsitektur pertanggungjawaban pidana korporasi yang diatur dalam Pasal 45 hingga Pasal 50 UU Nomor 1 Tahun 2023. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi problematika konseptual dan struktural yang melekat di dalamnya. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif yang didukung pendekatan perundang-undangan, konseptual, serta teknik interpretasi sistematis, penelitian ini membedah setiap lapisan norma yang membangun mekanisme pertanggungjawaban tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU Nomor 1 Tahun 2023 secara progresif telah memperluas definisi subjek hukum pidana dan lingkup pelaku hingga menjangkau pemilik manfaat (beneficial owner). Undang-undang ini juga merumuskan kriteria kesalahan korporasi yang pragmatis. Akan tetapi, di balik kemajuan tersebut, ditemukan dua masalah fundamental. Pertama, adanya ambiguitas norma yang lahir dari penggunaan frasa-frasa terbuka seperti “atau yang disamakan dengan itu”. Ambiguitas ini berisiko menciptakan disparitas putusan yudisial. Kedua, adanya disharmoni struktural yang tecermin dari redundansi fungsional antara Pasal 47 dan Pasal 49 UU Nomor 1 Tahun 2023. Disimpulkan bahwa efektivitas seluruh bangunan pertanggungjawaban pidana korporasi ini akan sangat bergantung pada peran aktif yudikatif sebagai penemu hukum (rechtsvinder) untuk menjernihkan kekaburan norma. Oleh karena itu, penerbitan pedoman teknis oleh Mahkamah Agung menjadi sebuah urgensi untuk memastikan implementasi yang konsisten dan berkeadilan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Anggrayni, D., Sriono, S., & Siahaan, N. (2024). Legal Consequences for Debt Collectors Exceeding Their Authority: A Case Study of PT Mega Central Finance Bagan Batu. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 97-109. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.370

Behuku, J. G., Kusuma, J. I., Chasanah, N. U., Sugianto, F., & Indradewi, A. A. (2025). A The Judge’s Role in the Effectiveness of Anti-Corruption Enforcement in Indonesia: A Juridical Analysis. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 351-367. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.464

Cahyono, J., & Jonathan, J. (2023). Penegakan Hukum bagi Korporasi yang Menawarkan Pemandu Karaoke untuk Prostitusi. Jurnal Education and Development, 11(3), 317-326. https://doi.org/10.37081/ed.v11i3.4997

Ekawati, D., Herdiana, D., & Haryanti, A. (2025). Phishing in the Banking Sector: Between Cybercrime and Consumer Protection. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 133-151. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.422

Emergency Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 1955 on the Investigation, Prosecution, and Trial of Economic Crimes (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1955 Number 27, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 801). https://peraturan.go.id/id/uudrt-no-7-tahun-1955

Fadhila, K. W. (2024). Reformasi Hukum Pidana dan Pertanggungjawaban Korporasi dalam UU KUHP 2023. Action Research Literate, 8(3), 649-657. https://doi.org/10.46799/arl.v8i3.277

Firmantoro, K., Adilang, A. A., & Nugroho, M. A. (2024). Legal Perspective and Criminal Responsibility for Criminal Offenses in the Banking Sector. Humaniorum, 2(1), 26-31. https://doi.org/10.37010/hmr.v2i1.38

Fukuyama, F. (2014). Political Order and Political Decay: From the Industrial Revolution to the Globalization of Democracy. Farrar, Straus and Giroux.

Hanifah, F. N. (2024). Perbandingan Alasan Penghapusan Pidana untuk Subjek Hukum Korporasi di Belanda dan dalam Undang-Undang No 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Syntax Admiration, 5(6), 2300-2308. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i6.1236

Harefa, S., & Nashir, M. A. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Kasus Tindak Pidana Lingkungan Hidup di Indonesia. Adil: Jurnal Hukum, 16(1), 36-60. https://doi.org/10.33476/ajl.v16i1.4966

Hiariej, E. O. S. (2016). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana (Revisi). Cahaya Atma Pustaka.

Hiariej, E. O. S., & Santoso, T. (2025). Anotasi KUHP Nasional. PT. Raja Grafindo Persada.

Hio, Y. K. P. (2025). Politik Hukum Pidana: Penerapan Asas Tiada Pidana Tanpa Kesalahan dalam Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Kepada Pemegang Saham Berdasarkan KUHP Nasional. Jurnal Media Hukum, 13(2), 156-172. Retrieved from https://ojs.untika.ac.id/index.php/jmh/article/view/958

Irwan, M., Rahman, A., & Amaliyah, A. (2025). Judicial Law-Finding in the Criminal Justice System: Harmonizing Legal Certainty and Substantive Justice. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 647-663. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.502

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Jumaris, J., Husen, L. O., & Hambali, A. R. (2025). The Effectiveness of Law Enforcement Regarding the Criminal Offense of Receiving Stolen Laptops in Makassar City. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 35-53. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.421

Kamran, M., & Syahrul, S. (2024). Professionalism and Medical Liability of Physician: Patient Protection and Civil Remedies. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 206-218. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.375

Khalid, H. (2023). Legal Protection for Victims of Medical Malpractice during the COVID-19 Pandemic: A Study on Legislation. SIGn Jurnal Hukum, 5(2), 263-275. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i2.290

Kurniawan, I. (2023). Kriteria untuk Menentukan Bentuk-Bentuk Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana dari Korporasi yang Melakukan Tindak Pidana Korupsi. Unes Law Review, 5(3), 1285-1306. https://doi.org/10.31933/unesrev.v5i3.444

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1946 on the Penal Code Regulations. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/814

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2023 on the Penal Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6842). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1818

Mukhlis, R., & Sipatuhar, C. M. R. (2024). Eksistensi Korporasi Sebagai Subjek Hukum dalam Pertanggungjawaban Pidana dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru. Jurnal Hukum Das Sollen, 10(1), 133-141. https://doi.org/10.32520/das-sollen.v10i1.3325

Muladi, M., & Priyatno, D. (2010). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi. Kencana Prenada Media Group.

Ningrum, H. W. (2018). Sejarah dan Perkembangan Pertanggungjawaban Korporasi. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, 1(2), 139-156. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v1i2.1633

Opit, S. E., & Frans, M. P. (2025). Proving Securities Trading Fraud in Capital Market Crimes. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 54-69. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.413

Parindo, D., Daeng, Y., Atmaja, A. S., Putra, H. R., & Berson, H. (2024). Penerapan Konsep Dasar HAM dan Pembaharuan Tiga Pilar Utama Hukum Pidana dalam KUHP Baru UU No. 01 Tahun 2023. Jurnal Hukum Indonesia, 3(3), 129-142. https://doi.org/10.58344/jhi.v3i3.796

Profianto, M. I., & Sugeng, S. (2025). Merekonstruksi Kesalahan Korporasi dalam Pertanggungjawaban Pidana di Bidang Perpajakan. Jurnal Sosial dan Sains, 5(6), 1723-1737. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i6.32265

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).

Retnowinarni, R. (2019). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Korporasi di Indonesia. Perspektif Hukum, 19(1), 82-104. https://doi.org/10.30649/ph.v19i1.161

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Saputra, F. R., Hafrida, H., & Liyus, H. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Tindak Pidana Kepabeanan di Indonesia. Jurnal Supremasi, 15(1), 17-32. https://doi.org/10.35457/supremasi.v15i1.4178

Satria, H. (2021). Hukum Pidana Korporasi Doktrin Norma dan Praksis. Kencana Prenada Media Group.

Savigny, F. C. V. (1867). System of the Modern Roman Law (Trans. by W. Holloway, Vol. 1). J. Higginbotham.

Soemitro, D. P., Wicaksono, M. A., & Putri, N. A. (2023). Penal Provisions in the Personal Data Protection Law: A Comparative Legal Study between Indonesia and Singapore. SIGn Jurnal Hukum, 5(1), 155-167. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i1.272

Sugianto, F., Herawati, E., Mustopa, H., Sander, M., & Fujianti, P. J. (2025). Analisis Yuridis Terhadap Tanggung Jawab Korporasi dalam Tindak Pidana Kejahatan Luar Biasa di Bidang Ekonomi. Jurnal Sosial Teknologi, 5(7), 2819-2831. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i7.32225

Diterbitkan

2025-10-13

Cara Mengutip

Samad, R. P., Ardiansyah, A., & Nabilah, E. A. (2025). A Critical Analysis of Corporate Criminal Liability in Law Number 1 of 2023. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 664-681. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.515

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama