Dynamics of Restorative Justice Implementation Towards the Entry into Force of the New Penal and Criminal Procedure Codes: A Case Study on Ordinary Theft Cases at Pangkalpinang Police Resort
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.598Kata Kunci:
Diskresi Kepolisian, Keadilan Restoratif, KUHAP Baru, KUHP Baru, Pencurian BiasaAbstrak
Transformasi hukum pidana nasional menuju pemberlakuan efektif Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 menuntut reorientasi praktik penegakan hukum dari paradigma retributif menuju restoratif. Namun, implementasi restorative justice pada perkara pencurian biasa di tingkat kepolisian resor saat ini masih beroperasi dalam kerangka regulasi internal yang rentan mengalami krisis relevansi akibat kesenjangan norma dengan standar undang-undang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi objektivitas praktik eksisting, menganalisis benturan norma atau clash of norms menjelang masa transisi, serta merumuskan strategi harmonisasi kebijakan institusional. Menggunakan metode penelitian hukum gabungan atau mixed legal research, studi ini mengintegrasikan telaah doktrinal terhadap Perpol Nomor 8 Tahun 2021 dan data empiris di Kepolisian Resor Kota Pangkalpinang melalui triangulasi wawancara mendalam dengan penyidik, korban, dan pelaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun praktik eksisting telah memenuhi kepatuhan administratif dan memberikan manfaat pemulihan nyata bagi korban, implementasinya mengalami stagnasi statistik pada periode tertentu akibat beban kerja dan ketakutan administratif penyidik. Secara substansial, ditemukan inkompatibilitas fundamental antara rigiditas aturan internal kepolisian mengenai larangan mutlak residivis dan parameter kerugian nominal dengan prinsip fleksibilitas pemidanaan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, serta ketidaksesuaian mekanisme gelar perkara internal dengan standar kontrol yudisial atau judicial scrutiny yang dimandatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025. Studi ini menyimpulkan perlunya harmonisasi mendesak melalui pembentukan unit pengawas khusus yang mensimulasikan uji validitas materil setara Hakim Pemeriksa Pendahuluan dan integrasi peran tokoh adat dalam mediasi penal guna menjamin akuntabilitas diskresi kepolisian di era baru peradilan pidana.
Unduhan
Referensi
Adiningsih, Y., & Batubara, G. T. (2025). The Paradox of Implementing Restorative Justice at the Investigation Stage: A Systematic Weakening of Sentence Enhancement for Repeat Offenders. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 627-646. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.496
Aprilia, M. (2024). Efektivitas Restorative Justice dalam Penanganan Tindak Pidana Ringan di Kepolisian Daerah Bangka Belitung. Jurnal Legalitas, 2(1), 9-19. https://doi.org/10.58819/jle.v2i1.163
Baihaky, M. R., & Isnawati, M. (2024). Restorative Justice: Pemaknaan, Problematika, dan Penerapan yang Seyogianya. Unes Journal of Swara Justisia, 8(2), 276-289. https://doi.org/10.31933/4mqgaj17
Daseng, N. S. M. (2023). Law Enforcement by the State Police of the Republic of Indonesia Regarding Discretionary Actions. Sovereign: International Journal of Law, 5(1-2), 76-95. https://doi.org/10.37276/sijl.v5i1-2.40
Estirahayu, P. S., Muhdi, M. R. A., & Salimah, S. (2024). Penerapan Restorative Justice (Keadilan Restoratif) dalam Suatu Tindak Pidana. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 5(1), 27-41. Retrieved from https://ojs.bdproject.co.id/index.php/jphi/article/view/139
Faisal, R., Handayani, P., & Sakti, I. (2024). Analisis Implementasi Restorative Justice dalam Penyelesaian Kasus Pencurian Ringan di Kota Bandung. Petita, 6(2), 70-74. https://doi.org/10.33373/pta.v6i2.7527
Hakim, A. R., & Fitriati, F. (2025). Pengawasan Internal oleh Kepolisian Terhadap Penyelesaian Tindak Pidana Secara Restoratif. Unes Journal of Swara Justisia, 8(4), 927-935. https://doi.org/10.31933/msw4yt02
Hamdiyah, H. (2024). Analisis Unsur-Unsur Tindak Pidana Pencurian: Tinjauan Hukum. Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 18(1), 98-108. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v18i1.216
Handani, A., & Noviyani, D. (2025). Restorative Justice and the Settlement of Theft Crimes by Art in Cirebon: A Case Study and Criminal Law Perspective. Journal of Community Service, 2(8), 400-405. https://doi.org/10.62885/abdisci.v2i8.691
Hariyono, T. (2021). Mediasi Penal sebagai Alternatif Upaya Penyelesaian Perkara Pidana di Luar Pengadilan. Jurnal Penegakan Hukum dan Keadilan, 2(1), 1-18. https://doi.org/10.18196/jphk.v2i1.8731
Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.
Jamal, N. (2023). Implementasi Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Journal Equitable, 8(2), 271-282. https://doi.org/10.37859/jeq.v8i2.4963
Jumaris, J., Husen, L. O., & Hambali, A. R. (2025). The Effectiveness of Law Enforcement Regarding the Criminal Offense of Receiving Stolen Laptops in Makassar City. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 35-53. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.421
Kaimuddin, A. (2015). Perlindungan Hukum Korban Tindak Pidana Pencurian Ringan Pada Proses Diversi Tingkat Penyidikan. Arena Hukum, 8(2), 258-279. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2015.00802.7
Laia, F. F. D. (2024). Restorative Justice and Living Law Based on Dayak Ngaju Adat Law: A Comprehensive Analysis. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 68-84. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.363
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1946 on the Penal Code Regulations. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/814
Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1981 on the Criminal Procedure Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1981 Number 76, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3209). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/755
Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2023 on the Penal Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6842). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1818
Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2025 on the Criminal Procedure Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2025 Number 188, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 7149). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/2011
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Third Edition). Sage. https://books.google.co.id/books?id=p0wXBAAAQBAJ
Nasaruddin, N., Rizky, A., & Rahim, A. J. (2024). Pengaruh Budaya Lokal Terhadap Pelaksanaan Restorative Justice di Indonesia. Journal Publicuho, 7(3), 1443-1450. https://doi.org/10.35817/publicuho.v7i3.500
Oktobrian, D., Hendriana, R., Retnaningrum, D. H., & Nurhuda, M. L. (2023). Pengawasan Pelaksanaan Kesepakatan Mediasi Penal dalam Penerapan Restorative Justice Pada Tahapan Penyidikan. Jurnal Litigasi, 24(1), 14-39. https://doi.org/10.23969/litigasi.v24i1.6208
Pinaring, R. P. (2023). Tindakan Diskresi Kepolisisan dalam Menjaga Hak-Hak Masyarakat di Tinjau dari Prespektif Administrasi. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 3(6), 23-27. https://doi.org/10.69957/cr.v3i06.1381
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2022). The Dichotomy of Approach in the Study of Legal Science: A Critical Review. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 191-201. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.162
Ramadhan, A. (2021). Diskresi Penyidik Polri Sebagai Alternatif Penanganan Perkara Pidana. Lex Renaissance, 6(1), 25-41. https://doi.org/10.20885/jlr.vol6.iss1.art3
Regulation of the State Police of the Republic of Indonesia Number 8 of 2021 on the Handling of Criminal Offenses Based on Restorative Justice (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2021 Number 947). https://peraturan.go.id/id/peraturan-polri-no-8-tahun-2021
Regulation of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number 2 of 2012 on the Adjustment of Petty Crime Limits and the Amount of Fines in the Penal Code. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/perma-nomor-2-tahun-2012/detail
Rivanie, S. S., & Ashar, M. S. I. (2025). Reorientation of Indonesian Criminal Law Politics: Shifting Paradigm from Retributive to Restorative in Death Penalty Regulation. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 869-885. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.544
Ropei, A. (2022). Penerapan Restorative Justice Sebagai Alternatif Penyelesaian Masalah Pidana Berdasarkan Hukum Pidana Islam. Al-Kainah: Journal of Islamic Studies, 1(2), 40-83. https://doi.org/10.69698/jis.v1i2.14
Saifuddin, S. (2022). Fiqh Siyasah: Antara Das Sollen dan Das Sein. In Right: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 10(1), 1-35. https://doi.org/10.14421/inright.v10i1.2504
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
Sembiring, G. H. S., Mubarak, R., & Nasution, A. H. (2021). Tinjauan Yuridis Tentang Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) Terhadap Kasus Penipuan. Juncto: Jurnal Ilmiah Hukum, 3(1), 55-64. https://doi.org/10.31289/juncto.v3i1.503
Syaputra, E. (2021). Penerapan Konsep Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana di Masa yang Akan Datang. Lex Lata: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 3(2), 233-247. https://doi.org/10.28946/lexl.v3i2.1209
Widiatmika, D. P. H. (2023). Penerapan Perpol Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali. Indonesian Journal of Law Research, 1(1), 1-5. https://doi.org/10.60153/ijolares.v1i1.1














