The Urgency of Legal Protection Reform for Workers’ Mental Health: A Comparative Study of Indonesia and Singapore

Penulis

  • Salsabila Almufarrida Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Adi Muliawansyah Malie Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.539

Kata Kunci:

Bahaya Psikososial, Hukum Ketenagakerjaan, Kesehatan Mental, Perbandingan Hukum, Perlindungan Pekerja

Abstrak

Pergeseran paradigma global dalam dunia ketenagakerjaan saat ini tidak lagi semata-mata berfokus pada keselamatan fisik. Fokus tersebut telah meluas pada urgensi perlindungan kesejahteraan psikologis pekerja. Sayangnya, isu kesehatan mental pekerja di Indonesia masih terpinggirkan dalam kerangka hukum ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis kekosongan norma teknis dalam regulasi nasional. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan merumuskan model pengaturan ideal dengan mengadopsi praktik terbaik dari Singapura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Studi ini menelaah secara mendalam kesenjangan arsitektur hukum antara kedua negara. Hasil penelitian mengungkap fakta penting terkait Pasal 35 ayat (3) UU Nomor 13 Tahun 2003. Meskipun pasal tersebut telah mewajibkan perlindungan kesehatan mental, ketiadaan peraturan pelaksana yang spesifik menjadikan norma tersebut unenforceable. Kondisi ini berbeda dengan Singapura yang memiliki WSHA 2006 serta panduan teknis Tripartite Advisory yang terintegrasi. Disparitas ini menciptakan kerentanan struktural bagi pekerja Indonesia terhadap bahaya psikososial. Bahaya tersebut meliputi stres kerja ekstrem dan intimidasi, yang diperparah oleh ketiadaan instrumen deteksi dini yang terstandarisasi. Sebagai solusi preskriptif, penelitian ini merekomendasikan penerbitan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan khusus tentang Perlindungan Kesehatan Mental di Tempat Kerja. Regulasi ini harus mewajibkan penilaian risiko psikososial dan penyediaan akses Program Bantuan Karyawan. Reformasi ini mendesak dilakukan untuk mengubah paradigma perlindungan. Perubahan harus diarahkan dari paradigma yang bersifat sukarela-reaktif menjadi wajib-preventif. Hal ini diperlukan guna menjamin hak dasar pekerja atas lingkungan kerja yang sehat dan bermartabat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang-dasar

Adiratna, Y., Astono, S., Fertiaz, M., Subhan, S., Sugistria, C. A. O., Prayitno, H., Khair, R. I., Brando, A., & Putri, B. A. (2022). Profil Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Indonesia Tahun 2022. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. https://satudata.kemnaker.go.id/publikasi/75

Ayuningtyas, D., Misnaniarti, M., & Rayhani, M. (2018). Analisis Situasi Kesehatan Mental pada Masyarakat di Indonesia dan Strategi Penanggulangannya. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1-10. https://doi.org/10.26553/jikm.2018.9.1.1-10

Basrowi, R. W., Wiguna, T., Samah, K., Moeloek, N. D. F., Soetrisno, M., Purwanto, S. A., Ekowati, M., Elisabeth, A., Rahadian, A., Ruru, B., & Pelangi, B. (2024). Exploring Mental Health Issues and Priorities in Indonesia Through Qualitative Expert Consensus. Clinical Practice and Epidemiology in Mental Health, 20, 1-9. https://doi.org/10.2174/0117450179331951241022175443

Fadzlina, A. A. A., & Ong, T. (2025). Access to Employee Assistance Programs and Employee Wellbeing: A Cross-Sectional Study of Employees in Southeast Asia. BMC Public Health, 25(1), 1-14. https://doi.org/10.1186/s12889-025-21358-7

Felicia, F., Sudibjo, N., & Harsanti, H. G. R. (2023). Impact of Psychosocial Risk on Intention to Leave Work during COVID-19 in Indonesia: The Mediatory Roles of Burnout Syndrome and Job Satisfaction. Heliyon, 9(7), 1-14. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e17937

Firdhayanti, K., & Djoekardi, D. (2022). Pelaksanaan Employee Assistance Programs (EAP) oleh Iradat Konsultan sebagai Penyedia Jasa Layanan EAP dalam Menangani Permasalahan Pekerja. Jurnal Pembangunan Manusia, 3(2), 12-29. https://doi.org/10.7454/jpm.v3i2.1032

Fridayanti, F., Kardinah, N., & Fitri, T. J. N. (2019). Peran Workplace Well-being terhadap Mental Health: Studi pada Karyawan Disabilitas. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 191-200. https://doi.org/10.15575/psy.v6i2.5754

Government Regulation in Lieu of Law of the Republic of Indonesia Number 2 of 2022 on Job Creation (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2022 Number 238, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6841). https://peraturan.go.id/id/perppu-no-2-tahun-2022

Hampson, M. E., Watt, B. D., & Hicks, R. E. (2020). Impacts of Stigma and Discrimination in the Workplace on People Living with Psychosis. BMC Psychiatry, 20, 1-11. https://doi.org/10.1186/s12888-020-02614-z

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Kennedy, N. A. (2018). Assessment of Psychosocial Hazards among Workers at the University of Port Harcourt. Clin Depress, 4(3), 1-35. https://doi.org/10.4172/2572-0791.1000135

Law of the Republic of Indonesia Number 13 of 2003 on Manpower (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2003 Number 39, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4279). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/196

Law of the Republic of Indonesia Number 6 of 2023 on Enactment of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job Creation Into Law (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 41, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6856). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1825

Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 on Health (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 105, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6887). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1837

MOM, NTUC, & SNEF. (2023). Tripartite Advisory on Mental Health and Well-Being at Workplaces (Second Edition). Ministry of Manpower, National Trades Union Congress, and Singapore National Employers Federation. https://www.mom.gov.sg/employment-practices/tripartism-in-singapore/tripartite-guidelines-and-advisories/tripartite-advisory-on-mental-well-being-at-workplaces

Mustamin, W., Santoso, B., & Sajidin, S. (2022). Indonesian Workers’ Mental Health Protection: An Urgency? Journal of Judicial Review, 24(2), 273-288. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7231

Parliament of Singapore: Workplace Safety and Health Act 2006 [2020 Revised Edition]. https://sso.agc.gov.sg/Act/WSHA2006

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn). https://books.google.co.id/books?id=TAQHEAAAQBAJ

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

WHO, & ILO. (2022). Mental Health at Work: Policy Brief. World Health Organization and International Labour Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240057944

Wiryawan, I. W. G., Nusantara, G. A. W., Artajaya, I. W. E., & Rabbim, R. T. (2024). Unprotected and Unparticipation Mental Health in Regulation Worker. Bestuur, 12(2), 124-150. https://doi.org/10.20961/bestuur.v12i2.94378

Diterbitkan

2025-12-05

Cara Mengutip

Almufarrida, S., & Malie, A. M. (2025). The Urgency of Legal Protection Reform for Workers’ Mental Health: A Comparative Study of Indonesia and Singapore. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 853-868. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.539