Rasionalitas Majelis Hakim dalam Pembatalan Akta Hibah Tanah Akibat Perbuatan Melawan Hukum oleh Ahli Waris: Studi Putusan Nomor 175/Pdt.G/2023/PN Kpn
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.423Kata Kunci:
Ahli Waris, Pembatalan Akta Hibah, PMH, Rasionalitas Majelis Hakim, SengketaAbstrak
Sengketa pembatalan akta hibah tanah antar ahli waris merupakan isu kompleks dalam hukum perdata dan agraria yang memerlukan pemahaman mendalam atas dasar pertimbangan putusan pengadilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis rasionalitas Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kepanjen dalam Putusan Nomor 175/Pdt.G/2023/PN Kpn terkait pembatalan Akta Hibah Nomor 167/KEP-35.10/IX/2020. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus, analisis kualitatif difokuskan pada pertimbangan hukum (ratio decidendi) dalam putusan tersebut. Hasil analisis menunjukkan rasionalitas Majelis Hakim utamanya didasarkan pada penilaian alat bukti yang menguatkan klaim hak pra-hibah Penggugat berdasarkan transaksi lisan, mengesampingkan kekuatan formal akta autentik akibat ketiadaan bukti sanggahan dari Tergugat. Pembatalan akta secara yuridis dilandaskan pada aplikasi langsung prinsip nemo dat quod non habet melalui rujukan Pasal 210 ayat (2) KHI, karena penghibah terbukti menghibahkan sebagian objek yang bukan haknya. Kualifikasi PMH terhadap Tergugat ditetapkan sebagai konsekuensi logis temuan tersebut, kendati tanpa elaborasi unsur secara mendalam, menunjukkan penalaran yang pragmatis. Kesimpulannya, rasionalitas yudisial dalam kasus ini cenderung memprioritaskan keadilan substantif atas kepastian hukum formal, namun menimbulkan diskursus mengenai standar pembuktian dan potensi isu koherensi hukum waris yang belum sepenuhnya terjawab.
Unduhan
Referensi
Andriyani, S., Wahyuningsih, W., & Irfan, M. (2021). Konsep dan Pengaturan Ligitime Portie dalam Pewarisan Menurut Kompilasi Hukum Islam dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jatiswara, 36(1), 92-103. https://doi.org/10.29303/jtsw.v36i1.283
Apriani, D., & Bur, A. (2021). Kepastian Hukum dan Perlindungan Hukum dalam Sistem Publikasi Pendaftaran Tanah di Indonesia. Jurnal Bina Mulia Hukum, 5(2), 220-239. https://doi.org/10.23920/jbmh.v5i2.11
Ardhita, B. C. K., & Yunanto, Y. (2023). Juridical Analysis of the Implementation of Notary Public’s Authority in Making Deeds Related to the Land Sector. SIGn Jurnal Hukum, 5(2), 312-323. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i2.298
Budify, A., Manurung, J. A. L., & Harianja, S. B. (2020). Pembatalan Akta Hibah di Pengadilan Negeri Pematangsiantar: Kajian Putusan Nomor 33/Pdt.G/2019/PN.Pms. SIGn Jurnal Hukum, 2(1), 72-85. https://doi.org/10.37276/sjh.v2i1.77
Colonial Regulations, Staatsblad Number 23 of 1847 on the Burgerlijk Wetboek voor Indonesie/the Civil Code. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/kitab-undang-undang-hukum-perdata/detail
Decision of the District Court of Kepanjen Number 175/Pdt.G/2023/PN Kpn on Supriyono v. Sugeng Raharjo. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaef2eac64ed58e88f10303932353433.html
Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 24 of 1997 on Land Registration (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1997 Number 59, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3696). https://peraturan.go.id/id/pp-no-24-tahun-1997
Hamzah, Y. A., & Mangarengi, A. A. (2023). The Authority of PPAT in Making AJB Related to Heritage Land Owned by a Minor. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 364-375. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.253
Heryawan, A., Franciska, W., & Syakura, F. P. (2023). Requirement of Legal Protection for Rights P I as a Form of Liability for Notary Negligence in Making Authentic Deeds. European Journal of Research Development and Sustainability, 4(7), 66-74. Retrieved from https://scholarzest.com/index.php/ejrds/article/view/3732
Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.
Jakfar, T. M., Achyar, G., & Rizqy, D. F. (2022). Dampak Penundaan Pembagian Harta Warisan di Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. El-Hadhanah: Indonesian Journal of Family Law and Islamic Law, 2(2), 110-128. https://doi.org/10.22373/hadhanah.v2i2.1835
Kaunang, J. D., & Harlina, I. (2024). Kepastian Hukum atas Peralihan Hak atau Balik Nama Sertipikat Tanpa Hadirnya Pihak Penjual. Otentik’s: Jurnal Hukum Kenotariatan, 6(1), 29-55. Retrieved from https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/otentik/article/view/5942
Law of the Republic of Indonesia Number 5 of 1960 on Basic Provisions of Agrarian Principles (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1960 Number 104, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 2043). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1361
Nasrulloh, A. M. (2024). Tinjauan Asas Keadilan, Kepastian dan Kemanfaatan Hukum dalam Penyelesaian Sengketa Kewarisan pada Putusan Hakim Nomor 3116/Pdt.G/2022/PA.Smdg. Qonun Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan, 8(2), 33-60. https://doi.org/10.21093/qj.v8i2.9044
Nuraini, L., & Yunanto, Y. (2023). Transfer of Land Rights through Court Decisions: Juridical Implications and Challenges in Implementation. SIGn Jurnal Hukum, 5(1), 32-43. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i1.265
Piyerda, P. O., & Yahya, T. (2020). Pelaksanaan Hibah pada Masyarakat Melayu Jambi di Desa Merlung. Zaaken: Journal of Civil and Business Law, 1(3), 378-397. https://doi.org/10.22437/zaaken.v1i3.9981
Putri, A. A. J. (2022). Perlindungan Hukum bagi Ahli Waris yang Dirugikan atas Akta Hibah yang Dibuat Secara Melawan Hukum (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1298 K/Pdt/2019). Indonesian Notary, 4(1), 1-28. Retrieved from https://scholarhub.ui.ac.id/notary/vol4/iss1/18
Putri, D. A. M., & Silviana, A. (2022). The Transfer of Land Rights through Oral Grants: A Case Studies of Court Decision. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 99-112. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.176
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).
Riyadi, R., & Zumrotun, S. (2022). Hibah Sebagai strategi Penyelesaian Sengketa Pembagian Harta Waris di Indonesia. ADHKI: Journal of Islamic Family Law, 4(1), 71-80. https://doi.org/10.37876/adhki.v4i1.129
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
Sari, K. I. (2024). Pembatalan Akta Hibah PPAT kepada Anak Angkat tanpa Persetujuan Ahli Waris (Studi Kasus Putusan MA No. 1818K/Pdt/2008). Jurnal Akta Notaris, 3(1), 16-30. https://doi.org/10.56444/aktanotaris.v3i1.1680
Seruni, P., Harlina, I., & Barus, Z. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Pihak yang Dirugikan Akibat Pemalsuan Akta Otentik oleh Notaris (Studi Kasus Putusan Nomor: 466/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel). Hukum Dinamika Ekselensia, 7(1), 219-236. Retrieved from https://journalpedia.com/1/index.php/hde/article/view/4766
Solekan, D. S., & Samosir, T. (2022). Analisis Yuridis Perbuatan Melawan Hukum Mengenai Kuasa Menjual yang di Anggap sebagai Kuasa Mutlak (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 3306 K/Pdt/2018). Jurnal Kemahasiswaan Hukum & Kenotariatan Imanot, 2(1), 184-225. Retrieved from https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/imanot/article/view/4446
The Supreme Court of the Republic of Indonesia. (2011). Compilation of Islamic Law. https://perpustakaan.mahkamahagung.go.id/assets/resource/ebook/23.pdf
Susanto, I., & Samosir, T. (2023). Perbuatan Melawan Hukum oleh Ahli Waris dalam Peningkatan Hak Guna Bangunan Berdasarkan Akta Hibah. Jurnal Kemahasiswaan Hukum & Kenotariatan Imanot, 3(1), 196-214. Retrieved from https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/imanot/article/view/4989
Syam, M. R. A., & Muzakkir, A. K. (2022). Status and Position of the SHM of Condominium Units after a Fire: Makassar Mall Shopping Center. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 202-220. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.218
Syam’ani, N. I., & Setiawan, I. K. O. (2025). Denial of an Application for Annulment of a Deed of Sale Due to Subjective Defect: A Case Study of Decision Number 32/Pdt.G/2019/PN Kpn. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 18-34. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.419
Vicky, V., Samosir, T., & Harlina, I. (2024). Akibat Hukum bagi Notaris yang Tidak Saksama dalam Pembuatan Akta Kuasa Menjual (Studi Kasus Putusan No 20PK/Pid/2020). Jurnal Hukum Sasana, 10(2), 48-59. https://doi.org/10.31599/sasana.v10i2.2737
Winandra, M., & Samosir, T. (2023). Pembatalan Perjanjian Sewa Menyewa dalam Jual Beli Bidang Tanah yang Sah (Studi Kasus Putusan Nomor 1644 K/Pdt/2022). Negara dan Keadilan, 12(2), 163-185. Retrieved from https://riset.unisma.ac.id/index.php/negkea/article/view/21231














