Juridical Implications of Constitutional Court Decision Number 105/PUU-XXII/2024 Regarding Freedom of Expression in the Digital Space

Penulis

  • Hery Chariansyah Universitas Krisnadwipayana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.498

Kata Kunci:

Hak Asasi Manusia, Kebebasan Berekspresi, Ruang Digital, Putusan Mahkamah Konstitusi

Abstrak

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 105/PUU-XXII/2024 hadir sebagai intervensi yudisial krusial di tengah lanskap hukum digital Indonesia yang diwarnai oleh maraknya kriminalisasi kebebasan berekspresi melalui pasal-pasal multitafsir dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 beserta perubahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implikasi yuridis dari Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, mengevaluasi konsistensinya dengan norma konstitusional dan standar hak asasi manusia internasional, serta memetakan tantangan implementasi dan proyeksi reformasi hukum ke depan. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif yang mengintegrasikan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan komparatif, penelitian ini membedah secara mendalam pertimbangan hukum (ratio decidendi) Majelis Hakim Konstitusi dan dampaknya terhadap sistem hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi ini secara fundamental mentransformasi delik pencemaran nama baik menjadi delik aduan absolut yang murni melindungi kehormatan individu. Hal ini secara signifikan memperkuat proteksi hukum terhadap kritik publik dan fungsi pengawasan demokratis oleh warga negara. Ditemukan pula bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi ini sepenuhnya selaras dengan jaminan konstitusional dalam UUD NRI Tahun 1945 dan sejalan dengan prinsip nesesitas serta proporsionalitas dalam ICCPR. Disimpulkan bahwa meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi ini merupakan sebuah kemajuan monumental, implementasinya dihadapkan pada tantangan serius. Tantangan tersebut mencakup kekosongan hukum terkait perlindungan reputasi institusi dan urgensi perubahan budaya hukum aparat penegak hukum, sehingga Putusan Mahkamah Konstitusi ini harus dijadikan momentum untuk agenda reformasi hukum digital yang lebih luas.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang-dasar

Abbiyyu, M. D., & Nindyaswari, D. A. (2022). Penggunaan Buzzer dalam Hegemoni Pemerintahan Joko Widodo. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, 1(2), 70-81. Retrieved from https://talenta.usu.ac.id/jlpsp/article/view/9136

Ali, M. (2018). Dasar-Dasar Hukum Pidana. Sinar Grafika.

Amnesty International Indonesia. (2025, Mei 21). 27 Tahun Reformasi, Indonesia Alami Erosi Kebebasan Politik dan Hak-Hak Sosial. https://www.amnesty.id/kabar-terbaru/siaran-pers/27-tahun-reformasi-indonesia-alami-erosi-kebebasan-politik-dan-hak-hak-sosial/05/2025

Asshiddiqie, J. (2015). Hukum Tata Negara dan Pilar-Pilar Demokrasi. Sinar Grafika.

Bahram, M. (2025). Tanggung Jawab Konstitusional Pemerintah dalam Menjamin Hak Konstitusional atas Informasi di Era Digital. Jurnal Riset Ilmiah, 2(9), 4380-4406. https://doi.org/10.62335/sinergi.v2i9.1753

Decision of the Constitutional Court of the Republic of Indonesia on the Judicial Review of Law Number 1 of 2024 on the Second Amendment to Law Number 11 of 2008. https://tracking.mkri.id/index.php?page=web.TrackPerkara&id=105/PUU-XXII/2024

Fahira, Y. (2025). Sistem Checks and Balances dalam Menjaga Prinsip Demokrasi di Indonesia. Jurnal Media Akademik, 3(6), 1-14. Retrieved from https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/2173

Fedira, R., Winharli, K. S., Shafira, A. S., Rahman, N. K., & Elvira, O. (2025). Judicial Review Pasal Karet UU ITE: Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi No. 105/PUU-XXII/2024 dalam Perlindungan Hak Konstitusional Warga Negara. Media Hukum Indonesia, 3(3), 592-598. https://doi.org/10.5281/zenodo.15668691

Indarta, Y. (2025). Cyber Law: Dimensi Hukum dalam Era Digital. Pustaka Galeri Mandiri.

Indonesian National Commission on Human Rights. (2022, January 17). Komnas HAM: Pelanggaran Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat Terjadi di Ruang Digital. https://komnasham.go.id/n/2065

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Khanza, F. T., & Murti, M. A. (2022). Potensi Pelanggaran Hak Kebebasan Berpendapat terhadap Delik Penghinaan Pemerintah dalam RKUHP. Journal of Studia Legalia, 3(1), 33-39. https://doi.org/10.61084/jsl.v3i01.23

Kholis, N. (2018). Asas Non Diskriminasi dalam Contempt of Court. Legality: Jurnal Ilmiah Hukum, 26(2), 210-237. Retrieved from https://ejournal.umm.ac.id/index.php/legality/article/view/7797

Law of the Republic of Indonesia Number 12 of 2005 on Ratification of the International Covenant on Civil and Political Rights (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2005 Number 119, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4558). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/54

Law of the Republic of Indonesia Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2008 Number 58, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4843). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/138

Law of the Republic of Indonesia Number 19 of 2016 on Amendment to Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 251, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5952). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1683

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2023 on the Penal Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6842). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1818

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2024 on the Second Amendment to Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2024 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6905). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1842

Marua, A., & Muzakkir, A. K. (2023). Fajar.co.id Political Reporting: A Study on Editorial Policy Related to the Makassar Mayoral Election. SIGn Journal of Social Science, 3(2), 75-87. https://doi.org/10.37276/sjss.v3i2.324

Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum. Kencana Prenada Media Group.

Muhni, A., Basri, M., Rivanie, S. S., Iskandar, I., Muin, A. M., & Mirzana, H. A. (2025). Integration of Anti-SLAPP in the Reform of the Indonesian Criminal Procedure Code in an Effort to Protect Human Rights. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 437-453. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.485

Ningrat, S. R. C., & Nulhaqim, S. A. (2023). Pasal Karet UU ITE dan Peyelesaian Konflik Digital di Indonesia. Epistemik: Indonesian Journal of Social and Political Science, 4(2), 38-52. https://doi.org/10.57266/epistemik.v4i2.158

Nurdin, A., Sartika, N. S., Dasmaran, V., & Nurbani, S. (2025). Preman Politik dan Pasar: Ancaman Keamanan Terhadap Iklim Investasi Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 6(2), 353-369. https://doi.org/10.29103/jspm.v6i2.21933

Purnamawati, E. (2020). Perjalanan Demokrasi di Indonesia. Solusi, 18(2), 251-264. https://doi.org/10.36546/solusi.v18i2.290

Putranto, R. D. (2023). Teknologi Hukum: Paradigma Baru Hukum di Dunia Digital. Kencana Prenada Media Group.

Putri, V. K., & Priyana, Y. (2023). Kebebasan Berekspresi dan Regulasi Konten Online: Tantangan Saat Ini dalam Mempertahankan Kebebasan Berpendapat di Indonesia. Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains, 2(9), 913-921. https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i09.673

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).

Rahardjo, S. (2019). Ilmu Hukum. PT. Citra Aditya Bakti.

Rezah, F. S., & Sapada, A. T. (2023). The Independence and Accountability of the Constitutional Court in the Constitutional System in Indonesia. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 247-260. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.166

Rumondor, A. M. S., Bawole, H. Y. A., & Rompas, D. D. (2024). Analisis Yuridis tentang Pertanggungjawaban Hukum terhadap Pencemaran Nama Baik melalui Media Sosial: Perspektif Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lex Privatum, 13(5), 1-12. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/57250

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Selian, D. L., & Melina, C. (2018). Kebebasan Berekspresi di Era Demokrasi: Catatan Penegakan Hak Asasi Manusia. Lex Scientia Law Review, 2(2), 189-198. https://doi.org/10.15294/lesrev.v2i2.27589

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. PT. Raja Grafindo Persada.

Suriadi, H. (2025). Krisis Kepercayaan Masyarakat terhadap Lembaga Publik di Era Disinformasi Digital. Journal of Social, Educational and Religious Studies, 1(1), 38-52. Retrieved from https://jurnal.suriaacademicpress.com/index.php/JSERS/article/view/10

Thohari, A. A. (2016). Hak Konstitusional dalam Hukum Tata Negara Indonesia. Erlangga.

United Nations General Assembly. (1966, December 16). Resolutions Adopted on the Reports of the Third Committee: International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights, International Covenant on Civil and Political Rights and Optional Protocol to the International Covenant on Civil and Political Rights (A/RES/2200(XXI)[A]). https://digitallibrary.un.org/record/660187

Zubaidah, S., Kamsilaniah, K., Shadiq, M. A., Hamid, A. H., & Fitriani, F. (2023). Anarchist Demonstration During the Exercise of the Right to Freedom of Opinion. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 351-363. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.222

Diterbitkan

2025-09-27

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Chariansyah, H. (2025). Juridical Implications of Constitutional Court Decision Number 105/PUU-XXII/2024 Regarding Freedom of Expression in the Digital Space. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 562-579. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.498