The Crime of Kidnapping with Aggravation According to Islamic Criminal Law

Penulis

  • Tika Afrianti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
  • Syaddan Dintara Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.492

Kata Kunci:

Fiqh Jinayah, Hukum Positif, Maqashid Syariah, Pemberatan Sanksi, Penculikan

Abstrak

Fragmentasi pengaturan tindak pidana penculikan dalam sistem hukum Indonesia—yang tersebar dalam KUHP dan undang-undang sektoral—menciptakan inkonsistensi norma yang berisiko mencederai kepastian hukum. Kondisi ini menuntut adanya suatu kerangka pemidanaan yang lebih koheren dan berkeadilan substantif. Di sisi lain, hukum pidana Islam (fiqh jinayah) mengkategorikan penculikan (ikhtithaf) sebagai delik ta’zir, yang menawarkan mekanisme sanksi fleksibel berbasis pada prinsip maqashid syariah. Penelitian ini menawarkan analisis komparatif untuk menjembatani inkonsistensi norma tersebut. Caranya adalah dengan memperkenalkan kerangka pemberatan sanksi dalam fiqh jinayah sebagai lensa evaluatif kritis. Dengan menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan hukum, penelitian ini menganalisis bahan hukum primer dan sekunder dari kedua tradisi hukum. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan filosofis yang fundamental. Hukum positif menerapkan sistem gradasi sanksi yang berorientasi pada keadilan prosedural yang cenderung kaku. Sementara itu, fiqh jinayah menyediakan kerangka pemberatan hukuman yang holistik dan adaptif berbasis keadilan substantif. Model pemidanaan dalam fiqh jinayah ini secara dinamis ditentukan berdasarkan tingkat pelanggaran terhadap perlindungan jiwa (hifz al-nafs), keturunan (hifz al-nasl), dan harta (hifz al-mal), dengan mempertimbangkan secara komprehensif karakteristik korban, modus operandi, serta akibat yang ditimbulkan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Al-Ghazali. (1993). Al-Mustashfa min ‘Ilm al-Ushul (Juz 1). Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabi.

Al-Maqdisi, I. Q. (1997). Al-Mughni (Juz 12). Dar ‘Alam al-Kutub.

Al-Mawardi, I. (2016). Ahkam Sulthaniyah: Sistem Pemerintahan Khilafah Islam (Trans. by K. Fath & F. Fathurrahman). Qisthi Press.

Alawi, M. A., & Ika, A. (2021, August 7). Pengusaha Asal Jakarta Diculik, Disandera hingga Madiun, Motif Pelaku: Minta Rp 5 M untuk Peras Keluarga Korban. Kompas.com. Retrieved August 5, 2025, from https://regional.kompas.com/read/2021/08/07/175613678/pengusaha-asal-jakarta-diculik-disandera-hingga-madiun-motif-pelaku-minta

Andaluzi, F., & Badrudin, B. (2024). Implementasi Hak Asasi Manusia Tentang Perbudakan dalam Perspektif Hadis. Madinah: Jurnal Studi Islam, 11(1), 114-131. https://doi.org/10.58518/madinah.v11i1.2384

Annisa, A. (2023). Child Trafficking Crimes from an Islamic Legal Perspective: A Study of Decision No. 2207/Pid.Sus/2022 Mdn. Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam, 4(2), 51-60. https://doi.org/10.58836/al-qanun.v4i2.21474

Arief, B. N. (2017). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana: Perkembangan Penyusunan Konsep KUHP Baru. Kencana Prenada Media Group.

Asyur, M. T. I. (1978). Maqashid Syari’ah al-Islamiyyah. Al-Syirkah al-Tunisiyyah.

Audah, A. A. Q. (1963). Al-Tasyri’ al-Jina’i al-Islami Muqaranan bil Qanun al-Wad’i (Juz 1). Dar al-Kitab al-Arabi.

Az-Zuhaili, W. (2011). Fiqih Islam Wa Adillatuhu: Jaminan, Pengalihan Utang, Gadai, Paksaan, dan Kepemilikan (Trans. by A. H. Al-Kattani et al., Jilid 6). Gema Insani.

Bawono, B. T., Huda, M. N., Prayitno, A. H., & Siswanto, M. A. (2025). Human Trafficking and the Relevance of Hifz al-Nafs and Hifz al-‘Ird in Contemporary Islamic Legal Ethics. MILRev: Metro Islamic Law Review, 4(1), 597-618. https://doi.org/10.32332/milrev.v4i1.10694

Chazawi, A. (2001). Kejahatan Terhadap Tubuh & Nyawa. PT. Raja Grafindo Persada.

Government Regulation in Lieu of Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 99, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5882). https://peraturan.go.id/id/perppu-no-1-tahun-2016

Gultom, M. (2014). Perlindungan Hukum terhadap Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Refika Aditama.

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Lamintang, P. A. F., & Lamintang, T. (2012). Delik-Delik Khusus Kejahatan Terhadap Nyawa, Tubuh, dan Kesehatan. Sinar Grafika.

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1946 on the Penal Code Regulations. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/814

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1960 on Amendment of the Penal Code (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1960 Number 1, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 1921). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1357

Law of the Republic of Indonesia Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2002 Number 109, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4235). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/322

Law of the Republic of Indonesia Number 35 of 2014 on Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 297, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5606). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1617

Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2016 on Enactment of Government Regulation in Lieu of Law Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection Into Law (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 237, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5946). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1680

Moeljatno, M. (2015). Asas-Asas Hukum Pidana. PT. Rineka Cipta.

Muthoifin, M., Al-Gifari, A., Afiyah, I., Geraldine, E., & Affandi, M. T. (2024). The Practice of Paneta Mawinne in the Sumbanese Tribe of East Nusa Tenggara Perspective of Islamic Law. International Journal of Law and Society, 3(3), 238-254. https://doi.org/10.59683/ijls.v3i3.138

Nasrullah, N. (2023). The Escalation of Child Trafficking in Makassar: A Criminological Analysis. SIGn Jurnal Hukum, 5(1), 182-194. https://doi.org/10.37276/sjh.v5i1.284

Nasution, K. A. (2019). Sanksi Terhadap Pelaku Penculikan Anak Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan Hukum Islam. Edutech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 5(1), 37-44. https://doi.org/10.30596/edutech.v5i1.2760

Nosita, S., & Zuhdi, S. (2022). Determination of Adult Status in Positive Law in Indonesia After Enacted Law Number 16 of 2019. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 15-29. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.132

Otto, J. M. (2009). Rule of Law Promotion, Land Tenure and Poverty Alleviation: Questioning the Assumptions of Hernando de Soto. Hague Journal on the Rule of Law, 1(1), 173-194. https://doi.org/10.1017/S1876404509001730

Prodjodikoro, W. (2012). Tindak-Tindak Pidana Tertentu di Indonesia. Refika Aditama.

Pusiknas. (2023, February 20). Gempar Kasus Penculikan Anak di Awal Tahun. Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia. https://pusiknas.polri.go.id/detail_artikel/gempar_kasus_penculikan_anak_di_awal_tahun

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).

Radbruch, G. (1932). Rechtsphilosophie. Quelle & Meyer.

Raharja, I. K. O., Dewi, A. A. S. L., & Suryani, L. P. (2020). Penculikan Anak oleh Orang Tua (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Gianyar). Jurnal Konstruksi Hukum, 1(2), 388-392. Retrieved from https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/jukonhum/article/view/2543

Rahmawati, S. N. (2023). Tindak Pidana Human Trafficking Perspektif Hukum Pidana Islam. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum, 4(3), 256-272. https://doi.org/10.15642/mal.v4i3.246

Rasjidi, L., & Putra, I. B. W. (2003). Hukum sebagai Suatu Sistem. CV. Mandar Maju.

Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.

Saputri, S. D., Istijab, I., & Sulatri, K. (2023). Tindak Pidana Penculikan Anak dalam Perspektif Kriminologi. Yurijaya: Jurnal Ilmiah Hukum, 5(3), 43-53. https://doi.org/10.51213/yurijaya.v5i3.113

Setiawan, E. B., Mustofa, L. C., Febrianti, T. R., & Pratama, L. (2022). The Indonesian Criminal Law System’s Progression in Sexual Assaults Regulation. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, 5(2), 161-177. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v5i2.6690

Soesilo, R. (1995). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal demi Pasal. Politeia.

Sriwidodo, J. (2023). Children as Victims of Human Trafficking: A Review of Law Enforcement Problematics and Victim Protection. Journal of Hunan University Natural Sciences, 50(12), 71-77. https://doi.org/10.55463/issn.1674-2974.50.12.8

Zaenal, N. (2017). Tinjauan Kriminologis Terhadap Kejahatan Penculikan Anak (Studi Kasus Kota Makassar Tahun 2014-2016) [Unpublished Bachelor Thesis]. Universitas Hasanuddin.

Zahrah, M. A. (1997). Ushul al-Fiqh al-Islami. Dar Al-Fikr Al-Arabi.

Zahrah, M. A. (1998). Al-Jarimah wa al-‘Uqubah fi al-Fiqh al-Islami. Dar Al-Fikr Al-Arabi.

Diterbitkan

2025-09-10

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Afrianti, T., & Lubis, S. D. (2025). The Crime of Kidnapping with Aggravation According to Islamic Criminal Law. SIGn Jurnal Hukum, 7(1), 454-470. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.492