Penolakan Pembayaran Tunai dalam Bertransaksi: Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah pada Praktik Bisnis di Mulia Coffeenary
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.469Kata Kunci:
Hukum Ekonomi Syariah, Pelaku Usaha, Pembayaran Tunai, Perlindungan Konsumen, QRISAbstrak
Inovasi pembayaran digital telah mendorong pelaku usaha menerapkan kebijakan transaksi non-tunai secara eksklusif. Namun, praktik ini memunculkan persoalan yuridis dan etis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis kebijakan penolakan pembayaran tunai pada studi kasus di Mulia Coffeenary. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris yang bertumpu pada tinjauan utama dari perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan tersebut berkonflik dengan mandat kedaulatan Rupiah dalam UU Nomor 7 Tahun 2011. Selain itu, praktik ini juga mencederai hak konsumen untuk memilih yang dijamin dalam UU Nomor 8 Tahun 1999. Dari tinjauan syariah, praktik ini terbukti tidak sejalan dengan asas kerelaan (‘an tarāḍin minkum) dalam akad dan kaidah larangan menimbulkan kemudaratan (lā ḍarar wa lā ḍirār) bagi sebagian masyarakat. Disimpulkan bahwa rasionalitas bisnis berupa efisiensi dan keamanan tidak dapat menjustifikasi pengabaian terhadap norma hukum dan etika transaksional. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan model koeksistensi antara pembayaran tunai dan digital untuk menjamin keadilan dan inklusi keuangan yang lebih luas.
Unduhan
Referensi
Aman, I., Yuvita, Y., & Hafd, A. (2023). Efektivitas Penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Pasar Tradisional Pabaeng-Baeng Kota Makassar. eCo-Buss, 6(2), 870-881. https://doi.org/10.32877/eb.v6i2.1052
Aziz, Y. (2024). Mobile Application System for Point of Sales in Coffee Sales at Langit Coffee Space. Jurnal Inovtek Polbeng Seri Informatika, 9(2), 916-926. https://doi.org/10.35314/tb6adx44
Cahyaning, E. K., & Puspawati, R. A. (2024). Systematic Literature Review (SLR): Efektivitas Penggunaan QRIS sebagai Alat Transaksi. Ratio: Reviu Akuntansi Kontemporer Indonesia, 5(2), 90-97. https://doi.org/10.30595/ratio.v5i2.21989
Fatwa of the National Sharia Board Number 116/DSN-MUI/IX/2017 on Sharia Electronic Money. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/peraturan/detail/11e9da0c9217995ebfd6313930353133.html
Gadjong, A. A. (2023). The Agreement of Personal Shopping Service through E-Commerce Platforms: A Case Study of Consumer Protection. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 388-401. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.230
Heriani, F. N. (2021, February 4). Begini Pengaturan Penggunaan Mata Uang Rupiah di Indonesia. Hukumonline. Retrieved May 18, 2025, from https://www.hukumonline.com/berita/a/begini-pengaturan-penggunaan-mata-uang-rupiah-di-indonesia-lt601bde50f1dc3
Irfa’i, M. (2022). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Sebagai Sistem Pembayaran Digital (Studi Kasus di Pasar Manis Purwokerto) [Bachelor Thesis, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto]. Repository UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri. https://repository.uinsaizu.ac.id/14955
Kudu, Y. U., Pakereng, Y. M., & Kelen, L. H. S. (2023). Efektivitas Penggunaan Payment QRIS Pada Transaksi Penjualan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi, 3(2), 195-210. Retrieved from https://bajangjournal.com/index.php/Juremi/article/view/6440
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. (2022). Qur’an Kemenag. Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. https://quran.kemenag.go.id
Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1999 on Consumer Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1999 Number 22, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3821). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/409
Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 2011 on Currency (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2011 Number 64, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5223). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/244
Mas’ud, M. u., & Agustian, R. (2022). Jaminan E-Money pada Pariwisata Sariater Subang Menurut Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah. Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah, 9(2), 74-83. https://doi.org/10.15575/am.v9i2.19255
Maulana, D. R., Bakar, A., & Ulya, N. H. (2024). Analisis Fatwa DSN-MUI No. 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah Terhadap Praktik Penggunaan Aplikasi Dana. Al-Aqad: Journal of Shariah Economic Law, 4(1), 528-532. https://doi.org/10.24260/al-aqad.v4i1.2776
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru (Trans. by T. R. Rohidi). UI Press.
Nagri, E. P. (2021). Peran Digitalisasi Ekonomi dalam Perspektif Islam. Journal of Practice Learning and Educational Development, 1(4), 171-175. https://doi.org/10.58737/jpled.v1i4.25
Pinara, D., Alif, M., & Lisalam, R. H. (2025). Transaksi Non Tunai dalam Perspektif Hadis: Antara Inovasi Digital dan Prinsip Syariah. Al-Mu’tabar, 5(1), 19-34. Retrieved from https://jurnal.stain-madina.ac.id/index.php/almutabar/article/view/2302
Putri, S. A., & Rahmanto, D. N. A. (2023). Analisis Efektivitas Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai Alat Pembayaran Non Tunai pada Bank Syariah Indonesia KCP Godean 2. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(1), 456-476. https://doi.org/10.47467/elmal.v5i1.427
Putri, T. E., & Basir, G. (2023). Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Pasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau dari Ekonomi Islam. Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah, 1(3), 280-289. https://doi.org/10.59059/maslahah.v1i3.276
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).
Ramadhan, B. H. (2024). Perlindungan Hukum Atas Penyalahgunaan Data Pelaku Usaha dalam Pembuatan QRIS Perorangan (Studi Kasus Transaksi QRIS Pada Merchant Food Street Corndog Cihuy) [Bachelor Thesis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah]. UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/79466
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
Sherlyani, G. F. A., & Andriasari, W. S. (2023). Implementasi Transaksi Pembayaran Cashless dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 1(3), 314-326. https://doi.org/10.21043/jebisku.v1i3.301
Situngkir, R. (2018). Penggunaan E-Money Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 52-59. https://doi.org/10.30596/dll.v3i1.3150
Susanti, N. E. (2024). Tanggung Jawab Pelaku Usaha Terhadap Transaksi Jual Beli Menggunakan Quick Respone Code Indonesia Standard (QRIS) Perspektif Etika Bisnis Islam. Journal Islamic Studies, 2(2), 278-290. https://doi.org/10.71456/jis.v2i2.885
Traa, I. K. K. B., & Djaja, B. (2023). Perlindungan Konsumen Terhadap Transaksi Pembayaran Tertunda Melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Alauddin Law Development Journal, 5(3), 596-603. https://doi.org/10.24252/aldev.v5i3.38673
Tsabitah, H., Ridwani, N. A., Ardita, M. P., & Hamzi, Y. H. (2025). Analisis Penerapan Sistem Cashless-Only terhadap Hak Konsumen Berdasarkan UU dan Prinsip Syariah. Wanargi: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 2(2), 70-84. Retrieved from https://jurnalistiqomah.org/index.php/wanargi/article/view/3017
Zainuri, M., & Ruski, R. (2025). Implementation of the Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) Payment System as a Medium for Digital Financial Literacy Education in Coffee Shops. Journal of Practice Learning and Educational Development, 5(2), 557-561. https://doi.org/10.58737/jpled.v5i2.471














