Penguasaan Tanah Negara oleh Warga di Kampung Baru Harjamukti Depok: Studi Kepastian Hukum dan Keadilan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.37276/sjh.v7i1.438Kata Kunci:
Keadilan Sosial, Kepastian Hukum, Konflik Agraria, Penguasaan Tanah, Tanah NegaraAbstrak
Penguasaan tanah negara di wilayah urban Indonesia seringkali menimbulkan konflik kompleks antara kebutuhan warga dan tuntutan legalitas formal, yang berimplikasi pada kepastian hukum dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif penguasaan tanah negara oleh warga di Kampung Baru, Harjamukti, Depok, untuk mengkaji problematika kepastian hukum yang timbul, mengidentifikasi implikasi terhadap realisasi keadilan sosial warga, serta mengevaluasi tata kelola pertanahan guna merumuskan model solusi integratif. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus terbatas, serta analisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, penelitian ini menemukan bahwa ribuan warga telah menempati lahan negara tanpa alas hak yang sah sejak dekade 1990-an, didorong oleh transaksi informal dan diperumit oleh warisan historis pertanahan. Temuan kunci menunjukkan bahwa ketidakjelasan status hukum ini secara langsung menyebabkan 4.800 warga, termasuk 1.800 jiwa tanpa identitas kependudukan resmi, kehilangan akses terhadap layanan publik esensial dan mengalami marginalisasi sistemik, yang mencerminkan defisit keadilan sosial. Selain itu, teridentifikasi pula lemahnya koordinasi antarinstansi dan inefektivitas pelaksanaan kewenangan pemerintah dalam penanganan konflik. Disimpulkan bahwa konflik agraria di Kampung Baru merupakan krisis multidimensional yang menuntut solusi terpadu, meliputi pendataan tanah komprehensif, legalisasi identitas warga, dan mediasi partisipatif lintas instansi, untuk mewujudkan kepastian hukum sekaligus keadilan sosial secara berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang-dasar
Abdullah, L. (2021). Analisis Hukum Konflik Pertanahan di Pedesaan (Studi Kasus Sengketa Lahan Antara Masyarakat Desa Talonang dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat). Juridica: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani, 2(2), 83-103. https://doi.org/10.46601/juridica.v2i2.186
Bustomi, M. I. (2025, April 22). Terbongkar Sisi Kelam Kampung Baru Depok Usai Pembakaran Mobil Polisi. Kompas.com. Retrieved May 6, 2025, from https://megapolitan.kompas.com/read/2025/04/22/20463911/terbongkar-sisi-kelam-kampung-baru-depok-usai-pembakaran-mobil-polisi
Dunn, W. N. (2017). Public Policy Analysis: An Integrated Approach (6th Edition). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315181226
Firnas, M. A. (2024, July 30). Kota Depok: Konteks Sejarah dan Dinamika Sosial Politik Awal Terbentuk. FISIP UIN Jakarta. Retrieved May 6, 2025, from https://fisip.uinjkt.ac.id/id/kota-depok-konteks-sejarah-dan-dinamika-sosial-politik-awal-terbentuk
Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 24 of 1997 on Land Registration (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1997 Number 59, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3696). https://peraturan.go.id/id/pp-no-24-tahun-1997
Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 18 of 2021 on Management Rights, Land Rights, Condominium Unit, and Land Registration (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2021 Number 28, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6630). https://peraturan.go.id/id/pp-no-18-tahun-2021
Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat di Indonesia: Sebuah Studi tentang Prinsip-Prinsipnya, Penanganannya oleh Peradilan dalam Lingkungan Peradilan Umum dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara. PT. Bina Ilmu.
Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.
Jayadi, H., Widyani, I. D. A., & Simbolon, P. G. M. (2023). Analisis Mekanisme Pengajuan Hak Milik Atas Tanah yang Sejak Semula Dikuasai Oleh Negara Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan Republik Indonesia. Multidisciplinary National Proceeding, 1, 151-157. Retrieved from https://publishing.impola.co.id/index.php/prosiding/article/view/10
Junaedi, J., Saputro, A., & Sami’an, S. (2025). Challenges in Electrical Infrastructure Permitting: A Case Study of Substation Development in South Sumatra. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 313-327. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.393
KDM Channel. (2025, April 23). Ini Penjelasan Kapolres Metro Depok - Kasus Cimanggis: Sikap KDM Hadapi Premanisme [Video]. YouTube. https://youtube.com/watch?v=Vwc1crrYWx4
Kelsen, H. (1945). General Theory of Law and State. Harvard University Press.
Kunu, A. B. D. (2012). Kedudukan Hak Menguasai Negara Atas Tanah. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 6(1), 1-10. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v6no1.343
Law of the Republic of Indonesia Number 5 of 1960 on Basic Provisions of Agrarian Principles (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1960 Number 104, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 2043). https://www.dpr.go.id/dokumen/jdih/undang-undang/detail/1361
Parsaulian, D. (2025, May 6). 4.800 Warga Kampung Baru Depok tak Punya KK, KTP, Akta Kelahiran. Media Indonesia. Retrieved June 3, 2025, from https://mediaindonesia.com/nusantara/768305/4800-warga-kampung-baru-depok-tak-punya-kk-ktp-akta-kelahiran
Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).
Ramadhanty, D. A., & Pratama, A. M. (2025, April 23). 1.800 Orang yang Tinggal di Kampung Baru Tak Punya KTP Depok. Kompas.com. Retrieved May 6, 2025, from https://megapolitan.kompas.com/read/2025/04/23/17441001/1800-orang-yang-tinggal-di-kampung-baru-tak-punya-ktp-depok
Rawls, J. (1971). A Theory of Justice. Harvard University Press.
Regulation of Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency of the Republic of Indonesia Number 21 of 2020 on Handling and Resolution of Land Cases (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2020 Number 1369). https://peraturan.bpk.go.id/details/210603/permen-agrariakepala-bpn-no-21-tahun-2020
Regulation of Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency of the Republic of Indonesia Number 18 of 2021 on Procedures for the Determination of Management Rights and Rights over Land (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2021 Number 1202). https://peraturan.bpk.go.id/details/209828/permen-agrariakepala-bpn-no-18-tahun-2021
Sampara, S., & Husen, L. O. (2016). Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print.
Sanghera, B., & Satybaldieva, E. (2012). Ethics of Property, Illegal Settlements and the Right to Subsistence. International Journal of Sociology and Social Policy, 32(1-2), 96-114. https://doi.org/10.1108/01443331211201798
Sidqi, F. A. (2024). Efektivitas Reforma Agraria dalam Mencapai Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 4(2), 2070-2079. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.6327
Syam, M. R. A., & Muzakkir, A. K. (2022). Status and Position of the SHM of Condominium Units after a Fire: Makassar Mall Shopping Center. SIGn Jurnal Hukum, 4(2), 202-220. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.218
Tanto, A. (2021). Analisis Tumpang Tindih Penguasaan Bidang Tanah Berdasarkan Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPPFBT) dengan Sertifikat Hak Pengelolaan (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 37/K/TUN/2018). Indonesian Notary, 3(4), 90-111. https://scholarhub.ui.ac.id/notary/vol3/iss4/5
Whisnu, M. (2025, April 22). Kepemilikan Lahan di Permukiman Kampung Baru Kota Depok Belum Jelas. Metro TV. Retrieved May 6, 2025, from https://metrotvnews.com/read/kewCMlqM-kepemilikan-lahan-di-permukiman-kampung-baru-kota-depok-belum-jelas
Yustini, L. W. (2022). Kekuatan Hukum Sertifikat Hak Atas Tanah yang Pendaftarannya Secara Sporadik Berdasarkan PP No 24 Tahun 1997. Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum, 7(2), 386-403. https://doi.org/10.24967/jcs.v7i2.1984
Zainuddin, Z. (2022). The Legal Due Diligence of Land Acquisition for the Public Interest: A Critical Review. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 46-57. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.159














