Penentuan Status Dewasa dalam Hukum Positif di Indonesia Pasca Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019

Penulis

  • Sri Nosita Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Syaifuddin Zuhdi Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.132

Kata Kunci:

Perkawinan, Status Dewasa, UU No. 16 Tahun 2019

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh penetapan status dewasa dalam UU No. 16 Tahun 2019 terhadap status dewasa dalam hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Studi literatur digunakan untuk mendapatkan bahan-bahan hukum yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Bahan hukum yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis hermeneutik dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan status dewasa merupakan upaya preventif dari Pemerintah untuk menghindari diskriminasi atau mencegah terjadinya perampasan hak bagi anak. Oleh karena itu, disarankan agar semua orang tua tetap memberikan pengawasan yang intensif kepada anaknya hingga anaknya mencapai usia dewasa. Dalam hal ini anak menghindari pergaulan bebas sehingga tidak terjadi marriage by accident. Selain itu, direkomendasikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kawin paksa dan praktik kawin anak yang merupakan bagian dari Hukum Masyarakat Adat. Selanjutnya disarankan agar Ulama Indonesia mengubah KHI, dan selanjutnya Pemerintah menetapkannya dalam peraturan perundang-undangan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia.

Ad-Dimasyqi, A.-I. A. F. I. I. K. (2000). Tafsir Ibnu Katsir Juz 4 (Trans. by Bahrun Abu Bakar). Bandung: Sinar Baru Algensido.

Aprilia, I. N. (2020). Pengaruh Kehamilan Usia Remaja terhadap Kejadian Anemia dan KEK pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 554-559. doi: https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.347

Apriliani, F. T. & Nurwati, N. (2020). Pengaruh Perkawinan Muda terhadap Ketahanan Keluarga. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 90-92. doi: https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.28141

Asrun, A. M. (2016). Hak Asasi Manusia Dalam Kerangka Negara Hukum: Catatan Perjuangan di Mahkamah Konstitusi. Jurnal Cita Hukum, 4(1), 133-154. doi: https://doi.org/10.15408/jch.v4i1.3200

Azhari, A. F. (2012). Negara Hukum Indonesia: Dekolonisasi dan Rekonstruksi Tradisi. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 19(4), 489-505. doi: https://doi.org/10.20885/iustum.vol19.iss4.art1

Bachmid, F. (2021). Eksistensi Kedaulatan Rakyat dan Implementasi Parliamentary Threshold dalam Sistem Pemilihan Umum di Indonesia. SIGn Jurnal Hukum, 2(2), 87-103. doi: https://doi.org/10.37276/sjh.v2i2.83

Colonial Regulations, Staatsblad Number 23 of 1847 on the Burgerlijk Wetboek voor Indonesie/the Civil Code.

Decision of the Constitutional Court of the Republic of Indonesia Number 22/PUU-XV/2017.

Diantha, I. M. P. (2017). Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Government Regulation in Lieu of Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 99, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5882).

Haris, J. K. (2018). Implementasi Dispensasi Nikah dalam Tinjauan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Pengadilan Agama Takalar. Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 5(2), 205-226. doi: https://doi.org/10.24252/al-qadau.v5i2.7103

Isnaini, E. (2013). Kedudukan Hukum bagi Anak yang Lahir karena Kawin Hamil (Married By Accident) di Tinjau dari Hukum Islam dan Hukum Perdata. Jurnal Independent, 1(2), 8-21. doi: https://doi.org/10.30736/ji.v1i2.8

Kurniawati, R. D. (2021). Efektifitas Perubahan UU No 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan terhadap Penetapan Dispensasi Kawin (Studi Kasus di Pengadilan Agama Majalengka Kelas IA). Journal Presumption of Law, 3(2), 160-180. doi: https://doi.org/10.31949/jpl.v3i2.1505

Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 1974 on Marriage (State Gazette of the Republic of Indonesia of 1974 Number 1, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 3019).

Law of the Republic of Indonesia Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2002 Number 109, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4235).

Law of the Republic of Indonesia Number 13 of 2003 on Manpower (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2003 Number 39, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4279).

Law of the Republic of Indonesia Number 35 of 2014 on Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2014 Number 297, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5606).

Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2016 on the Enactment of Government Regulation in Lieu of Law Number 1 of 2016 on the Second Amendment to Law Number 23 of 2002 on Child Protection Into Law (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2016 Number 237, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 5946).

Law of the Republic of Indonesia Number 16 of 2019 on Amendment to Law Number 1 of 1974 on Marriage (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2019 Number 186, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6401).

Millah, V. S. (2020). Peran dan Upaya KUA dalam Menanggulangi Pernikahan di Bawah Umur (Studi Kasus di KUA Kec. Cikande Tahun 2016-2018). Syaksia: Jurnal Hukum Perdata Islam, 21(1), 129-165. doi: http://dx.doi.org/10.37035/syakhsia.v22i1.2920

Nasution, H. (2019). “Pembaharuan Hukum Keluarga Islam tentang Usia Perkawinan di Indonesia (Studi Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan)”. Bachelor Thesis. Fakultas Syari’ah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Natsif, F. A. (2018). Problematika Perkawinan Anak (Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif). Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 5(2), 175-186. doi: https://doi.org/10.24252/al-qadau.v5i2.7101

Nugraha, G. C. P., et al. (2020). Kedudukan Anak sebagai Ahli Waris yang Beralih-Alih Agama Menurut Hukum Waris Adat Bali. Jurnal Konstruksi Hukum, 1(1), 227-231. doi: https://doi.org/10.22225/jkh.1.1.2139.227-231

Nurkholis, N. (2017). Penetapan Usia Dewasa Cakap Hukum Berdasarkan Undang-Undang dan Hukum Islam. Yudisia: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 8(1), 75-91. doi: http://dx.doi.org/10.21043/yudisia.v8i1.3223

Pitrotussaadah, P. & Mintarsih, M. (2020). Batas Usia Minimal Perkawinan Menurut Perspektif Hukum Positif di Indonesia dan Hukum Islam. Muttaqien: Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 1(1), 74-84. doi: https://doi.org/10.52593/mtq.01.1.05

Pranita, E. (2021, 1 October). Pernikahan Dini Meningkat Selama Pandemi, BKKBN Gencarkan Edukasi Reproduksi. Kompas.com. Retrieved from https://www.kompas.com/sains/read/2021/10/01/100000523/pernikahan-dini-meningkat-selama-pandemi-bkkbn-gencarkan-edukasi?page=all, at the date of 26 April 2022.

Presidential Instruction of the Republic of Indonesia Number 1 of 1991 on Spread of the Compilation of Islamic Law.

Qamar, N. & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).

Regulation of Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia Number 10 of 2020 on the Smart Indonesia Program (Bulletin Gazette of the Republic of Indonesia of 2020 Number 158).

Sainul, A. (2019). Konsep Kedewasaan Subyek Hukum. Jurnal el-Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial, 5(2), 257-269. doi: https://doi.org/10.24952/el-qonuniy.v5i2.2153

Suny, I. (1987). Hukum Islam dalam Hukum Nasional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 17(4), 351-357. doi: http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol17.no4.1348

Witro, D., et al. (2021). Subjek Hukum dan Objek Hukum: Sebuah Tinjauan Hukum Islam, Pidana dan Perdata. Asy Syar’iyyah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Perbankan Islam, 6(1), 43-64. doi: https://doi.org/10.32923/asy.v6i1.1611

Yudhanto, R. A. (2020). “Studi Kritis terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Persfektif Hukum Islam”. Thesis. Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia.

Yusuf, Y. (2020). Dinamika Batasan Usia Perkawinan di Indonesia: Kajian Psikologi dan Hukum Islam. Journal of Islamic Law (JIL), 1(2), 200-217. doi: https://doi.org/10.24260/jil.v1i2.59

Zuhdi, S. & Junaidi, M. (2019). Ushul Fiqh. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Diterbitkan

2022-05-15

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Nosita, S., & Zuhdi, S. (2022). Penentuan Status Dewasa dalam Hukum Positif di Indonesia Pasca Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. SIGn Jurnal Hukum, 4(1), 15-29. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i1.132

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama