Tujuan & Ruang Lingkup

Tujuan

SIGn Journal of Geoscience bertujuan menyediakan wadah ilmiah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional untuk mengkaji berbagai isu kontemporer dalam ilmu kebumian, mengembangkan pengetahuan teoretis, observasional, dan terapan, serta berkontribusi terhadap pemahaman mengenai Bumi, sistem, sejarah, proses, lingkungan, dan interaksinya dengan lingkungan keplanetan dan antariksa pada tingkat nasional, regional, dan global.

Jurnal ini berupaya memfasilitasi diskusi ilmiah mengenai perkembangan mutakhir dalam ilmu kebumian sekaligus berkontribusi terhadap perluasan wacana geosains Indonesia dan keterhubungannya dengan berbagai perkembangan regional dan global. Jurnal menerima naskah dengan beragam metodologi penelitian, termasuk pendekatan lapangan, laboratorium, observasional, geospasial, komputasional, pemodelan, dan interdisipliner, sepanjang memenuhi standar keilmiahan, membahas isu geosains yang relevan, serta menunjukkan kontribusi substantif terhadap perkembangan pengetahuan mengenai Bumi dan sistem yang berkaitan dengannya.

SIGn Journal of Geoscience menerbitkan artikel ilmiah dalam bahasa Inggris untuk memperluas akses pembaca dan kontributor dari berbagai negara. Pertimbangan editorial terutama didasarkan pada keakuratan dan keandalan data serta hasil penelitian, kesesuaian metodologi penelitian, objektivitas dan koherensi analisis, relevansi isu geosains yang dikaji, serta signifikansi kontribusi yang dikemukakan oleh penulis.

Ruang Lingkup

SIGn Journal of Geoscience menerbitkan karya ilmiah orisinal yang membahas isu dan perkembangan kontemporer dalam berbagai bidang geosains dan sistem Bumi yang berkaitan dengannya. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut:

Bumi Padat, Geologi, dan Bahaya Geologi

  • Vulkanologi
  • Seismologi
  • Tektonik dan Geologi Struktur
  • Mineralogi dan Petrologi
  • Geomorfologi dan Proses Permukaan
  • Bahaya Alam dan Geosains Kebencanaan

Geokimia, Biogeosains, dan Sejarah Bumi

  • Geokimia
  • Biogeokimia
  • Ekologi dan Interaksi Sistem Bumi
  • Paleontologi
  • Paleoklimatologi dan Rekonstruksi Lingkungan Purba
  • Sejarah Bumi dan Stratigrafi

Air, Laut, Atmosfer, dan Iklim

  • Hidrologi dan Hidrogeologi
  • Oseanografi
  • Meteorologi dan Ilmu Atmosfer
  • Ilmu Iklim dan Variabilitas Iklim
  • Geosains Pesisir dan Kelautan
  • Kriosfer dan Proses Sistem Bumi

Geografi Fisik, Kartografi, dan Sains Geospasial

  • Geografi Fisik
  • Kartografi dan Pemetaan Geospasial
  • Sistem Informasi Geografis (SIG)
  • Penginderaan Jauh dan Observasi Bumi
  • Analisis Spasial dan Geoinformatika
  • Dinamika Permukaan Lahan dan Bentang Alam

Geosains Lingkungan dan Sistem Bumi

  • Geosains Lingkungan
  • Sains Sistem Bumi
  • Proses Tanah dan Zona Kritis
  • Interaksi Manusia dan Sistem Bumi
  • Perubahan Lingkungan dan Respons Sistem Bumi

Sains Keplanetan, Antariksa, dan Interaksi Bumi–Antariksa

  • Sains Keplanetan dan Geologi Planet
  • Astronomi yang Relevan dengan Ilmu Bumi dan Keplanetan
  • Geomagnetisme dan Paleomagnetisme
  • Lingkungan Antariksa Bumi dan Planet
  • Fisika Antariksa dan Interaksi Bumi–Antariksa

Data Geosains, Pemodelan, dan Metode Digital

  • Analisis Data Geofisika dan Geokimia
  • Pemodelan Numerik dan Sistem Bumi
  • Instrumentasi dan Observasi Geosains
  • Geosains Berbasis Data dan Komputasi Ilmiah
  • Aplikasi Kecerdasan Buatan dan Machine Learning dalam Geosains

Jurnal secara khusus menerima penelitian interdisipliner yang menghubungkan proses Bumi padat, atmosfer, hidrosfer, lautan, biosfer, sistem iklim, proses geospasial, serta lingkungan keplanetan atau Bumi–antariksa. Kajian yang melibatkan ekologi, astronomi, metode komputasional, atau disiplin terkait lainnya dapat diterima sepanjang permasalahan penelitian, data, analisis, dan kontribusi ilmiahnya tetap memiliki keterkaitan substantif dengan geosains serta berkontribusi terhadap pemahaman mengenai Bumi atau sistem keplanetan yang berkaitan erat dengannya.

Naskah harus menunjukkan hubungan yang jelas antara permasalahan geosains, landasan teori atau konseptual, metodologi, observasi atau data, hasil atau analisis, serta kontribusi ilmiah yang dikemukakan oleh penulis. Naskah yang berada di luar ruang lingkup jurnal atau terutama membahas disiplin lain tanpa dimensi geosains yang substantif dapat ditolak pada tahap pemeriksaan awal oleh editor.