Strategi Penghidupan Nelayan Pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (Lelong)

  • M. Sayful Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Keywords: Kerentanan Finansial, Lelong, Nelayan Pedagang, Strategi Adaptasi, Strategi Penghidupan

Abstract

Lebih dari 30 tahun Lelong di Kota Makassar eksis sebagai lembaga perekonomian yang bergerak di bidang perdagangan sumber daya kelautan dan perikanan. Oleh karena itu, Lelong merupakan sarana yang penting bagi kelangsungan hidup masyarakat, khususnya bagi para nelayan. penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi penghidupan para nelayan pedagang, dan juga menganalisis lebih mendalam tentang penerapan strategi adaptasi dalam menghadapi kerentanan finansial yang akan mengganggu kehidupan sosial ekonomi para nelayan di pesisir Lelong Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Lelong Rajawali, Kota Makassar. Informan dalam penelitian ini berjumlah sepuluh orang dan terdiri dari nelayan pedagang, pengelola Lelong, serta pembeli ikan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumen. Data primer dan data sekunder kemudian dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif, serta menguraikannya dalam bentuk naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang menyebabkan nelayan pedagang mengalami kerentanan finansial, yaitu meningkatnya jumlah nelayan pedagang di Lelong dan berkurangnya pembeli untuk berbelanja di Lelong. Adapun strategi penghidupan yang dilakukan oleh nelayan pedagang di Lelong adalah dilandasi oleh dua hal, yaitu pembelian tunai dan hutang. Sebagian besar nelayan pedagang lebih memilih untuk berhutang saat bertransaksi dengan nelayan penangkap ikan. Lebih lanjut, Strategi adaptasi yang dilakukan antara lain strategi konsolidasi, strategi akumulasi, dan strategi diversifikasi. Dengan dasar kesimpulan tersebut, para nelayan pedagang membutuhkan ruang aliansi perlindungan demi tercapainya sekuritas ekonomi yang berkepanjangan.

Author Biography

M. Sayful, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Dosen Sosiologi Agama, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

References

A. Asriadin, Syaifudin Suhri Kasim, & S. Sarpin. (2019). Strategi Bertahan Hidup Nelayan Tradisional Suku Bajo dalam Pemenuhan Kebutuhan Keluarga (Studi di Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi). Jurnal Neo Societal, Universitas Halu Oleo Kendari, 4(2), hlm. 718-728.

Agil Cahyo Nugroho, Bambang Hari P., & S. Sukidin. (2013). Strategi Survival Pedagang Tradisional pada Pasar Relokasi Dinoyo Kota Malang. Artikel Penelitian Mahasiswa, Universitas Jember, hlm. 1-6.

Agus Maladi Irianto. (2014). Strategi Adaptasi PKL Kota Semarang: Kajian Tentang Tindakan Sosial. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, Universitas Negeri Semarang, 6(1), hlm. 70-90. doi: https://doi.org/10.15294/komunitas.v6i1.2938

Ahmad Tohardi. (2019). Pengantar Metodologi Penelitian Sosial + Plus. Pontianak: Tanjungpura University Press.

Akhmad Solihin, M. Arsyad Alamin, & I. Isdahartatie. (2016). Penguatan Kelembagaan TPI dalam Mewujudkan Perikanan Berkelanjutan dan Berkeadilan. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan: Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor, 3(3), hlm. 205-215. doi: http://dx.doi.org/10.20957/jkebijakan.v3i3.16253

Amatullah Mufidah & R. Rijanta. (2018). Strategi Penghidupan Masyarakat Nelayan di Kawasan Pesisir Dusun Pantai, Desa Batu Belubang, Bangka Tengah. Jurnal Bumi Indonesia, Universitas Gadjah Mada, 7(4), hlm. 1-11.

D. Damsar & I. Indrayani. (2018). Pengantar Sosiologi Pasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Erna Puspita & Dian Kusumaningtyas. (2018). Manajemen Laba: Laba pada Pedagang Tradisional dengan Sudut Pandang Fenomenologi. Majalah Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, 23(2), hlm. 228-239.

Ishak Salim. (2013). Tsunami Minimarket Tenggelamkan Pedagang Kecil di Makassar. Social Justice Magazine, Indonesia Social Justice Network, 3, hlm. 25-28.

Ismail Nurdin & Sri Hartati. (2019). Metode Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.

K. Karmilawati & N. Najamuddin. (2019). Masyarakat Nelayan Kampung Sicini Arungkeke, Jeneponto 2014-2017. Pattingalloang: Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan, Universitas Negeri Makassar, 6(2), hlm. 110-122. doi: https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v6i2.12149

M. Sayful. (2017). Kekerasan Kolektif di Perkotaan: Konstruksi dan Representasi Maskulinitas dalam Budaya Masyarakat Makassar. Etnosia: Jurnal Etnografi Indonesia, Universitas Hasanuddin, 2(1), hlm. 95-116.

M. Sayful. (2019). Interaksi Sosial dan Reproduksi Nilai Budaya Masyarakat Nelayan di Pelabuhan Paotere Kota Makassar. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 4(2), hlm. 42-60.

M. Zainuddin. (2013). Haji dan Status Sosial: Studi tentang Simbol Agama di Kalangan Masyarakat Muslim, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 15(2), hlm. 169-184. doi: http://dx.doi.org/10.18860/el.v15i2.2764

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Pheni Chalid. (2009). Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Center for Social Economics Studies (CSES) Press.

Restu Aji Panuntun, Abdul Rosyid, & Imam Triarso. (2015). Analisis Tingkat Pemanfaatan dan Kebutuhan Fasilitas Fungsional Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, Universitas Diponegoro, 4(2), hlm. 9-18.

S. Suradi. (2011). Peranan Sektor Informal dalam Penanggulangan Kemiskinan. Sosio Informa, Kementerian Sosial Republik Indonesia, 16(3), hlm. 221-234.

S. Suryadi, Ahmad Humam Hamid, & A. Agussabti. (2013). Strategi Bertahan Hidup Petani Kopi Pasca Konflik (Studi Kasus di Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah). Jurnal Agrisep, Universitas Syiah Kuala, 14(1), hlm. 44-53.

Sam’un Mukramin. (2018). Strategi Bertahan Hidup: Masyarakat Pesisir Suku Bajo di Kabupaten Kolaka Utara. Walasuji: Jurnal Sejarah dan Budaya, Balai Pelestarian Nilai Budaya Makassar, 9(1), hlm. 175-185. doi: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.29

Slamet Widodo. (2011). Strategi Nafkah Berkelanjutan bagi Rumah Tangga Miskin di Daerah Pesisir. Makara Hubs-Asia (Human Behavior Studies in Asia), Universitas Indonesia, 15(1), hlm. 10-20.

Tim Peneliti AcSI-SADAR. (2009). “Studi Etnografi dan Observasi Pasar-Pasar Lokal di Tengah Pertumbuhan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern di Kota Makassar”. Laporan Penelitian. Kerjasama antara Active Society Institute (AcSI) dengan Persaudaraan Pedagang Pasar Terong (SADAR), Makassar.

Wahyu Dwi Sutami. (2012). Strategi Rasional Pedagang Pasar Tradisional. Biokultur, Universitas Airlangga, 1(2), hlm. 127-148.

Published
2020-11-30
How to Cite
Sayful, M. (2020). Strategi Penghidupan Nelayan Pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (Lelong). SIGn Journal of Social Science, 1(1), 1-14. https://doi.org/10.37276/sjss.v1i1.95
Section
Articles